Terpaksa Menikah Dengan Pembantu

Terpaksa Menikah Dengan Pembantu
Bonus Chapter


"Sayang ... " panggil Arya saat baru keluar dari kamar mandi.


"Iya mas," jawab Jenar sambil memberikan baju ganti untuk Arya.


"Lusa mas mau ajak kamu dan twin J jalan jalan keluar kota." Kata Arya sambil memakai pakaiannya di depan Jenar.


"Kemana mas?" Tanya Jenar.


"Surprise spesial pokoknya buat kamu dan anak anak." Kata Arya yang sudah selesai memakai bajunya dan langsung merengkuh tubuh Jenar.


"Hemm aku jadi penasaran." Ujar Jenar lalu ia melingkarkan kedua tangannya pada leher Arya.


"Main yuk," kata Arya dengan mengedipkan sebelah matanya.


"Main apa sih?" Tanya Jenar dengan suara sexy lalu mengusap dada bidang Arya dengan lembut membuat tubuh Arya langsung menegang di buatnya.


"Kamu sudah semakin nakal yah." Kata Arya tersenyum lalu mulai mengusap usap punggung Jenar dengan gemas.


"Kan mas Arya yang ngajarin Jenar begitu." Kata Jenar dengan suara yang dibuat se sexy mungkin.


"I love you," kata Arya berbisik di telinga Jenar membuat Jenar tersenyum.


"I love you to." Jawab Jenar lalu usapan tangannya pada dada bidang Arya mulai turun hingga perut membuat Arya memejamkan mata menikmati setiap sentuhan Jenar.


"Sayang ... " kata Arya dengan suara yang sudah serak.


"Hemmm." Kata Jenar mengulum senyumnya.


"Ayo main..." Ucap Arya yang langsung mencium bibir Jenar dengan naf*u memburu.


Jenar pun menerima ci*man Arya dan membalasnya namun hanya sesaat ia langsung melepaskan nya.


Jenar menatap wajah Arya yang tampak hendak protes karena ia melepaskan ciuman itu.


"Mas Arya main sendiri yah." Kata Jenar masih dengan mengulum senyumnya membuat Arya menyerngitkan dahinya bingung.


"Sayang!" Seru Arya sedikit kesal.


"Hehehe." Jenar hanya terkekeh saag melihat wajah Arya yang sedang kentang.


"Kamu tega banget sih yank nyuruh aku solo karir lagi." Kata Arya dengan helaan napas kasar.


"Ya abis gimana orang lagi di tambal juga masa iya mau nekat di jebol." Ucap Jenar terkekeh.


"Bantuin yuk." Kata Arya memelas.


"Enggak!" Jawab Jenar cepat. "Jenar mau lihat si kembar dulu, sama setor asi. Tuh lihat udah numpuk." Kata Jenar menunjuk beberapa botol asi yang telah ia pompa tadi.


"Yank tega banget sih." Kata Arya lagi masih dengan wajah memelasnya.


"Bukan tega, lagi mas Arya sendiri tadi yang mulai." Jawab Jenar terkekeh. "Udah sana masuk kamar mandi. Selamat menikmati." Katanya lagi sambil tertawa jahat dan langsung berlari membawa Asi nya ke kamar si kembar.


"Nasib nasib." Keluh Arya lalu segera masuk kamar mandi untuk mandi lagi.


🍂


Dua hari kemudian kini Arya dan Jenar sudah berada di dalam mobil bersama dengan kedua encus nya yang membawa twin J.


"Mas, kita mau kemana sih?" Tanya Jenar masih bingung mau dibawa kemana.


"Surprise pokoknya, kalau mas kasih tau gak akan jadi surprise dong nanti." Katanya lagi dengan mencium tangan Jenar.


Kedua pengasuh twin J pun hanya terdiam dan saling lirik saat melihat keromantisan kedua majikannya itu.


Bukan hal baru sebenarnya bagi mereka melihat kebucinan sang tuan Arya kepada istrinya namun mereka masih saja merasa canggung hingga akhirnya mereka berdua memilih menatap keluar jendela dan memasang earphone di telinga masing masing daripada mendengar rayuan rayuan romantis dari Arya yang akan membuat mereka merindukan suami nya.


Meskipun sudah Tamat, mommy masih akan tetap kasih bonus Chapter buat kalian, tapi gak bisa setiap hari. Karema ini hanya bonus maka mommy akan kasih dikala mommy ada waktu senggang aja hehe... 😘😘💃💃💃