Tiba Tiba Istriku Cuek

Tiba Tiba Istriku Cuek
Bab 22 + Visual




Dewanga Raharja😎





Velisa 😍



Bima (secretary Dewa)



Nessa(sahabat Veli, model terkenal)



Bastian(pacar Nessa, CEO tempat Veli kerja)



Reza(secretary Bastian)



Dewina(adik Dewa)



Janeeka(mantan pacar Dewa)


Buat yang kurang suka sama Visualnya, bisa berimajinasi menurut kesukaan masing-masing😁


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah merenung tadi dia memutuskan meminta maaf kepada Veli. dan dia akan memperbaiki hubunganya dengan Veli. Sebelum istrinya itu meninggalkanya.


...****************...


"Vel, maaf untuk yang tadi. Aku tadi cuma..."


"Vel, kamu mau ngapain?"tanya Dewa, saat melihat Veli mengambil pakaian di lemari.


Veli hanya diam dan mendengus, bergegas dia mengambil pakaian yang ia pilih, kemudian pergi ke kamar mandi.


"Hufff..." Dewa menghelai nafasnya, untuk menetralkan emosinya. Lalu dia mendudukan tubuhnya di tepi ranjang.


Setelah, sepulu menit. Veli keluar dari kamar mandi dengan tampilan yang berbeda. Mau kemana istrinya itu? Veli tampak fashionable memakai, celana jeans pendek, dengan atasan tank top yang di balut dengan kemeja oversize.


"Kamu mau kemana pakai baju seperti itu?" tanya Dewa heran.


Lagi-lagi tidak ada jawaban dari Veli, Veli memakai sepatu, lalu mengambil sling bag nya.


"Mau kemana!!" Dewa bertanya dengan nada geram karena terus di abaikan, Dewa berdiri di hadapan Veli menghalangi Veli yang tampak hendak pergi tanpa menghiraukan dirinya.


"Jawab, Veli!!" ualang Dewa dengan membentak, dia sangat kesal sekarang.


Veli berdecak kesal, lalu menjawab dengan malas.


"Mau cari makan diluar" jawab Veli malas.


"Aku ikut!" putus Dewa tanpa mau di bantah, bergegas mengambil jaket dan kunci mobi. Dia tidak akan membiarkan istrinya pergi sendiri mulai sekarang, sedangkan Veli hanya membiarkan saja. Sudah capek berdebat dengan Dewa.


......................


Kini Veli dan Dewa tampak sudah duduk manis di sebuah restaurant mewah. Tempat itu yang memilih adalah Dewa, sedangkan Veli hanya pasrah, di sepanjang perjalan tadi pun, dia hanya diam, dia akan bicara saat Dewa bertanya. Itupun hanya di beri jawaban singkat.


Di tempat yang sama, terlihat seorang laki-laki tampan berjalan masuk ke dalam restaurant. Dia berjalan dengan gaya keren sambil tebar pesona. Para wanita yang melihatnya pun langsung terpesona, dengan laki-laki tampan itu.


Saat berjalan sambil tebar pesona, matanya tidak sengaja sosok yang seprti dia kenal. Laki-laki itu menyipitkan matanya untuk melihat lebih jelas, jangan sampai dia salah orang, kan bisa malu.


"Veli...!!" pangilnya dengan suara keras, saat dia sudah melihat dengan jelas. Sambil berjalan menghampiri Veli. Dan tentu saja laki-laki tampan itu adalah Reza.


Merasa namanya di pangil, Veli langsung menoleh ke sumber suara. Terlihat Reza menghampirinya dengan wajah sumringah, Veli melambaikan tanganya dengan di sertai senyum, saat melihat siapa yang memangilnya.


"Mas Reza, mau makan malam juga?" tanya Veli saat Reza sudah tiba di hadapanya, sambil melirik Dewa yang sudah memasang wajah garang dan menatap tajam Reza.


"Kok, tumben sendirian. ngak sama Pak Bastian?"tanya Veli, saat melihat Reza seorang diri.


"Iya, biasa dia lagi ngebucin. Dan menyuruhku pergi begitu saja!" jawab Reza dengan kesal, mengingat dia di usir oleh Bastian, karena dia tidak mau di ganggu.


"Kebetulan kita juga mau makan, Mas Reza gabung saja. Dari pada sendirian" ucap Veli, tanpa memperdulikan Dewa yang sudah seprti banteng yang hendak mengamuk.


TBC.