Penguasa Culun

Penguasa Culun
Rencana Yang Berjalan Baik


"Bawa pamanku dan bawa pria itu!" Ujar Rizki yang menunjuk anak buah Victor.


"Bagaimana dengan mayat Roman Braga?!" Tanya Tuan David dengan bingung.


"Biarkan saja, sebentar lagi kita akan menangkap seekor ikan besar lagi!" Ujar Rizki dengan tersenyum.


Tuan David hanya terdiam dan tersenyum ke arah Rizki.


Dia tidak menyangka jika Rizki akan menjadi sehebat ini !


Rizki pun segera mengeluarkan ponselnya dan mencoba menghubungi seseorang.


"Halo, tuan Ernest tolong datang ke hutan yang berada di belakang rumah keluarga Saputra!" Ujar Rizki dengan pelan.


"Baiklah, terima kasih!" Ujar Rizki dengan pelan.


"Kau menghubungi siapa?!" Tanya Tuan David dengan penasaran.


"Aku menghubungi seorang yang pintar dalam pengintaian!" Ujar Rizki dengan tersenyum.


"Apa yang kau rencanakan?!" Tanya Tuan David yang penasaran.


"Kita akan memberikan kejutan langsung kepada mereka!" Ujar Rizki dengan tersenyum.


"Sekarang, aku ingin minta tolong agar kau menemani paman ku!" Ujar Rizki kepada Tuan David.


"Baiklah, aku akan menemani paman mu!" Ucap Tuan David dengan pelan.


"Jaga diri mu baik baik!" Lanjutnya yang langsung pergi bersama para Singa.


Chris dibawa oleh anak buahnya ke rumah keluarga Saputra.


Bagas langsung di bawa ke rumah sakit bersama dengan para Singa dan bawahan Tuan David.


Sedangkan Rizki berdiri menunggu kedatangan Ernest di sana.


"Kau boleh keluar sekarang paman!" Ujar Rizki dengan tenang.


Tidak lama kemudian keluarlah Master Rey dari tempat persembunyiannya.


Dia berjalan keluar dari belakang pohon besar itu dengan pelan dan tenang.


"Apa paman sengaja datang kemari?!" Tanya Rizki dengan tenang.


"Tuan Renan memintaku untuk membantu keluarga Saputra!" Ujar Master Rey dengan dingin.


"Tapi kurasa kalian tidak membutuhkan bantuan ku!" Ujar Master Rey dengan pelan.


"Seperti yang paman lihat, keluarga Saputra akan menjadi lebih kuat sekarang!" Ujar Rizki dengan tersenyum.


"Apa kau ingin menyombongkan diri?!" Tanya Master Rey dengan kesal.


"Tidak juga, aku yakin kau mengerti maksudku paman!" Ujar Rizki dengan pelan.


Master Rey hanya mendengus kesal kepada Rizki dan langsung pergi !


Dia langsung menghilang dengan cepat di telan gelapnya malam ini.


Tidak lama setelah itu Ernest datang !


"Rizki, apa yang membuat mu meminta ku datang kemari?!" Tanya Ernest dengan pelan.


"Paman, seperti yang kau tahu keluarga Saputra baru saja di serang oleh lingkaran ilegal kota Castle Rock!" Ujar Rizki dengan tersenyum.


"Dan kita telah menang, kau melihat mayat itu!" Ujar Rizki menunjuk mayat Roman Braga.


Setelah melihat ketiga mayat itu, Ernest terlihat sangat terkejut !


Karena melihat mayat Bryan berada diantara tiga mayat itu !


"Dia mati karena bertarung dengan paman Bagas!" Ujar Rizki dengan tenang.


"Sudah lah aku ceritakan nanti, intinya dia berkhianat nama aslinya Roman Braga!" Ujar Rizki dengan pelan.


"aku tidak menyangka jika Bryan adalah pengkhianat dan menjadi duri dalam daging keluarga Saputra!" ujar Ernest tidak menyangka.


"Lalu apa aku harus menguburnya? Kau benar benar mengerjai ku!" Ujar Ernest yang terlihat kesal.


"Ide yang bagus! Tapi ada yang lebih penting!" Ujar Rizki dengan tersenyum.


"Apa yang kau inginkan?!" Tanya Ernest dengan kesal.


"Tolong kau mata matai siapa yang akan mengambil mayat ini!" Ujar Rizki dengan serius.


"Lalu kau ikuti dia, jika kau sudah mengetahui sesuatu segera beritahu aku!" Ujar Rizki dengan tersenyum.


"Huh baiklah, aku akan melakukannya!" Ujar Ernest dengan pelan.


"Terimakasih paman Ernest, aku akan kembali untuk memeriksa keadaan paman Bagas!" Ujar Rizki dengan tersenyum.


"Baiklah, aku akan mencari tempat persembunyian!" Ujar Ernest yang langsung menghilang.


Rizki pun segera pergi meninggalkan tempat itu dengan cepat !


Semuanya telah berjalan sesuai dengan rencananya.


Bahkan semua nya tertata dan terprediksi dengan baik.


Hingga kedatangan Master Rey pun Rizki sudah memprediksinya !


Sementara itu Master Rey masuk kedalam sebuah mobil hitam tidak jauh dari rumah keluarga Saputra.


Disana Tuan Renan sedang duduk dengan tenang dan menunggu Master Rey.


"Apa kau sudah mendapatkan jawabannya?!" Tanya Tuan Renan dengan tenang.


Master Rey hanya terdiam dan sedikit mendengus dengan kesal.


"Huh orang yang mengendalikan tiga kota untuk menyerang kita adalah Luis Braga!" Ujar Master Rey dengan pelan.


"Apa informasi ini benar?!" Tanya Tuan Renan yang sedikit terkejut.


"Benar, Bryan yang merupakan tangan kanan Bagas adalah Roman Braga adik dari Luis Braga!" Ujar Master Rey dengan jelas.


Tuan Renan hanya diam dan mendengarkan semuanya !


Dia merasa jika keputusannya akan menjadi akhir dari kehidupannya !


Keluarga Braga adalah keluarga legenda yang terkenal sangat kuat di negara ini.


Tapi tiba tiba mereka semua menghilang secara misterius dan tidak pernah di ketahui keberadaannya.


Bahkan semua nya terjadi dengan begitu cepat !


"Jika benar, maka semua ini akan menjadi sedikit rumit!" Ujar Tuan Renan dengan pelan.


"Lalu bagaimana dengan kekuatan keluarga Saputra?!" Tanya Tuan Renan kepada Master Rey.


"Semenjak kedatangan Rizki, keluarga Saputra menjadi sedikit menakutkan!" Jawab Master Rey dengan dingin.


Tuan Renan yang mendengar itu pun tertawa dengan keras !


"Tidak ku sangka jika Keluarga Saputra akan bangkit secepat ini!" Ujar Tuan Renan dengan tenang.


"Persiapkan semuanya, kita akan menyambut pemimpin masa depan Negara ini!" Ujar Tuan Renan dengan tersenyum.


Mobil itu pun bergerak dengan cepat membelah gelapnya malam ini di kota Nozel !