
"AKU SEORANG MAFIA"
suasana yang begitu ceria dengan ke hadiran kedua keluarga yang akan mempersatukan mereka setelah acara pertunangan singkat kemarin,kini berkumpul kembali dengan membahas tentang pernikahan Zelda dan juga Revin, kini berubah menjadi sunyi,sepi ,mencekam layaknya kuburan tengah malam saat suara tegas dan singkat seorang gadis yang kini menggunakan Dress berwarna navy selutut itu membungkam semua isi ruangan itu,
hanya tiga kata berhasil membuat keramaian akan pembahasan gedung,adat yang akan mereka gunakan,undangan, catering,dsb itu menjadi bungkam seribu bahasa dengan degup jantung yang tak kalah berdendang.
pengakuan Zelda membuat papa dan mama juga kakeknya Revin terkejut, bahkan raut wajah yang tadinya ceria dan sangat bahagia berubah menjadi datar penuh tanda tanya.
pelan pelan Zelda menegakkan pandangannya dan menatap mereka satu persatu,dari keluarga Zelda memang sudah mengetahui semuanya Tapi tidak dengan Revin ,keluarga Revin belum sama sekali mengetahui akan hal ini,Revin juga tidak pernah memberi tahu jika dia seorang mafia ,pandangan Zelda berakhir pada seorang laki laki tua yang sudah duduk di kursi roda dengan seorang pelayan yang selalu menemani nya di belakangnya dengan memegang pegangan kursi roda itu.
perlahan Zelda mendekat dan duduk bersimpuh meletakkan tanganya di pangkuan kakek Revin,
"Kek, ,!" panggil Zelda
sang kakek menatap lekat wajah mungil zelda yang polos,jika di lihat dari wajah dan tubuhnya sangatlah tidak mungkin seorang Zelda ,gadis mungil,lembut dan cantik ini sering bermain dengan senjata tajam,kakek itu beralih menatap tangan Mungin Zelda yang menggenggam erat tangannya,kemudian ia menarik satu tangannya dan membalas genggaman erat itu dengan senyuman di bibirnya.
pemandangan itu membuat papa dan mama Zelda merasa lega,yang tadinya pengakuan mendadak Zelda membuat jantung mereka sempat berhenti untuk berdetak.namun dengan melihat reaksi kakek Revin terhadap Zelda yang mengaku seorang mafia membuat kedua merasa lega,dan salah satu yang membuat mereka terkejut juga ucapan kakek Revin terhadap Zelda .
"Hehehe, , , kakek sudah tahu semuanya, sangat tahu siapa kamu dan orang tuamu" jawab kakek Revin masih menggenggam erat tangan Zelda ,
tanggapan kakek Revin membuat Zelda bahkan seluruh keluarganya tersenyum senang,tapi senyuman itu hilang seketika saat teriakan seseorang membuat mereka kembali tegang
"APPA!!" teriak mama revin sambil berdiri.
"Jadi papa tahu semuanya?" tanya papa Revin yang juga ikut terlihat marah.
raut wajah Zelda terlihat sedih dan orang tuanya melihat itu,zelda terlihat menunduk yang menandakan dirinya sedang berada dalam fase tidak mau berbicara dengan siapapun .
"Iyah tentu, papa tahu semuanya dari awal,dan papa sudah menyelidiki semuanya" jawab kakek Revin enteng pada anak dan menantunya.
"Pah, apa apaan ini?" ucap papa revin bingung
mama revin berjalan ke arah Zelda,Zelda sudah pasrah apa yang akan di lakukan mama revin saat ini,yang pasti niatnya sebelum menikah dengan Revin memang semua keluarga harus tahu dia siapa,untuk itu Zelda memberanikan diri untuk berkata jujur tentang siapa dirinya,agar kedepannya keluarganya maupun keluarga Revin bisa memahami kesibukan mereka di luaran sana.
"Ya sudha lah jika mama dan papa kak Revin tidak menerima ku ,mungkin kak Revin bukan jodohku" gumam Zelda dalam tunduk nya
"Papa gak kasi tahu kami,tentang semua ini,papa sungguh keterlaluan,papa anggap kami apa hah,? punya calon menantu seorang wanita yang cantik,tangguh dan bahkan seorang mafia yang notabene nya adalah seorang wonder woman, papa memang jahat" ucap mama revin meraih wajah Zelda yang tadinya menunduk kini menghadap wajahnya.
"maafin mama sayang,sempat membuatmu takut tadi" ujarnya kemudian memeluk Zelda hangat.
mama dan papa Zelda juga merasa senang dengan setujunya keluarga Revin dengan Zelda.
"Jadi sejak kapan mantuku menjadi wonder woman seperti ini?" tanya papa Revin
"eeh , ,itu om , ,anu , ," jawab Zelda menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"Papa,panggil papa ,mama sama seperti Revin memanggil kami" sahut papa Revin
"i-iya om, ,eh pa" Zelda merasa malu bertingkah seperti itu di depan orang tua Revin
"Mana ada pemimpin mafia terbesar di beberapa negara ini jadi menciut dan tidak bisa bicara seperti itu" suara khas itu membuat semua yang berada di sana memandang ke arahnya
Revin,dengan gaya elegant nya dia memasuki rumah besar itu,kedua tanganya di masukan ke dalam saku celana nya,Revin saat ini menggunakan kemeja grey dan celana hitam dengan kancing kemeja sudah di buka di bagian atas ,sedang lengannya di lipat ke atas membuat bentuk tubuhnya yang kekar dan kuat sangat jelas terlihat, terlebih Zelda menatapnya seakan dia adalah santapan lezat baginya.
revin berjalan dengan santai ke arah Zelda ,dan duduk di dekat Zelda ,tanganya langsung merangkul pundak Zelda,
semua mata tertuju pada mereka yang terlihat serasi,meski Zelda gadis yang kecil,dan Revin yang memiliki tubuh yang tinggi besar dan tegap.
"apa? jadi , , , ?" tanya mama revin sambil menunjuk mereka.
"KAMI ADALAH KETUA MAFIA TERBESAR DI NEGARA INI,BUKAN HANYA DI NEGARA INI BAHKAN DI BEBERAPA NEGARA" jelas Revin pada keluarganya
double kaget yang di rasakan papa dan mama revin,berbeda dengan kakek Revin yang terlihat biasa saja
"Revin ,kamu juga?" tanya mama nya
"Iya ma,kami memang sudah mengenal sejak kejadian waktu itu di hutan,saat Revin menyelamatkan seorang gadis yang sempat Revin cerita kan ke mama dan papa, gadis yang Revin bilang akan terus bersamanya sampai kapanpun,tapi pas Revin datang pertama kali kerumah membawa gadis impian Revin mama dan papa begitu tidak menyukai nya" ujar Revin panjang lebar,membuat mama dan papa Revin merasa begitu malu,dengan pengakuan Revin.
"Vin sudah,itu kan dulu,sebelum papa tahu siapa calon mantu mama Ino," jawab mama revin dengan sedikit tidak enak hati.
mama dan papa Zelda memang sudah mengetahui semuanya,Diwa yang menceritakan semuanya,tapi Diwa yakin dengan cinta mereka berdua ,untuk itu kedua orang tua Zelda memilih diam dan menyerahkan semuanya pada mereka berdua .
sampai saat ini,mereka berdua pun membuktikan cinta mereka dengan mendapatkan restu dari keluarga Revin.
"Revin, , " ucap mamanya.
" mah, sudah ya jangan di bahas ,yang penting sekarang kalian semua sudah tahu siapa kami,untuk itu kedepannya jika kami tidak punya waktu untuk kalian jangan salahkan kami,karena tugas kami begitu banyak,bukan cuma membunuh orang,tapi juga mengurus urusan negara yang juga kacau setra memberantas pengedar narkoba dan sejenisnya," jelas Zelda
" ini salah satu tujuan ku memberitahu kalian semua,agar kedepannya tidak ada rahasia rahasia lagi" ucap Zelda lagi