PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )

PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )
79. Dikejar


"Lebih baik daripada ilmu milik Deng Quan ?" Tanya Ketua murid dengan terkejut ketika mendengar hal ini.


Walaupun Deng Quan bukanlah yang terbaik, tapi bisa dikatakan bahwa kekuatan Deng Quan tidak lemah sama sekali bahkan bisa dibilang lumayan kuat, apalagi hanya untuk menggertak desa desa kecil di sekitar Sekte Naga Biru.


Siapa yang menyangka bahwa Deng Quan yang tidak pernah gagal tiba tiba gagal sekali dan langsung kehilangan nyawa ?


"Aku tidak akan mempermasalahkan nyawa Deng Quan, tapi karena orang itu telah begitu berani untuk tidak menghargai Sekte Naga Biru dan mempermalukan Sekte Naga Biru, maka orang itu harus di beri pelajaran. " Ucap Ketua murid.


Sementara disisi lain , He Xun sedang memasuki dimensi pribadi miliknya yang penuh dengan buku dan Qi.


Disana, He Xun membaca banyak hal, mulai dari cara membangun fondasi kekuatan yang benar atau tokoh tokoh kultivasi terbaik sepanjang masa.


Ada begitu banyak tokoh seni bela diri yang sangat baik dan luar biasa disana.


He Xun melihat lihat dengan penuh kebanggaan sampai akhirnya membaca sebuah buku yang tampak sudah usang.


Buku itu sudah sangat kusam , tidak hanya itu, buku itu juga membawa aura yang sudah sangat kuno dah ini menambah rasa penasaran He Xun.


He Xun membaca judul buku yang memiliki judul "Cara menambah kekuatan"


"Seseorang bisa menambah kekuatan dengan cara memakan tanaman obat ?" Gumam He Xun ketika membaca.


Tanaman obat salah satunya adalah jamur es, jamur api, lotus es, lotus langit, persik abadi, dan banyak tanaman lainnya.


He Xun mengeluarkan salah satunya adalah Jamur Es, He Xun menelannya dalam satu tegukan dan tidak ada yang terjadi.


Sebelum akhirnya perutnya menjadi dingin dan Qi nya menjadi kacau, tapi sensasi aneh datang dan menerjang perutnya.


He Xun benar benar tidak bisa menjelaskan perasaan aneh ini, ketika Qi nya begejolak dan ingin mengamuk seolah olah ingin menerjang ke depan dan membunuh semua orang.


He Xun memejamkan matanya dan memaksa dirinya untuk mengendalikan Qi yang telah menjadi luar tersebut.


Setelah berusaha untuk waktu yang lumayan lama , akhirnya ada sebuah hasil yang sangat mengejutkan sekaligus memuaskan.


Hasil ini...... benar benar mengejutkan He Xun, He Xun selama ini berpikir bahwa obat obatan harus disuling terlebih dahulu untuk dijadikan sebuah pil abadi untuk meningkatkan kekuatan.


Siapa yang menyangka bahwa bisa dilakukan dengan cara yang sesederhana ini. Sangat luar biasa !!


He Xun menelan lebih banyak tanaman obat dan menjadi gila, tapi tidak apa apa. Karena ini di dalam Dimensi Pribadi, maka waktu di sini berjalan jauh lebih lambat dibandingkan dunia nyata.


He Xun menelan banyak sekali tanaman obat sampai seluruh tanaman obat yang ada di tempatnya habis.


Sayang sekali bahwa dia lupa untuk menyimpan cincin dimensi milik Deng Quan, orang semacam Deng Quan pasti menyimpan banyak sekali tanaman tanaman obat seperti ini.


He Xun rela untuk menukarkan banyak uang yang ada di dalam cincin dimensi miliknya untuk ditukarkan dengan tanaman obat yang murah.


Saat ini, kekuatan He Xun telah naik dua tingkat lagi, yaitu tingkat 7 tahap prajurit perak, tidaklah itu mencengangkan ?


He Xun merasa bangga pada dirinya sendiri karena hal ini tapi sekaligus menambah tujuan padanya, jika dia membunuh seseorang maka dia harus mengambil cincin dimensi mereka.


He Xun berlatih sebentar lagi sebelum akhirnya keluar dari dalam kondisi kultivasi nya dan melatih kekuatan barunya dengan semangat antusias yang berlebihan.


Ketika menyadari bahwa disana ada Chu Xue, dalam sekejap He Xun kembali menjadi kalem untuk menyelamatkan martabat di depan muridnya yang imut.


"Tidak apa apa, Shizun sedang meratakan kekuatan Shizun. "Karena panik, He Xun memberikan alasan yang tidak masuk akal seperti meratakan atau sesuatu yang aneh.


"Meratakan kekuatan ? Apakah ada yang seperti itu ?" Tanya Chu Xue dengan polos.


"Tidak maksud Shizun yang meratakan adalah melatih kekuatan Shizun, dari ujung kaki sampai ke ujung kepala dengan rata. Itulah yang Shizun sebut dengan meratakan. " Ucap He Xun.


He Xun merasa bersalah karena telah membohongi Chu Xue yang sangat polos dan tidak mengerti bahwa dirinya telah dibohongi oleh He Xun.


Chu Xue yang menerima penjelasan tidak masuk akal dari He Xun hanya mengangguk ngangguk saja menyetujui.


"Baiklah kalau begitu, Shizun. Aku tidak akan menganggu lagi. " Ucap Chu Xue dengan canggung.


"Tentu saja. " Ucap He Xun dengan senyum terpaksa.


Setelah Chu Xue pergi, barulah He Xun merasa bahwa dirinya tenang. Siapa yang menyangka bahwa dia akan sangat antusias dengan perkembangan kekuatannya sehingga hampir saja kehilangan harga diri di depan muridnya ?


He Xun merasa sangat malu pada dirinya sendiri maupun pada Chu Xue, tapi itu tidak bertahan lama sebelum akhirnya sekelompok orang berdiri di depan pintu penginapan.


He Xun berjalan dan menduga bahwa mereka adalah orang orang Sekte Naga Biru.


"Sekelompok orang yang menyebalkan. " Umpat He Xun dan orang orang menoleh ke arahnya.


"Kamu adalah orang yang membunuh Deng Quan ?" Tanya orang orang Sekte Naga Biru.


"Bukan." Jawab He Xun dengan sinis.


"Tidak mungkin ! Itu pasti kau !" Teriak murid murid Sekte Naga Biru sambil menunjuknya.


"Jika kalian sudah tahu, kenapa kalian masih bertanya lagi ? Sebenarnya yang bodoh , aku atau kalian ?!" Teriak He Xun.


"Kau ?! Berani beraninya menuduh kami bodoh !! Kami akan membalaskan dendam Saudara Deng !" Teriak Sekte Naga Biru.


He Xun melihat mereka dengan tatapan jijik seolah olah sedang melihat segumpal kotoran yang menutupi pandangan, sangat menjijikkan.


He Xun menilai bahwa ada dua orang yang memimpin, kedua orang itu memiliki kekuatan yang sama dengan Deng Quan.


Yaitu tingkat ketujuh tahap prajurit perak, jika sebelumnya He Xun kesulitan melawan Deng Quan maka kali ini He Xun akan menunjukkan apa yang dimaksud dengan seorang Kultivator sejati.


"Karena kalian semua telah datang kemari secara pribadi, maka aku, He Xun, akan menyambut kalian semua ! Tidak perlu repot repot untuk kembali ke Sekte Naga Biru !" Ucap He Xun dengan seringaian.


"Hmph ! Seorang Kultivator kampungan yang bahkan belum pernah di dengar berusaha untuk mengalahkan kita ? Pendekar Pedang Phoenix Kembar ?" Tanya kedua pria di depannya.


"Menyebut diri kalian sendiri dengan nama Phoenix atau Naga dengan tampilan kalian saat ini ? Bukankah menyedihkan ?" Tanya He Xun sambil menunjuk pakaian pria di depannya yang bolong.


Phoenix dan Naga adalah binatang mitologi yang dikatakan terkuat, bagaimana mungkin mereka terlihat begitu menyedihkan seperti kedua murid Sekte Naga Biru ini ?