PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )

PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )
88. Jenderal Muda Xu


"Kamu telah menjadi sakit karena kegilaan mu. " Keluh He Xun dengan kesal karena tingkah laku Xu Yuan yang sangat kekanak kanakan.


"Kamu harus tahu, bahwa masih merupakan berkah yang sangat besar bagimu karena masih bisa memuntahkan omong kosong sampai saat ini. " Lanjut He Xun.


"Apa yang sebenarnya kamu inginkan dariku ?" Tanya Xu Yuan.


"Aku ingin banyak hal dari Jenderal Muda Xu yang berkuasa, bagaimanapun aku hanyalah seorang pengungsi miskin. " Ucap He Xun tanpa malu malu dan kali ini Xu Yuan yang memandang He Xun dengan terkejut.


He Xun berdiri di depan Xu Yuan dan Xu Yuan memeriksa seluruh tubuh He Xun dan menatap He Xun dengan tatapan aneh.


He Xun yang mengerti arti dari tatapan Xu Yuan masih ingin bermain berpura pura bodoh dengan Xu Yuan.


"Apa yang kamu maksud dengan wajah menjijikkan itu ? Maaf saja tapi aku masih berada di garis yang lurus. " Ucap He Xun.


Xu Yuan yang mendengarkan ini merasa murka karena merasa bahwa He Xun telah melecehkan martabat dan harga dirinya.


Xu Yuan berusaha untuk memberontak tapi tidak bisa melakukan nya. He Xun hanya tertawa dengan acuh tak acuh.


"Betapa senangnya aku melihat Jenderal muda Xu yang luar biasa terikat disini tanpa daya bahkan harus mengemis kepada seorang pengungsi miskin sepertiku. " Ucap He Xun.


"Miskin kepalamu !! Dengan pakaian sutra mu itu bisa memberi makan banyak orang !" Teriak Xu Yuan dengan marah.


"Oh seperti itu, ternyata itulah alasan Jenderal muda Xu terus melihat ku, ternyata melihat pakaian dan penampilan ku. Aku pikir kamu terus memandang tubuhku dan wajahku yanga menawan. " Ejek He Xun dengan sangat terang terangan.


Xu Yuan tampak sangat marah sampai sampai seluruh wajahnya menjadi merah karena amarah yang siap untuk meledak kapan saja.


Xu Yuan saat ini benar benar mirip dengan bom jadi He Xun sangat senang untuk menjahili nya dan mengerjai pria bodoh itu.


"Pakaian ku memang bagus, tapi jika itu dibandingkan dengan Tuan Muda Xu, maka apakah itu bisa dibandingkan ? Aku tidak bisa dibandingkan sama sekali. Aku akan membantu melepaskan mu tapi aku akan melepaskan pakaian mu terlebih dahulu, bagaimana ?" Tanya He Xun dengan senyum tipis.


Xu Yuan yang mendengar ini merasa ingin membenturkan kepalanya sendiri ke dinding karena amarah yang meledak ledak.


Seumur hidupnya, Xu Yuan tidak pernah dipermalukan sampai serendah ini jadi membuat Xu Yuan merasa marah.


Baru saja Xu Yuan akan kembali mengutuk He Xun, He Xun telah bisa menebak terlebih dahulu dan menutup mulut Xu Yuan dengan telapak tangannya.


"Jenderal muda Xu harus tahu bahwa saat ini kamu tidak memililki nilai untuk tawa menawar denganku, Jenderal Muda Xu harus bisa menunjukkan nilai mu di depanku. " Ucap He Xun dengan datar.


He Xun berjongkok dan membisikkan sesuatu sebelum akhirnya Xu Yuan memberikan semua yang di ketahui olehnya.


Sebuah tepuk tangan terdengar dari belakang, He Xun menoleh dengan tatapan datar dan menyadari bahwa ini adalah Baili Ruo Qing.


"Kamu benar benar luar biasa , memotong domba setelah mengambil bulunya. " Ucap Baili Ruo Qing.


"Sejak awal, aku tidak pernah ingin melepaskan nya karena melepaskan nya hanya akan membawa masalah padaku di masa depan. Aku tidak berniat untuk menimbulkan masalah untuk diriku sendiri di masa depan karena aku sendiri telah memiliki banyak musuh dan banyak urusan yang harus aku perdulikan. "Jawab He Xun dengan acuh tak acuh.


"Kamu benar benar luar biasa untuk anak seukurkan mu,kamu benar benar membuka pandangan ku. " Ucap Baili Ruo Qing dengan antusias.


"Tidak ada yang perlu di banggakan, saat ini kehilangan Jenderal Muda Xu sudah menjadi berita panas di Ibukota, benar benar sangat cepat. Bagi siapapun yang bisa menemukan Jenderal muda Xu dalam keadaan apapun maka akan diberikan 1 juta Tael oleh Klan Xu." Ucap Baili Ruo Qing menjelaskan apa yang sedang terjadi.


"Sangat luar biasa mereka pasti sangat kaya sampai sampai bisa melakukan semua ini hanya untuk satu orang anak manja sepertinya. " Ucap He Xun dengan acuh tak acuh.


"Kamu tidak bisa menyalahkan nya, itu adalah putra kesayangan ketua Klan Xu saat ini. Kehilangan putra kedua yang selalu menjadi kebanggaan nya telah menghancurkan hati tua nya. Ini benar benar berlebihan, aku telah membaca hal ini di sepanjang jalan. " Keluh Baili Ruo Qing.


"Jika tidak begitu, maka apakah semua kesan yang telah dia bangun akan berguna di masa depan ?Jika dia tidak begini maka siapa yang akan percaya bahwa dia adalah orang tua yang penuh dengan kasih sayang terhadap putranya ?" Tanya He Xun.


"Kamu benar juga , apakah kamu akan datang ke sana dan mengambil harta mereka ? Harta mereka tentu saja tidak Sedikit mengingat bahwa mereka bisa mengeluarkan 1 juta Tael dengan begitu mudah dan santai. " Ucap Baili Ruo Qing dengan berbinar binar.


"Jika begitu maka ajak semuanya untuk duduk diam diam sementara aku akan pergi ke sana dan membawakan kalian banyak makanan. " Ucap He Xun main main.


"Hmph ! Dasar pelit, kamu memiliki begitu banyak uang tapi sekarang kamu berlaku seolah olah kamu seseorang tanpa uang. " Ucap Baili Ruo Qing dengan umpatan.


He Xun hanya tertawa ringan menanggapi kekesalan Baili Ruo Qing yang tak tertahankan, benar benar lucu sekali.


"Apakah kita akan membawa Xu Yuan untuk bertemu dengan Klan Xu ?" Tanya Baili Ruo Qing.


He Xun menggelengkan kepalanya dengan ringan dan tersenyum penuh makna, He Xun membuat tanda panah di dinding.


Dan memberikan tanda yang aneh, semakin aneh sebuah tanda maka akan semakin menarik perhatian.


Karena saat ini dia sedang butuh perhatian maka He Xun akan melakukan ini agar semua orang menyadari dan penasaran lalu memimpin diri mereka sendiri menuju tempat Xu Yuan.


"Tidak perlu terburu buru, dengan keadaan Xu Yuan saat ini, jika kita yang mengirimkan maka kita akan mendapatkan getahnya. Tidak ada hal baik yang di dapatkan dengan buru buru. Kamu harus sabar dalam segala hal. " Nasehat He Xun dengan bijak.


Jadilah mereka berjalan dengan tenang dan menjauh dari tempat dimana Jenderal Muda Xu ditahan oleh He Xun.


He Xun bukan orang yang penuh dengan belas kasih, menurutnya Xu Yuan tidak layak untuk kebaikan nya, He Xun telah berselisih dengan Xu Yuan karena kata kata Xu Yuan.