Menikah Dengan Mafia Arrogant

Menikah Dengan Mafia Arrogant
85. KESALAHAN FATAL IRENE


Felix dan asistennya baru saja sampai di perusahaan Brawitama company. Keduanya melangkah masuk ke dalam dan kemudian bertanya kebagian resepsionis.


"Maaf, ada yang bisa saya bantu, tuan?"


"Bos saya ingin bertemu dengan tuan, Zyano. Apa beliau ada di tempat?" tanya asistennya kepada resepsionis itu.


"Tunggu sebentar saya cek dulu."


Sambil menunggu ternyata tiba-tiba saja mereka malah melihat Zyano keluar dari ruang meeting bersama kliennya.


"Tuan, Zyano." panggil Felix berjalan menghampiri Zyano.


"Kalau begitu saya pamit pergi dulu." ujar Klien Zyano.


"Iya, nanti kalau ada apa-apa hubungi saja asistennya saya." ucap Zyano.


"Iya tuan, senang bisa bekerjasama dengan anda." ujarnya sambil menjabat tangan Zyano.


"Saya juga." balas Zyano tersenyum.


"Kalau begitu biar saya antar sampai kedepan tuan." tawar Dave.


"Yah, terima kasih tuan, Dave."


Setelah itu Dave mengantarkan klien Zyano sampai di depan. Sedangkan Zyano membalikkan badannya menatap Felix berserta asistennya.


"Akhirnya saya bisa bertemu anda tuan, Zyano."


"Sepertinya ada yang ingin anda bicarakan dengan saya." ucap Zyano menyeringai.


"Yah, ada hal yang ingin saya tanyakan dengan anda." jawab Felix.


"Baiklah, kalau begitu kita bicara di ruangan pribadi saya saja." ajak Zyano.


Begitu sampai di ruang pribadi Zyano. Ia mempersilakan Felix dan asistennya untuk duduk. Tak lupa juga Zyano menyuruh Maya menyiapkan minuman untuk mereka.


Felix menatap sekeliling nya. Ruangan bercat putih dengan dekorasi yang mewah itu terlihat sangat nyaman dan begitu luas. Tidak heran namanya saja ruangan pribadi. Tempat dimana Zyano bisa beristirahat ketika dia lelah. Karena ruangan itu juga memiliki satu kamar khusus untuk Zyano tidur. Kadangkala kalau Zyano lembur dia tidur di sana.


"Ini minumannya, silahkan dinikmati tuan." ucap Maya.


"Terima kasih." ujar Felix.


"Sama-sama, kalau begitu saya permisi dulu." ucap Maya pamit undur diri. Membiarkan Zyano dan Felix berbicara.


"Silahkan diminum tuan, Felix." ujar Zyano seraya menyeruput minumannya sedikit.


"Iya, tuan terima kasih."


Zyano menyandarkan punggungnya ke sofa. Ia menyilang kan kedua kakinya seperti bos sambil menatap Felix.


"Jadi, ada urusan apa anda datang kemari?" tanya Zyano.


"Sesuai perkataan saya tadi saya ingin bertanya soal pembatalan kerjasama. Saya masih tidak mengerti apa alasan anda tiba-tiba membatalkan kerjasama padahal proyeknya sudah berjalan setengah." ucap Felix mengatakan tujuannya langsung.


"Ah soal itu bukankah, Dave sudah mengatakan alasannya dengan sekertaris anda?"


"Yah, saya tahu karena dia sudah mengatakan nya pada saya akan tetapi saya tidak mengerti maksud alasan anda. Terlebih lagi anda mengatakan tentang istri saya dan memberikannya saran. Saya jadi semakin bingung. Apa maksudnya itu semua?" tanya Felix.


"Harusnya sebelum anda ke sini anda bertanya dulu dengan istri anda tuan, Felix!"


Felix mengerutkan dahinya. "Kenapa? Bukankah lebih baik saya bertanya langsung dengan anda? Karena anda sendiri yang membatalkan kerjasama kita secara sepihak tanpa alasan yang jelas! Lalu, apa hubungannya dengan istri saya?" tanya Felix semakin tidak mengerti.


"Saya bukan tipe orang yang membatalkan kerjasama tanpa alasan. Kecuali, kalau orang itu telah membuat kesalahan!" tegas Zyano datar.


"Kesalahan apa?"


"Sebelum menjawab itu saya ingin bertanya satu hal dengan anda."


"Apa?" tanya Felix menatap wajah Zyano serius.


"Jangan terlalu tegang tuan, Felix. Cobalah untuk rileks." ujar Zyano mencairkan suasana.


"Ah ya, maafkan saya tuan. Saya terbawa suasana." ucap Felix.


"Iya, terima kasih tuan." Felix pun meminum minuman itu sampai habis. Tenggorokannya nya benar-benar terasa adem. Zyano hanya tersenyum tipis menikmati minuman nya.


"Jadi, apa yang ingin anda tanyakan pada saya tuan, Zyano?" tanya Felix sudah sangat penasaran.


Zyano menyeringai tipis. "Ini hanya pertanyaan simpel. Bagaimana kalau seandainya ada seseorang yang menghina istri anda dan mengatakan hal yang tidak sepantasnya? Apa anda akan marah atau diam saja?"


"Tentu saja saya marah! Saya tidak terima kalau ada yang menghina istri saya entah siapapun itu! Saya tidak akan memaafkan nya begitu saja!" jawab Felix yakin.


"Begitu juga dengan saya! Saya juga tidak akan pernah memaafkan orang yang sudah menghina istri saya entah siapapun dia!" tegas Zyano.


Felix terkejut. "Istri? Bukankah anda belum menikah?"


"Ah ya, saya lupa mengatakan nya pada anda kalau saya sudah menikah satu bulan yang lalu!" ungkap Zyano sambil menunjukkan cincin yang melingkar di jari manisnya.


"Apa? Tapi kenapa saya tidak pernah mendengar tentang pernikahan anda?" tanya Felix shock saat mengetahui nya.


"Yah, karena saya belum mempublikasikan nya ke media. Pernikahan saya hanya dihadiri kerabat dekat saja. Selain itu tidak ada yang tahu." jawab Zyano.


"Ohh begitu tapi apa hubungannya itu dengan pembatalan kerjasama kita?" tanyanya.


Zyano tersenyum kecut. "Sepertinya anda masih belum mengerti ya?"


Felix tersadar. "Tunggu! Jangan bilang kalau istri saya menghina istri anda?"


"Yah, itu benar."


"Tidak mungkin." gumam Felix tak percaya.


"Kalau anda tidak percaya lihat saja video ini!" ujar Zyano menyodorkan ponselnya. Di sana Felix dapat melihat sebuah Vidio yang memperlihatkan bagaimana Irene menghina Katerina dan juga Zahra.


"Tidak hanya menghina istri saya tapi dia juga menghina ibu saya. Itu benar-benar tidak bisa dimaafkan!" tegas Zyano menampilkan wajah datar.


"Saya benar-benar tidak tahu soal ini. Saya juga tidak menyangka kalau istri saya melakukan hal memalukan seperti itu. Saya minta maaf."


"Saya tidak peduli dan juga tidak mau tau urusan rumah tangga kalian. Tapi yang pasti saya tidak suka dengan apa yang istri anda lakukan! Itu benar-benar penghinaan bagi keluarga saya!"


Zyano melanjutkan ucapannya. "Menghina istri saya berarti juga menghina saya dan itu tidak bisa dimaafkan begitu saja! Saya harap anda bisa mengerti hal itu tuan, Felix." ucap Zyano menekankan setiap ucapannya.


Felix terdiam. Ia tidak tahu lagi harus mengatakan apa. Rasanya wajahnya seperti di lempari kotoran. Felix sangat malu dengan apa yang dilakukan istrinya sendiri. Ia tidak memiliki wajah lagi untuk meminta maaf dengan Zyano.


"Saya mengerti." ujar Felix tiba-tiba.


"Saya tidak tahu apakah saya masih pantas meminta maaf. Tapi sebagai suami sudah selayaknya saya mewakili istri saya untuk meminta maaf. Saya tidak akan memaksa anda dan istri anda untuk memaafkan saya karena saya tau itu tidak pantas tapi saya hanya ingin mengatakan itu. Dan saya juga berterima kasih karena anda masih berbaik hati. Padahal anda bisa saja mengusir saya dari sini tapi anda tidak melakukannya." ucapnya.


"Saya bukan orang yang tidak tahu caranya menghargai. Melihat anda yang datang ke sini langsung membuat saya tidak bisa mengusir anda begitu saja. Terlebih lagi hubungan kita di masa lalu juga baik-baik saja. Jadi, saya tidak punya alasan untuk mengusir anda." Tutur Zyano.


"Anda memang baik." Puji Felix.


"Terlalu awal untuk memuji karena saya tidak sebaik yang anda pikirkan!"


"Jangan merendahkan diri sendiri tuan, Zyano. Saya tahu kalau anda orang baik. Itu terbukti dari sikap anda saat ini. Anda tidak terima kalau istri anda di hina. Itu menandakan anda orang yang baik dan penyayang." ujar Felix.


Zyano hanya tersenyum tipis. Ia tidak berniat menjawab ataupun membantah ucapan Felix. Zyano lebih memutuskan diam.


Felix bangkit dari duduknya. "Baiklah, kalau begitu saya pamit pergi karena tidak ada lagi yang bisa kita bicarakan!"


"Yah, silahkan."


Setelah kepergian Felix tadi Zyano duduk kembali ke sofa. Ia bersandar dengan santainya.


"Anda bisa mengatakan itu karena anda tidak tahu bagaimana kehidupan saya di masa lalu tuan, Felix. Entah bagaimana reaksi anda saat tahu kalau orang yang anda puji ternyata sudah banyak membunuh orang. Mungkin saja itu terjadi anda akan menarik kembali ucapan anda." gumam Zyano menyeringai devil.


Bersambung 😎


______________________________________________


Jangan lupa, Like, Vote, Komen dan Share ya guys biar otorr tambah semangat update nya 🥰👍🥰👍🥰🥰


^^^Coretan Senja ✍️^^^