
"Apa kah kamu tuli?!" Tanya Novi dengan raut wajah kasihan kepada Julian.
"Kita tinggalkan saja dia dan makan dengan santai!" Ujar Novi yang menggandeng tangan Rizki.
Melihat pemandangan itu membuat Julian semakin panas di dalam hatinya.
Pria culun itu berhasil mendapatkan wanita cantik yang bahkan dia tidak bisa dapatkan.
Ditambah dengan tertawaan teman temannya karena ejekan wanita itu.
Membuat Julian semakin marah !
Sementara Novi dan Rizki tetap masuk dan duduk dengan santai.
Mereka mulai mencoba memilih makanan yang ada di menu.
Terlihat sekali jika mereka tidak merasa terganggu oleh keributan tadi.
Namun tiba tiba Julian menerobos masuk dan berdiri di meja Rizki dan Novi.
Tatapan matanya sangat tajam dan dingin !
"Tidak ada yang berani menolak ku sebelumnya!" Ujar Julian dengan keras.
"Aku akan memberimu satu kesempatan, habiskan satu hari bersama ku atau..!" Ujar Julian yang sedikit mengancam.
Namun belum selesai Julian berbicara, tiba tiba seorang pria datang dan menampar Julian dengan keras.
Tamparan itu sangat keras hingga menyebabkan Julian terjatuh ke lantai.
Julian menjerit dengan keras dan memegangi pipinya yang memerah !
Dia menatap pria itu dengan sangat marah !
Ada seorang yang berani memukulnya di kota Nozel.
Kota yang bahkan lebih kecil dari Castle Rock !
Tapi faktanya, ada seseorang yang berani memukulnya di kota Nozel hingga dia jatuh ke lantai.
Julian telah belajar ilmu beladiri Karate sebelumnya dan bahkan memiliki peringkat yang sangat tinggi.
Jadi dia bisa dengan mudah untuk menjatuhkan tiga sampai empat orang sendirian.
Tapi pria ini bahkan memukulnya dengan keras dan cepat.
Hingga Julian tidak memiliki waktu untuk dapat menghindari serangan itu.
"Berani nya kau mengatakan seperti itu kepada wanita teman ku!" Teriak pria itu dengan marah.
"Apa kau meminta untuk mati disini?!" Tanya pria itu lagi kepada Julian Dexter.
Wajah pria itu bahkan menunjukan niat membunuhnya kepada Julian Dexter !!
Tiba tiba ada hawa dingin yang menusuk kedalam hati Julian Dexter.
Julian yang ingin membalas ucapan pria itu !
Namun dia tiba tiba berhenti dan ketakutan karena ucapan pria itu !
Ini hawa yang sangat menakutkan !
Julian sadar jika hawa ini bukan lah dari petarung sembarangan !
Lagi pula siapa pria culun itu hingga dia memiliki teman yang sangat kuat !
Jika dia ingin membunuh Julian maka itu akan terjadi dengan cepat !
Pria itu masih menatap Julian dengan ekspresi yang sangat menakutkan !
Novi yang melihat itu terlihat sangat terkejut, dia beberapa kali menatap kearah Rizki.
Tapi Rizki terlihat sangat tenang dan sedikit tersenyum.
Novi menjadi bingung dengan semua ini !
"Apa kau bodoh dan ingin cepat mati?!" Tanya pria lainnya dari belakang.
Tapi tatapan pria yang memukul Julian tetap dingin dan menatap Julian dengan tajam.
Tatapan itu membuat Julian bergidik dengan ngeri !
Pria ini gila ! Dia adalah orang gila yang tidak takut mati !
Julian menjadi tidak terkendali dan segera berlari keluar restoran dengan ketakutan !
Teman temannya yang melihat hal itu segera mengejar Julian dengan cepat.
Setelah mereka pergi Rizki menyadari jika ada satu orang yang tidak pergi dan tersenyum kearahnya.
"Saya memang teman mereka, tapi saya tidak bodoh seperti mereka!" Ujar pria muda itu kepada Rizki.
"Maaf mengganggu kalian!" Ujar pria itu dengan gestur membungkuk hormat.
Setelah semua pemuda dari Castle Rock pergi.
Pria itu berbalik dan melihat kearah Rizki dan tersenyum.
"Frans, bagaimana kau terlihat sangat kuat sekarang?!" Tanya Rizki kepada Frans.
"Aku mengikuti latihan beladiri dari Master Wei dan Master Lao sekarang!" Ujar Frans menjelaskan dengan bangga.
"Apa kah beladiri yang diajarkan mereka menarik?!" Tanya Rizki kepada Frans.
"Mereka sangat hebat bahkan setiap murid disana sekarang memiliki kemampuan yang berbeda!" Ujar Frans dengan senang.
"Wah sepertinya aku harus belajar juga kesana!" Ujar Rizki kepada Frans.
"Itu benar, kau harus bisa melindungi dirimu sendiri sekarang!" Ujar Frans kepada Rizki.
"Ehem!" Ujar Novi yang merasa tidak diajak berbicara.
"Ehh Frans, ini perkenalkan Novi teman ku dari kota Grozz!" Ujar Rizki memperkenalkan Novi.
"Salam, aku Frans Lyle!" Ujar Frans menyalami Novi.
"Salam, aku Novi Fazriah Kusuma dari kota Grozz!" Ujar Novi membalas salam Frans.
"Novi ini teman ku di universitas dan Frans ini teman ku dulu di kota Grozz!" Ujar Rizki memperkenalkan masing masing dari mereka.
"Apa kau ingin bergabung dengan kami?!" Tanya Rizki kepada Frans.
"Tidak perlu, aku juga ada urusan disini!" Ujar Frans yang menolak ajakan Rizki.
"Baiklah terima kasih teman!" Ujar Rizki kepada Frans.
"Aku dengar kau tahun depan akan lulus, selamat yah!" Ujar Frans yang langsung pergi.
Novi yang melihat itu merasa sangat senang.
"Ternyata disini kau memiliki teman yang cukup baik!" Ujar Novi kepada Rizki.
"Itu benar, aku sangat beruntung sekali!" Ujar Rizki dengan senang.
"Tapi apa kita tidak berlebihan?!" Tanya Novi kepada Rizki.
"Apa maksudmu?!" Tanya Rizki kembali.
"Ku dengar keluarga Dexter sangat kuat di Castle Rock!" Ujar Novi kepada Rizki.
"Sepertinya pendengaran mu sedikit bermasalah!" Ujar Rizki meledek Novi.
"Apa kau bilang?!" Teriak Novi dan langsung memukul Rizki.
Mereka berdua pun terlihat sangat gembira dan senang satu sama lain.
Tapi mereka tidak menyadari bahaya seperti apa yang akan menimpa mereka karena meremehkan keluarga Dexter !!