Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 136


sinta mendorong pintu dengan keras sambil berteriak " zel, , loe gak apa apa kan , , loe ngapain gak ngajak gue bermain,salah sendiri ya loe kaya gini karena gak mau ajak ajak gue" oceh Sinta sambil melihat bagian tubuh yang mana yang terluka.


"bisa diam gak" teriak Zelda


"Aaark, , gila loe suara loe cempreng amat" ucap Sinta


"lagian elo belum liat apa apa udah nyosooor aja kaya bebek" cerocos Zelda


"iya gimana gak nyerocos,gue dapat kabar loe di culik dan gue juga dapat info kalau loe pingsan luka bakar,gimana gak khawatir" oceh Sinta


"Terus elo kemana aja?" tanya Zelda


"Eem , , gue , , " ucapnya terbata.


"loe sama boy kan semalam?" sahut Diwa yang baru masuk dengan yang lain,


"jadi mana dia tahu kalau Zelda di culik" ucapnya lagi sambil berjalan menuju Sinta.


"sor-ry, , !" ucap Sinta merasa bersalah


melihat Diwa mengerjai Sinta,Zelda pun angkat bicara


"Lha terus elo kemana?" tanya Zelda mengintimidasi.


"Ooh jadi mau nyalahin gue terus elo juga gak tau Zelda di culik,hah!" ucap Sinta


"Haha, , ,iya iya sorry, , gue juga mabuk berat jadi gak sadar kalau pas pulang Zelda di culik," jelasnya


"Sudah lah jangan ribut, , oh ya zel kak Revin nitipin elo ke kita,dia balik lagi ke Turki menyelesaikan pekerjaan nya yang kemarin sempat tertunda " jelas Erland


"Zelda hanya mengangguk pelan,"


tak lama kemudian suara ketukan pintu membuyarkan mereka yang lagi bercerita tak jelas


tok


tok


tok


"masuk " sahut erland


terlihat Bimo datang dengan beberapa pengawal lainya.


"ada apa? tanya Erland


"Operasi nona Jihan sudah selesai,dokter ingin berbicara dengan keluarganya." jelas Bimo


"Gue yang akan bertemu dengan dokter" ucap Zelda berdiri dari ranjangnya.


"Zel tapi?" ucap Sinta menghentikan Zelda


"Bimo urus berita kepergian Johan dan jihan keluar negri" ucap Zelda


Bimo pun lngsung membuka tab nya ,mengirim pesan dari nomer yang di ambil dari ponsel Johan yang mengatakan ia akan pergi keluar negri dalam waktu yang cukup lama dengan jihan,


setelah pesan itu terbaca beberapa panggilan masuk dari orang tua Johan namun tak di respon oleh Bimo, melainkan membalas panggilan itu dengan pesan.


"Jangan cari kami,kami akan kembali jika waktunya tiba" tulisnya kemudian di kirim lagi ke orang tuanya.


setelah itu Bimo menghapus semua data tentang Johan dan Jihan di berbagai sumber yang mencantumkan nama mereka seolah Johan dan Jihan tidak pernah ada .


"saya keluarga Jihan, bagaimana keadaannya" ucap Zelda yang kini duduk di depan kursi dokter yang menangani Jihan.


dokter itu terlihat menilai,dari tatapannya dia tak percaya jika Zelda adalah saudara jihan.


Zelda yang tadinya memandangnya dengan normal kini berubah menjadi tatapan tajam


BRAK


"Cepat katakan jika tidak anda akan menyesal" tekan Zelda pada dokter itu


seketika membuat dokter itu bergidik dengan aura tajam dari Zelda,dengan keadaan yang gemetar dokter itu menceritakan tentang kondisi jihan.


"mohon maaf bayinya tidak selamat,kami hanya bisa menyelamatkan nyawa ibunya" jelas dokter itu dengan. ada gemetar.


Zelda mendengar itu langsung saja menarik nafas dalam merasa bersalah,meski bukan dia penyebabnya tapi dia sangat menyayangi anak anak terlebih anak itu tidak berdosa harus pergi sebelum melihat dunia.


"kita ke tempat Johan" ucap Zelda


"Baik Anggel" jawab pengawal yang bersamanya termasuk Bimo.


Zelda Dan yang lain kini telah sampai di ruang penjara,Zelda masuk dengan memasukan kedua tanganya di jaket kulit yang di pakainya kini.


rambut di ikat asal menambah kecantikan alami yang di miliki Zelda,meski hanya menggunakan lipstik tipis itu sangat membatu membuat penampilan nya menjadi berkelas. (sederhana tapi berkelas )


meski wajahnya sedikit di perban tapi tak membuat Zelda kehilangan auranya


"Anggel" sapa dokter yang menangani Johan.


"Dia masih belum sadar,kita masih menunggu beberapa jam lagi untuk kesadaran nya,jika dalam waktu 6 jam belum sadar kita nyatakan dia koma" jelas dokter itu


"lakukan yang terbaik, hukuman seperti ini tidak sepadan dengan apa yang sudah dia lakukan" ucap Zelda


"baik Anggel" jawab dokter itu terlihat ketakutan


ia baru melihat kekejaman Zelda dalam menghukum orang yang pantas di hukum,perbuatan Johan dan jihan tidak ada ampunannya bagi Zelda,mulai dari membuat para anak kecil menjadi pengemis,dan akan mendapatkan hukuman bagi anak yang tidak membawa uang kembali,PSK club,bahkan juga jual beli manusia,pembunuhan,bahkan pekerjaan Johan sangat tidak manusiawi menghukum para pekerja PSK yang tidak bisa memuaskan pelanggannya. Zelda memiliki bukti itu semua ,bahkan Zelda berniat membawa bukti itu ke pihak berwajib dan mereka akan di penjara, tapi apa yang di lakukan Johan dan Jihan terhadapnya membuat dirinya memutuskan dialah yang akan membalas dendam atas apa yang telah di lakukan nya selama ini,ia memutuskan untuk menghukum Johan dan Jihan sendiri,terlebih dia mengetahui jika Johan dan Jihan lah ia bertekad menjadi seorang mafia dan akan memperjuangkan hak sesama manusia, terutama hak sesama wanita.


Zelda dan yang lain kini pulang ke markas,Zelda berdiri di balkon kamarnya seraya menatap langit yang begitu cerah,


Drrt


Drrt


ponselnya berdering,ia segera mengangkat panggilan video dari sang mama.


"Hai ma, sapa Zelda tenang"


"Astaga Zelda,., wajah mu kenapa sayang,ada apa ? kenapa gak kasi tahu mama!" panik mama Selena melihat wajah Zelda.


"Haish , ,tidak apa apa ma,hanya terkena air panas saja,aku salah mengatur air pas mandi" bohongnya


"benar ya!"


"iya mah,zel gak bohong"


di seberang sana mendengar Zelda yang terluka,mama revin langsung mengambil alih ponselnya.


"aah sayang, , wajah kamu kenapa? ayok pulang mama obatin " ucapnya


"eh Tan, , mama. , Zel gak apa apa kok,besok juga sembuh" ucapnya tak enak hati


"pokoknya pulang,mama gak mau tahu," ucap mama revin


"iya mama gak mau tau kamu pulang sekarang atau kita yang kesana" ucapnya


mendengar bahwa mamanya ingin menghampiri nya Zelda pun langsung mengiyakan,dia akan pulang segera


"oke oke, , zel pulang sekarang" ucap Zelda menutup panggilan ponselnya.


"Haish,dua induk srigala kalau bersatu ngeri juga" gumamnya mengingat ke khawatiran mereka membuat Zelda merasa sangat di sayangi sekaligus merasa berlebihan.


"loe mau kemana? belum sembuh juga" sapa Diwa yang lagi duduk bersama yang lain sambil menonton.


"mau balik, , induk srigala ngamuk kalau gue gak balik" jelasnya


"Dasar anak mami" ledek Andi.


"kaya elo gak aja" ucap Zelda


"oh ya land, loe udah kasi tahu Tiara kan?" tanya Zelda


"Udah" jawab Erland enteng


"Gak usah cemburu an gtu, ," goda Sinta


"terus dia bilang kapan?" tanya Zelda


" kita liat nanti,apa yang akan di lakukan Tiara sama Johan" ucap erland


"dan gue harap Tiara bunuh aja sekalian" ujarnya kembali .


"oke sudah gue pamit ya, bye" pamit Zelda.