Cinta Xie'Er

Cinta Xie'Er
19. Pertanyaan Xiang Liu


" Ya ampun! Kalau benar dia mengikuti kita, maka itu artinya, dia adalah wanita yang sangat menakutkan! Ingat Pangeran Wang Han!! Kita harus berhati-hati sekali kepada wanita itu. Kau jangan sampai bicara yang macam-macam. Oh tidak! Biarkan aku yang berbicara dengan dia. Apa kau mengerti?" tanya Xie'er pada Pangeran Wang Han yang langsung menganggukan kepalanya dan setuju dengan semua yang dikatakan oleh Xie'er kepadanya.


" Sudahlah Xie'er. Ayo kita keluar. Kalau kita berlama-lama di sini, nanti dia akan curiga dengan kita berdua!" ucap Pangeran Wang Han yang kemudian mencarikan pakaian yang pantas untuk Xie'er gunakan ketika ada di luar.


" Kau gunakanlah pakaian ini. Aku akan menunggumu di luar dan berbicara dengan dia sebentar sambil menunggu kedatangan kamu!" akan tetapi Xie'er tidak mengijinkan Pangeran Wang Han keluar sendirian tanpa dirinya.


" Tunggulah sebentar! Aku hanya akan menggunakan pakaian ini di kamar mandi. Kau duduk saja di situ!" perintah Xie'er kepada Pangeran Wang Han yang hanya bisa menggaruk tengkuk yang tidak gatal melihat kelakuan Xie'er yang sangat aneh baginya.


Xie'er yang tidak mau kalau sampai Pangeran Wang Han bercerita sesuatu yang tidak dia ketahui kepada Xiang Liu. Dia melarang kepada Pangeran Wang Han untuk bertemu dengan Xiang Liu sendiri.


Karena merasa terburu-buru. Xie'er pun hanya menggunakan pakaian ala kadarnya saja. Bahkan Xie'er hanya mandi sekedar membuang keringat di tubuhnya agar tidak bau. Hanya dalam hitungan 5 menit Xie'er sudah siap dan keluar dari kamar mandi.


" Pangeran Wang Han! Apa kau tadi menemui perempuan itu hanya dengan menggunakan itu saja?" tanya Xie'er tiba-tiba saja sadar bahwa Pangeran Wang Han hanya menggunakan kolor saja.


Dada pejal dan roti sobek sang pangeran terekspos dengan begitu sempurna.


" Kau Masuklah ke dalam kamar mandiku. Mandilah dulu di sana! Nanti aku akan mengambilkan pakaianmu di dalam kamarmu. Cepat masuk ke sana!" perintah Xie'er pada Pangeran Wang Han yang hanya bisa menggelengkan kepala melihat kelakuan Xie'er yang aneh luar biasa hanya gara-gara wanita bernama Xiang Liu yang tiba-tiba saja hadir di rumah mereka tanpa pemberitahuan apapun.


Xie'er kemudian keluar kamarnya dan melihat Xiang Liu saat ini sedang duduk di kursi dan sedang membaca majalah yang ada di atas meja.


Xie'er pergi ke kamar Pangeran Wang Han yang letaknya bersebelahan dengan kamarnya sendiri dia pun kemudian mengambil sebuah pakaian yang kemarin dibeli oleh mereka di mall.


Setelah mendapatkan pakaian itu Xie'er langsung memberikannya kepada Pangeran Wang Han yang ternyata masih ada di kamar mandi.


" Pangeran Wang Han aku meletakkan pakaianmu di atas ranjang aku menemui Xiang Liu dulu. Setelah kau selesai mandi dan menggunakan pakaianmu susulah aku di sana! Ok?" tanya Xie'er pada Pangeran Wang Han yang kemudian keluar dari kamar mandi dan mengagetkan Xie'er.


" Ya ampun!! Kenapa kau suka sekali menampakkan dirimu dengan tiba-tiba seperti itu?" protes Xie'er yang saat ini jantungnya berdebar sangat kencang karena melihat sang pangeran yang hanya melilitkan handuknya saja di pinggang.


" Maafkan aku! Mana pakaian aku?" tanya Pangeran Wang Han yang tiba-tiba saja berbalik dan entah karena apa tiba-tiba saja sang pangeran terjatuh tepat di atas tubuh Xie'er yang berdiri di depannya.


" Ih, apaan sih??" Pangeran Wang Han wajahnya sampai memerah ketika tubuh mereka berhimpitan satu sama lain.


Pangeran Wang Han bahkan merasakan bahwa pusakanya seakan menyentuh sesuatu di balik gaun yang di gunakan oleh Xie'er. Xie'er sontak mendorong tubuh sang pangeran dari atas tubuhnya.


" Cepat kau gunakan pakaianmu! Aku menunggu kamu di depan!" ucap Xie'er dengan gugup sekali.


" Baiklah!" Pangeran Wang Han kemudian langsung menggunakan pakaian yang sudah diambilkan oleh Xie'er dari kamarnya.


Xie'er tampak mengibas-ngibaskan wajahnya yang terasa begitu panas gara-gara kejadian tadi yang tanpa disengaja dan entah bagaimana caranya hal itu bisa terjadi Xie'er juga tidak paham.


Saat Xie'er mau keluar tiba-tiba saja Pangeran Wang Han sudah menarik tangannya dan mencium bibirnya dengan lembut.


Xie'er benar-benar terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Pangeran Wang Han.


" Apa yang kau lakukan?" tanya Xie'er dengan wajah yang memerah karena menahan rasa malu dengan kejadian yang bertubi-tubi di antara mereka sejak dirinya bangun tidur tadi.


" Aku hanya mau bilang sama kamu. Kamu tidak usah merasa khawatir dengan kehadiran wanita manapun di dalam hidupku. Karena bagiku, kau akan selamanya spesial di hatiku! Apa kau paham?" tanya Pangeran Wang Han sambil mencubit hidung Xie'er yang sangat menggemaskan baginya.


Xie'er sampai tersipu wajahnya karena malu saat mendengarkan ucapan Pangeran Wang Han yang begitu kentara.


" Ayo kita keluar. Tidak baik membiarkan tamu menunggu kita terlalu lama!" Xie'er kemudian menarik diri dan keluar dari kamar itu.


" Tunggu aku istriku!" demi mendengar ucapan Pangeran Wang Han, Xie'er sampai kesulitan bernafas.


" Ya ampun ternyata dia benar-benar akan menggunakan identitas sebagai suamiku untuk menghadapi Xiang Liu!" monolog Xie'er yang saat ini hatinya sedang berbunga-bunga dan merasa bahagia.


Kata-kata yang dikatakan oleh Pangeran Wang Han tadi. Benar-benar membuat hati Xie'er merasa sangat bahagia dan berbunga-bunga rasanya.


" Hallo Xiang Liu. Apa kabar?? maafkan aku karena kemarin pertemuan kita sangat singkat dan kita tidak sempat untuk berkenalan. Namaku Xie'er!! Dan dia adalah suamiku. Wang Min!!" Xie'er kemudian menjabat tangan Xiang Liu yang tersenyum masam mendengarkan kebohongan Xie'er yang sudah dia ketahui.


Karena tadi ketika Xie'er dan Pangeran Wang Han berbicara di dalam kamar. Xiang Liu menguping semua pembicaraan mereka.


" Tidak apa-apa. Kemarin memang waktunya sangat sempit dan saya juga sedang sibuk dengan pameran yang akan di adakan di museum yang aku pimpin! Halo namaku Xiang Liu!! Aku memperkenalkan kembali Namaku. Siapa tahu kalian melupakan Namaku!" ucap Xiang Liu dengan tersenyum begitu manis sambil melirik ke arah Pangeran Wang Han yang sejak tadi terus menggenggam telapak tangan Xie'er.


Xiang Liu Entah kenapa merasa hatinya seperti tidak rela ataupun tidak suka melihat Pangeran Wang Han yang begitu tergantung kepada Xie'er.


" Maafkan kehadiranku pagi-pagi sudah mengganggu kalian!" Xiang Liu memberikan senyumnya yang terbaik kepada Pangeran Wang Han yang sejak kemarin sudah membuat dirinya sulit untuk tidur karena rasa penasaran yang sangat besar di dalam hatinya akan identitas sesungguhnya Pangeran Wang Han.