
Saat pintu kantin terbuka, mata semua orang yg ada disana langsung tertuju kpd kelompok Anastasia yg masuk kesana. Mereka terkagum-kagum dgn kelompok nya, karena mereka memiliki wajah bak malaikat.
Vero dkk yg terlihat sangat manis nan cantik, Adrian, Leo dan Jordan yg terlihat gagah dan tampan.
Dia tambah Sherly yg manis dan cantik, membuat mereka selalu menjadi pusat perhatian. Terutama Anastasia yg selalu menjadi primadona mereka, wajah cantik dgn sifat yg dingin, serta wibawa yg ada padanya membuatnya sangat diidolakan.
Meski begitu, mereka tdk pernah menganggap apa yg dibubarkan oleh para siswa yg ada disana. Bukan sombong, tapi menurut Anastasia itu adalah hal yg membuang-buang waktu. Mereka pun terus berjalan tanpa memperdulikan tatapan kagum dari setiap makhluk yg ada disana, dan duduk dimeja kosong yg cukup utk mereka.
" Kakak mau pesan apa? Biar aku yg pesankan." ucap Sherly.
" Apa saja. " jawab Anastasia datar.
" Baiklah. "
Sherly pun pergi bersama Cassandra dan Adrian utk membawakan pesanan mereka. Seperti biasa, Cassandra yg selalu membawa pesanan para gadis dan Adrian yg membawa pesanan para pria. Tapi kali ini Sherly yg membawa pesanan Anastasia.
Saat tengah menunggu pesanan nya datang, Anastasia terus memperhatikan handphone nya, tanpa sengaja ia mendengar ucapan dari meja dibelakangnya yg sedang membicarakan Sherly.
" Hei, apa kau lihat gadis itu?. " siswi A.
" Maksud mu, murid baru itu?. " siswi B.
" Iya, dia terus menempel kpd Anastasia, menurutmu bagaimana?. " Siswi A.
" Alah, paling juga orang yg ingin terkenal disisi jadi mendekati Anastasia dkk lah. " siswi C.
" Menurutku dia agak mirip Anastasia deh. " siswa A.
" Apa benar?. " siswa B.
" Dia cukup cantik, bagaimana jika aku jadikan pacar saja ya. " ucap Siswa C
Iya kira-kira seperti itulah ucapan mereka yg terdengar oleh Anastasia dkk, Anastasia sendiri jadi berpikir mungkin lebih baik jika mereka tahu saja siapa Sherly. Vero dkk kesal mendengar semua ucapan itu, tapi mereka mendiamkan nya karena Anastasia sendiri tdk bertindak.
" Sepertinya mereka tdk mengenali Sherly yg seorang artis deh. " batin Veronica.
Mereka pun hanya mendengar kan apa yg mereka ucap kan, tanpa bertindak tanpa perintah Anastasia. Tdk lama kemudian Cassandra dan Adrian datang membawa makanan mereka.
" Di mana Sherly? " tanya Anastasia.
" Oh, dia masih disana. Dia bilang ingin mentraktir kita, jadi dia masih disana utk membayar. " ucap Cassandra yg dianggukki oleh Anastasia.
Mereka pun memakan makanan mereka sambil menunggu Sherly kembali, namun belum juga lima menit ketenangan mereka saat makan terganggu oleh suara seseorang yg sedang marah.
" Hei, kalau jalan itu pakai mata!!. " bentak seseorang.
Mendengar itu membuat Anastasia dkk merasa terganggu, mereka pun melihat kearah suara itu berasal. Alangkah terkejutnya mereka melihat Merlia dan Yuna dkk yg tengah membentak Sherly, wajah Anastasia pun berubah menjadi dingin karena tdk suka melihat seseorang membentak adiknya.
" Ma.. maafkan aku, aku pasti menggantinya, ko. " ucap Sherly ketakutan.
" Tentu saja kau harus mengganti nya, kau pikir pakaiannya murah apa?. " bentak Yuna.
Kejadian itu membuat seisi kantin membicarakan Sherly yg menabrak Merlia dan menumpahkan minuman ke pakaiannya. Mendengar itu membuat Anastasia semakin tdk senang, Vero dkk dan yg lainnya pun menyadari suasana hati Anastasia yg berubah menjadi buruk.
" Tenang saja aku pasti menggantikan nya. " ucap Sherly.
" Kau pikir dgn kau bicara seperti itu masalah selesai, hah?. " ucap Merlia.
Merlia menjambak rambut Sherly membuat nya meringis kesakitan, dan orang-orang yg ada disana hanya menonton tanpa membantunya. Anastasia yg tdk tahan lagi berdiri dari duduknya, ia berjalan menuju Merlia dan Yuna dkk yg tengah membully Sherly, ia mencengkram tangan Merlia yg tengah menjambak rambut Sherly dgn sangat kuat, membuat Merlia juga meringis kesakitan. Vero dkk dan yg lainnya pun mengikuti Anastasia.
Anastasia menatap mereka dgn tatapan yg tajam, membuat Merlia dan Yuna dkk ketakutan. Merlia pun melepaskan tangan nya, begitu juga Anastasia. Namun tanpa diduga, Anastasia langsung menampar pipi Merlia dgn sangat kuat sampai darah segar mengalir dari bibirnya.
Seisi kantin terlerangah dgn apa yg dilakukan oleh Anastasia, tapi mereka juga tdk berani bicara karena takut dgn tatapan mata Anastasia. Merlia hanya meringis karena pipinya yg sakit, ia juga semakin membenci Anastasia tapi ia tdk ingin memperlihatkan nya.
" Ke.. kenapa kau menampar ku, aku sudah melepaskan nya kan. " ucapm Merlia.
" Itu balasan karena telah membuatnya ketakutan, dan ku peringatkan jauhkan tangan kotormu itu dari adikku. " ucap Anastasia lantang.
Ucapan Anastasia kembali membuat gempar seisi kantin, mereka tdk menyangka kalau Sherly adalah adik Anastasia. Sherly sendiri merasa senang karena Anastasia membela dan mengakuinya di depan semua orang. Merlia dan Yuna dkk pun semakin gemetar setelah tahu adalah Sherly adalah adik Anastasia.
" Aku merasa muak disini, ambil makanan kita dan ikut aku. " ucap Anastasia dingin.
" Siap bos. " ucap Vero dkk yg langsung mengambil semua makanan mereka semua dan pergi mengikuti Anastasia.
Anastasia membawa mereka pergi ke atap utk memakan makanan mereka, disana mereka kembali bercanda dan tertawa seperti biasanya. Tanpa ada yg mengganggu dan memperhatikan mereka.
" Terima kasih telah menolongku kak. " ucap Sherly yg dibalas deheman dari Anastasia.
" Ya ampun Sherly, kenapa kau harus berterima kasih? " tanya Veronica yg merangkul pundak Sherly.
" Karena kalian telah membantuku. " ucap Sherly polos.
" Astaga, kau begitu polos. Sherly kau tdk perlu berterima kasih, kau adalah keluarga Anastasia berarti keluarga kami juga. " ucap Cassandra.
" Itu benar, nona. Lagi pula kami juga tdk menyukai mereka. " ucap Adrian.
" Benarkah? Kenapa?. " tanya Sherly.
" Mereka itu selalu membuat masalah, terakhir kali kami membuat mereka malu disekolah dgn foto-foto mereka yg tdk senonoh, tapi malah semakin menjadi-jadi. " ucap Jordan.
(Itu terjadi setelah penyerangan, Black Panther)
" Memangnya mereka kenapa?. " tanya Sherly.
" Mereka pernah berencana menyingkirkan Anastasia, mereka meminta bantuan kpd kelompok Black Panther. " ucap Katania.
" Tapi pada akhirnya mereka lah yg dibantai oleh kak Nana. " lanjut Leo.
" Heh, maksudnya bagaimana?. " Sherly bingung dgn ucapan Leo.
Mereka pun baru sadar kalau Sherly tdk mengenali mereka, Sherly semakin bingung dgn ekspresi mereka saat ini. Sedangkan Anastasia tengah menyeruput minumannya dgn santai, ia pun kembali meletakkan minumannya dan menatap Sherly.
" Sherly, jika kau ingin berada di sampingku kau juga harus tahu. Aku adalah Leader Darkness Angel dan mereka anggota ku. Iya, kecuali Leo dan Jordan yg merupakan anggota Blood Demon King. " ucap Anastasia santai.
Sherly mematung setelah mendengar apa yg dikatakan oleh Anastasia, ia baru tahu jika kakaknya adalah Leader dari mafia yg langsung melesat menduduki posisi kedua setelah BDK.
" Lalu.... kenapa Leo dan Jordan bersama kakak? " tanya Sherly.
" Hehe... Coba tebak. " ucap Leo.
" Jangan-jangan.... " ucap Sherly menggantung.
" Benar, kak Damian adalah Leader BDK. " ucap Jordan girang.
Sherly kembali mematung mendengar nya, jadi kakaknya adalah mafia peringkat kedua yg otomatis dia menjadi Queen mafia dan tunangannya adalah king mafia.
Vero dkk dan yg lainnya tertawa saat melihat ekspresi tdk percaya Sherly, mereka tdk tahu jika Sherly bisa berekspresi seperti itu setelah mendengar siapa mereka dan Damian. Anastasia hanya tersenyum melihat interaksi mereka, dia sangat senang karena ia memiliki hal lain yg ingin ia pertahanan, yaitu senyum orang-orang yg ada disisinya.