Penguasa Culun

Penguasa Culun
Permainan yang di mulai


Victor dan Yuan pun segera bergerak dan membagi dua grup untuk menyerang dan menghancurkan semua bisnis di jalan.


Semua bisnis ilegal yang ada di kota Nozel semua di hancurkan oleh Yuan dan Victor.


Sementara Chris mendapatkan sebuah kabar dari bawahannya.


"boss, ada seseorang yang sedang menghancurkan club kita!" ujar salah seorang bawahan kepada Chris.


"siapa orang bodoh itu?!" tanya Chris dengan keras.


"kami tidak tahu tapi mereka cukup kuat!" ujar bawahannya dengan pelan.


"ternyata masih ada orang yang berani menghadapi kematiannya sendiri!" ujar Chris yang langsung pergi ke Club nya.


Saat Chris sampai ternyata keadaan club nya telah menjadi sesuatu yang sangat menyedihkan.


Para bawahannya di gantung di area club itu dengan memalukan.


Chris yang melihat itu menjadi sangat marah.


Semua kejadian ini sangat mencoreng kredibilitasnya sebagai salah satu pemimpin lingkaran ilegal kota Nozel.


"cepat cari mereka bagaimana pun caranya!" teriak Chris dengan keras.


Chris sangat marah dengan ini semua, dia bahkan bersumpah bahwa pelakunya akan mendapatkan siksaan yang lebih parah di banding bawahannya.


Lagi pula siapa yang benar benar dengan bodoh mencari kematiannya.


Kota Nozel ini adalah kota yang di kuasai oleh tuan Renan dan Master Rey.


Bahkan keluarga kuat dari kota Chigleyville pun akan berpikir puluhan kali untuk membuat masalah di kota Nozel.


Nama tuan Renan dan Master Rey sangat cukup untuk membuat orang orang yang hendak berniat mengacaukan kota Nozel menjadi ketakutan.


Hari ini semua boss di lingkaran ilegal kota Nozel menjadi sangat marah.


Banyak aura mencekam yang berada di jalanan.


Bahkan bisnis tuan Renan pun terkena serangan dari Yuan dan Victor.


Namun hanya satu orang yang wilayah dan bisnisnya tidak terganggu sama sekali.


Bisnis itu milik Bagas yang saat ini masih belum menyadari bahwa badai besar akan datang ke arahnya.


Malam itu pun semua boss lingkaran ilegal kota Nozel pun berkumpul di restoran Everest milik tuan Renan.


Semua boss di lingkaran ilegal kota Nozel datang untuk meminta persetujuan dari tuan Renan.


Karena mereka ingin menyerang bersama sama Bagas dan semua bisnisnya.


"pelayan Fidz? Apa tuan Renan ada di dalam?!" tanya Chris dengan pelan.


"tuan Renan ada di dalam sedang istirahat!" jawab Fidz dengan tersenyum.


"sebaiknya tuan tuan meminum teh ini terlebih dahulu!" ujar Fidz yang memberikan setiap meja sebuah teko yang berisi teh.


"baiklah, kami akan menunggu tuan Renan selesai!" ujar Ginan dengan tenang.


"baiklah, apa anda ingin menambah makanan?!" tanya Fidz dengan ramah.


Satu teh sudah cukup untuk membayar harga informasi yang mereka dapatkan.


Namun dua teh sama saja mereka menjadi orang bodoh.


Teh jenis apa yang di jual seharga sepuluh juta??


Itu adalah pemerasan secara terang terangan, namun bagi mereka itu sudah cukup dengan informasi yang di berikan tuan Renan.


Setelah sekian lama, para boss lingkaran ilegal kota Nozel sudah mulai gusar dan gelisah.


Bahkan Ginan sudah berdiri karena lelah menunggu kehadiran tuan Renan.


"pelayan Fidz!" ujar Ginan kepada pelayan Fidz.


"baiklah, aku akan mencoba menemui tuan Renan!" ujar Fidz dengan tersenyum.


"terimakasih pelayan Fidz, maaf karena telah merepotkanmu!" ujar Ginan dengan sedikit tidak sabar.


Setelah beberapa saat pelayan Fidz pun kembali menemui para boss lingkaran ilegal kota Nozel.


"kemana tuan Renan?!" tanya Chris yang mulai tidak sabar.


"maaf kan saya, tuan Renan tidak bisa bertemu dengan kalian!" ujar pelayan Fidz dengan ekspresi menyesal.


"namun tuan Renan mengatakan sesuatu!" ujar pelayan Fidz yang membuat para boss terlihat senang.


"apa yang tuan Renan katakan?!" tanya seorang boss yang penasaran.


"tuan Renan berkata, sekelompok serigala masuk ke wilayah singa dan harimau!" ujar pelayan Fidz dengan tenang.


Mendengar itu Chris dan Ginan menjadi bingung sekaligus penasaran dengan maksud tuan Renan.


Meskipun mereka semua adalah boss di lingkaran ilegal kota Nozel.


Banyak orang yang ketakutan saat bertemu dengan mereka.


Namun tidak ada satu pun diantara mereka yang menyadari pesan tersembunyi dari tuan Renan.


Bahkan Tora yang dianggap paling pintar diantara boss yang lain pun terlihat bingung.


"baiklah, terimakasih atas informasinya pelayan Fidz!" ujar Chris yang langsung membubarkan dirinya.


Hingga satu persatu boss lingkaran ilegal itu pun membubarkan dirinya dengan pertanyaan di masing masing benak mereka.


Sementara itu di kediamannya Bagas sedang menelpon seseorang dengan serius.


"semua yang kau lakukan akan sia sia!" ujar Bagas yang terlihat tenang.


"semua takan sia sia jika keponakan mu ikut campur dalam permainan ini!" jawab pria dari balik telepon itu.


"yang jelas jangan berani nya kau melibatkan keponakan ku!" ujar Bagas yang mulai emosi.


"hoho kau tidak bisa memaksa ku!" ujar pria itu dan langsung mematikan sambungan teleponnya.


Bagas yang emosi seketika membanting teleponnya.


"sialan kau!!" teriak Bagas dengan keras.