
Zelda ternganga mendengar kabar bahwa suaminya mengalami kecelakaan,hingga tak sadar ia menjatuhkan ponselnya,Erland melihat itu langsung mengambil ponsel itu dan berbicara dengan Dion.
"Apa yang terjadi ?" tegas Erland.
Dion memberitahukan jika Revin mengalami kecelakaan dan kini sedang menjalankan operasi.
Erland dengan perasaan kacau mematikan ponselnya dan langsung memeluk Zelda.
"Gak mungkin, , ini gak mungkin" Zelda menangis dalam pelukan Erland.
"Ada apa land? " tanya Diwa
"Kak Revin kecelakaan dan sekarang lagi di operasi" ucap Erland membuat semuanya kaget.
"Zel,sabar ya , , hiks hiks , ," Diwa juga ikut menangis memeluk Zelda, begitupun dengan yang lain mereka memberi semangat agar Zelda kuat,
"Kalian bohong kan,kak Revin baik baik saja" tangis Zelda pecah saat ini dalam pelukan teman temannya..
"Gue yakin kak Revin kuat zel,gue yakin " ucap Sinta
"Hiks , ,hiks , , aaaark...ini gak mungkin,ini gak mungkin , pasti ada kesalahan gue yakin" ucap Zelda tersedu sambil menggeleng
tubuhnya bergetar hebat dan wajah yang sedikit pucat, kesehatan Zelda turun drastis mendengar Revin kecelakaan,
Zelda tidak pernah mengira akan begini jadinya,
"Ini gak mung- " Zelda akhirnya pingsan dalam tangisnya
"Zel," teriak mereka
"Zelda bangun," guncang Erland pada tubuh Zelda tapi tidak ada respon.
"Kita kerumah sakit sekarang,dan kamu diwa kasi tahu mama dan keluarga kak Revin" ucap Erland
dengan patuh Diwa mengambil ponselnya menghinggapi mama revin dan segera turun ke bawah memberitahu mama Selena dan yang lain mengenai musibah ini.
**
Sementara Andi dia berlari menuju markas,dia berlari ke arah ruangan kendali,dia segera mengaktifkan kembali jaringan GPS yang di gunakan untuk jarak jauh yang memang di gunakan di masing masing mereka dalam ponselnya,
dia memanggil Bimo ,orang kepercayaan di TBW untuk membantunya.
" Bimo,kamu bantu saya untuk mengecek lokasi pak Revin dan yang lain,sedangkan saya akan mengecek kenapa bisa terjadi kecelakaan itu" ucap Andi
Tangan andi dengan lihat berselancar di layar transparan di ruangan itu,untuk segera mengecek keadaan di sana.
Sementara di Turki, kegaduhan besar sedang terjadi,di mana saat ini sedang terjadi Gempa dahsyat berkekuatan 7.3 SR. Gempa itu mengakibatkan kerusakan yang lumayan parah dan listrik di sana mati total,bahkan semua jaringan di nagara itu terputus sementara akibat bencana alam dahsyat itu,
Dion dan yang lain berusaha untuk menyelamatkan diri mereka ,saat ini mereka berada di sebuah ruang tunggu pasien,mereka berlari ketempat yang bisa di gunakan untuk bersembunyi ,ada yang berlari di bawah meja,ada pula yang langsung melesat keluar rumah sakit,tapi bagi Dion dia tidak ingin meninggalkan Revin seorang diri,untuk itu dia lebih memilih untuk berlindung di bawah meja resepsionis di dekat sana.
Sementara di ruang operasi,dokter yang baru saja selesai mengoperasi tubuh lemah Revin,segera berlari meninggalkan revin yang baru saja akan di pindahkan ke ruang ICU,mereka menyelamatkan diri mereka tanpa memperdulikan pasien.
"Cepat kalian keluar semuanya" teriaknya menginstruksi para perawat dan juga rekan sesama dokternya untuk menangani Revin.
sedang di dalam dengan matinya lampu,juga mematikan alat monitor yang mengatur detak jantung Revin,sedangkan alat ventilator yang di gunakan Revin saat ini tersenggol tiang infus mengakibatkan Revin menjadi sesak dan detak jantungnya melemah.
***
"Kak Reviiiiin " teriak Zelda setelah beberapa saat pingsan di larikan ke rumah sakit
"Sayang, sayang ini mama" ucap mama Selena
"Ma ,suami zel mana ma,suami zel mana, , hiks hiks" tangis Zelda kembali pilu
"Sabar sayang" ucap mama selena memeluk anaknya.
"sayang," teriak mama revin berlari ke arah Zelda ,ia baru sampai di rumah sakit.
layar televisi yang menyala,seketika memberitakan tentang gempa yang terjadi di Turki,dalam breaking news.
berita itu membuat mereka semua tercengang sekaligus terkejut dengan berita itu, terlebih mereka mengetahui jika Revin masih di rumah sakit dan menjalankan operasi.
"Kalian cepat berangkat ke Turki dan cari anak saya sampai ketemu" ucap papa Revin pada bawahan nya melalui telepon.
"GAAK, ,INI GAK MUNGKIN, , KAK REVIIIIN JANGAN TINGGALIN ZEL" Zelda berteriak sambil mengamuk di sana,semua keluarga menangis melihat keadaan Zelda,
"sayang,kamu tenang sayang, tenang" teriak mama Zelda kembali.
Dokter beserta suster datang untuk menenangkan Zelda,
setelah dokter menyuntik obat penenang barulah Zelda tertidur kembali.
Sama dengan papa Revin ,papa Handoko juga menyuruh anak buahnya untuk mencari keberadaan Revin dan juga para pengawalnya.
"Sepertinya papa harus berangkat ke Turki langsung" ucap papa Revin
"aku ikut " ucap papa Handoko
"tapi pa, , " ucap mama Selena
"Kita di sini bisa mengatasi semuanya,kabari kami om ,pa tentang situasi di sana" ucap Erland
tak lama ponsel Erland berbunyi.
"Ya Andi!"
"Erland,cepat ke markas,semua sistem yang terhubung dengan Revin terputus tiba tiba,dan kami kehilangan koneksi" ucap Andi panik.
"Baiklah gue kesana," ucap Erland
"Ada apa land" tanya Sinta
"Tiara,kamu bisa kan temani mama dan zel di sini,aku dan Diwa akan ke markas mengurus semuanya" ucap Erland
"Baik " jawab Tiara
"Kalian berdua ikut aku" ucap Erland
"iya tapi apa yang terjadi" tanya mama Selena
"Mama tenang saja,kami akan mengatasi semuanya,mama di sini sama Tiara dan mama revin jaga zel,jika Zelda bangun dan bertanya bilang saja kami lagi menyelesaikan semuanya" ucap Erland.
"Baiklah,kalian hati hati " ucap mama Selena pasrah
Mereka bertiga segera keluar dari ruangan Zelda.
"Apa yang terjadi land" ucap Sinta
Erland sengaja tidak memberitahu tentang terputus nya koneksi di Turki ,agar mama Selena tidak kepikiran dengan itu dan fokus pada Zelda.
Erland sambil berjalan cepat memberitahu mereka," semua jaringan koneksi kita dengan kak Revin di sana tiba tiba terputus,mungkin saja ini akibat gempa yang terjadi di Turki tadi " ucap Erland menjelaskan
"APPA ? kok bisa" kaget mereka
"kalian tahu sendiri kan semua jaringan yang kita pasang tidak akan terganggu oleh apapun,kecuali satu ,Akibat dari bencana alam " ucap erland
"kalian lihat sendiri kan pemerintah di Turki memberi tahu tentang berita itu lewat negara tetangga mereka," ucap Erland kembali
Yach, berita tadi memang tidak di tayangkan di Turki,tapi melalui Chanel televisi milik negara tetangganya,karena semua media dan juga jaringan di Turki terputus total akibat bencana alam itu.
"Kenapa jadi ribet kaya gini sih" ucap Diwa frustasi
"Kita tidak bisa menyalahkan alam Diwa,lebih baik kita segera ke markas sekarang juga untuk membatu Andi menyelidiki semuanya" ucap Erland.
Mereka bertiga langsung saja menuju markas untuk membantu Andi mendapatkan kembali koneksi yang sempat terputus.
happy reading
karya sebenarnya sudah tamat ya,dengan menikahnya Zelda dan juga Revin,..tapi kok jempol author gatel ya pengen adakan beberapa bab lagi dalam novel ini,jadi author bikin alurnya ngebut,biar konflik cepat selesai.
terimakasih jangan bosan mampir.