
Xiang Liu mulai hari itu resmi memanfaatkan Pangeran Wang Xue untuk kepentingan museum yang menjadi tempat dia bekerja.
" Mulai sekarang Pangeran akan menjadi juru bicara dari museum kami. Ingatlah Pangeran! Pangeran hanya cukup untuk mengikuti semua instruksi dari saya dan saya akan memastikan Pangeran akan mendapatkan semua yang Pangeran inginkan selama berada di alam masa kini!" Xiang Liu menatap genit ke arah sang pangeran yang juga sedang menatapnya.
Dari kejauhan Xie'er dan Pangeran Wang Han memasuki area museum dan mereka terkejut ketika melihat kehadiran Xiang Liu dan Pangeran Wang Xue.
" Pangeran Bukankah itu kakakmu? Kenapa dia bisa ada di sini?" tanya Xie'er merasa heran dan juga khawatir.
Pangeran Wang Han terus menetap ke arah kakaknya yang sejak tadi menatap ke arah Xiang Liu dengan tatapan lapar. Khas tatapan sang kakak yang selalu bermain dengan wanita seksi.
" Ah, kakakku di manapun dia selalu menancapkan taringnya di hati para wanita cantik. Sepertinya dia sudah menaklukkan Xiang Liu!" Pangeran Wang Han hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kakaknya sang casanova yang handal luar biasa.
Xie'er tampak tidak senang mendengarkan ucapan dari Pangeran Wang Han.
" Kau juga bisa kok datang ke sana dan menaklukkan dia. Aku yakin dia akan sangat senang untuk melayani kalian berdua para Playboy dari Dinasti Ming!" Xie'er tampak kesal luar biasa melihat Pangeran Wang Han ya matanya sejak tadi terus saja menetap ke arah Xiang Liu yang sedang tebar pesona kepada Pangeran Wang Xue.
' Yang satu wanita gatel yang selalu ingin mencari lelaki untuk memuaskannya dan yang lelaki, lelaki yang selalu tebar pesona kepada para wanita. Mereka berdua benar-benar sangat klop luar biasa!' bathin Xie'er yang sebenarnya benar-benar sangat marah melihat kejadian itu.
Dari bahasa tubuh mereka berdua yang terus saja lengkap dan tidak mau berpisah, Xie'er sudah bisa menebak bahwa Xiang Liu dan Pangeran Wang Xue sudah pasti telah melakukan bercocok tanam yang sangat seru di antara keduanya.
Tidak tahu kenapa, Xie'er merasa hatinya seperti yang merasa cemburu melihat kedekatan mereka berdua.
" Pangeran Wang Han, Maafkan aku. Aku harus menemui temanku dulu. Lau temuilah mereka duluan!" tanpa menunggu jawaban dari Pangeran Wang Han, Xie'er langsung pergi meninggalkan pangeran itu.
Pangeran Wang Han hanya bisa menggelengkan kepalanya Selasa heran melihat gelagat aneh yang ditunjukkan oleh Xie'er.
" Jangan katakan padaku kalau dia sedang merasa cemburu melihat kedekatan kakakku dengan Xiang Liu. Ya Tuhan ternyata di mana-mana Kakakku selalu saja memberikan orang luka patah hati yang dalam!" Pangeran Wang Xue sepertinya sudah tahu kalau ada seseorang yang sedang memperhatikannya dari kejauhan.
Pangeran Wang Xue bisa melihat. Kalau saat ini ada seorang laki-laki yang wajahnya mirip dengan adiknya yang saat ini sedang melihat ke arahnya tanpa berkedip.
Pangeran Wang Xue kemudian berbisik ke arah Xiang Liu.
" Aku bertemu dengan kenalan lama. Kau tunggulah Aku di sini!" bisik Pangeran Wang Xue di telinga Xiang Liu.
Xiang Liu melihat ke arah mata Pangeran Wang Xue memandang.
" Pergilah! Aku akan menunggumu di sini. Kalau bisa kau ajaklah dia kemari. Siapa tahu aku juga bisa berteman dengannya." Pangeran Wang Xue malah menggelengkan kepalanya dan tidak menyetujui apa yang dikatakan oleh Xiang Liu.
" Kalau kau berkenalan dengannya. Kau pasti akan kepincut dan melupakan aku. Kau pikir apakah aku mau mengenal kamu padanya?" tanya Pangeran Wang Xue dengan tatapan genitnya yang membuat Xiang Liu tersipu karena merasa bahwa dirinya dianggap penting oleh Pangeran Wang Xue.
Xiang Liu tampaknya tidak mengerti tentang karakter Pangeran Wang Xue. Dia adalah Playboy kelas kakap yang telah menaklukkan banyak hal wanita yang ada di Dinasti Ming.
Pangeran Wang Han yang melihat kakaknya sekarang mendekat ke arahnya mulai bersiap-siap untuk menyambut Pangeran Wang Xue.
" Adikku. Akhirnya aku menemukanmu juga!" Pangeran Wang Xue langsung memeluk adiknya dengan perasaan bahagia. Pangeran Wang Xue sangat senang sekali karena akhirnya dia bisa bertemu dengan adiknya.
" Kau kenapa bisa ada di sini kak?" tanya Pangeran Wang Han yang benar-benar merasa heran dengan kakaknya yang bisa berada di sana juga.
" Aku mencarimu selama beberapa hari. Aku terus berusaha untuk mencari kamu. Sampai akhirnya tanpa sengaja aku melihat air danau yang bergelombang. Tadinya aku hanya ingin mencelupkan tanganku dan ingin memeriksa gelombang apakah itu. Tidak disangkanya malah aku ikut terseret ke dalam gelombang dan sampai di danau yang ada di pinggiran kota. Aku bertemu dengan Xiang Liu dan dia membawaku ke tempat ini!" Pangeran Wang Xue menjelaskan semuanya kepada adiknya.
Pangeran Wang Han tampak menyimak semua yang dikatakan oleh adiknya dan dia menganggukkan kepalanya.
" Xiang Liu juga pernah menemui aku dan menawarkan aku untuk bekerja di tempat ini. Akan tetapi Aku menolaknya. Karena Xie'er bilang, dia akan memanfaatkan ku hanya untuk membesarkan tempat ini! Oleh karena itu Aku menolaknya!" Pangeran Wang Han kemudian mengajak kakaknya untuk ikut bersamanya menemui keluarga Xie'er.
" Jadi benar kalau kau di sini bersama dengan Xie'er?" tanya Pangeran Wang Xue mengkonfirmasi kebenarannya.
Pangeran Wang Xue merasa sangat senang sekali ketika dia melihat adiknya yang menganggukkan kepala.
" Lalu sekarang di mana Xie'er? Kok aku tidak melihat dia bersamamu?" tanya Pangeran Wang Xue tampak begitu bersemangat karena akan bertemu dengan Xie'er.
Pangeran Wang Han bisa melihat mata berbinar sang kakak ketika mendengar nama Xie'er dia sebut kan.
" Xie'er sedang mengurus sesuatu dia minta kepadaku untuk menunggunya di sini" Pangeran Wang Han tersenyum kepada kakaknya.
" Apa kau tahu adikku? Aku benar-benar sangat kelapakan luar biasa untuk mencari kalian berdua. Kakek Kaisar terus saja mencari dan menanyakan tentang keberadaan kamu hampir setiap kali bertemu denganku!" Pangeran Wang Xue terus menggelengkan kepalanya ketika dia bercerita tentang kakeknya.
" Bukankah kau sudah menyanggupi permintaan kakek untuk pergi ke perbatasan dan menghalau bangsa manchu?" tanya Pangeran Wang Xue kepada adiknya yang sejak tadi terus memperhatikan kearah Xiang Liu yang begitu luas dalam menjelaskan segala sesuatu tentang Dinasti Ming yang ada di museum itu.
Pangeran Wang Xue sudah melihat semua benda-benda dinasti Ming yang ada di dalam Museum itu.
" Benda-benda yang ada di sini, semuanya bisa dikatakan hampir 30% adalah palsu. Apa kau melihat bantal itu yang katanya adalah milikku? Ya ampun Sejak kapan seorang Pangeran Wang Xue memiliki bantal dengan sarung bantal yang bercorakb urung bangau yang menggelikan seperti itu?" Pangeran Wang Han hanya tersenyum mendengarkan ucapan kakaknya yang begitu excited sekali berada di dalam Museum itu. Sama seperti dirinya saat ini.
" Xie'er kenapa lama sekali ya?" monolog Pangeran Wang Han yang mulai merasa tidak nyaman dengan ketiadaan Xie'er di sisinya.
" Kak aku permisi dulu. Aku akan mencari Xie'er. Dia pergi sudaj terlalu lama dan aku merasa tidak nyaman untuk tidak bersama dengannya sekarang." Pangeran Wang Han meminta izin kepada kakaknya untuk meninggalkan dia dan mencari Xie'er.
" Kita akan mencari sama-sama karena aku juga sudah rindu sekali untuk bertemu dengan dia." Pangeran Wang Han cukup terkejut mendengarkan pengakuan dari kakaknya yang mengaku merindukan Xie'er nya. Ya!! Pangeran Wang Han sudah mengklaim Xie'er sebagai miliknya.
Pangeran Wang Han sudah meyakinkan dirinya bahwa dia adalah kekasih dari Xie'er.
Pangeran Wang Han akan segera membujuk kedua orang tua Xie'er. Untuk segera melangsungkan pernikahan ulang untuk mereka berdua. Sehingga Xie'er tidak akan pernah bisa mengelak darinya lagi sampai kapan pun juga.