Ceraikan Aku!

Ceraikan Aku!
Bonus 3


Hari berlalu begitu cepat, tanpa terasa persalinan Anna juga sudah semakin dekat. Berbeda dengan saat hamil Satria dulu yang harus merasakan mual muntah sampai tubuhnya kurus, kehamilan kedua ini membuat Anna jauh lebih gemuk hingga membuat Alfaro menyunggingkan senyum tiap kali melihat pergerakan istrinya.


“Kak, tolong bantu aku!” pinta Anna saat akan bangun tidur. Sebenarnya dia bisa sendiri, hanya saja jika bisa mendapat bantuan suami, kenapa harus repot sendiri?


“Jam berapa sih, Ann? Kok kamu udah bangun?” tanya Alfaro sambil mengusap matanya yang masih lengket. Dia merasa hari masih gelap, tapi sang istri sudah merengek minta tolong.


Hamil besar membuat Anna semakin manja, dan Alfaro mengkhawatirkan hal itu. Perut Anna yang besar sempat membuat laki-laki itu mengira anaknya kembar, tapi hasil pemeriksaan mengungkapkan bahwa Anna hamil satu bayi saja.


“Baru jam empat, tapi aku enggak bisa tidur, Kak. Pinggang aku nyeri banget, buat gerak-gerak susah,” jawab Anna.


Sudah beberapa hari ini memang Anna banyak mengeluh karena kehamilannya. Padahal, saat hamil Satria dulu tidak separah ini. Entah kenapa anak kedua mereka begitu manja sampai terus-terusan merepotkan Alfaro.


“Anak daddy udah nggak sabar pengen keluar ya, kok bikin Mommy nggak nyaman sih, Sayang. Jangan gitu dong. Nanti kalau kamu udah lahir, daddy gendong terus, mau ya?” Alfaro mencium perut buncit Anna yang terasa kencang.


“Kak, perut aku kenceng banget rasanya,” keluh Anna yang sepertinya mulai merasakan tanda-tanda persalinan.


“Jangan-jangan, dia beneran mau keluar sekarang, Sayang?” Alfaro menatap Anna dengan sangat bahagia. Kelahiran anak kedua ini pasti akan membebaskan Anna dari rasa tidak nyamannya.


“Enggak tau, Kak. Tapi, belum keluar apa-apa. Tunggu siang aja, baru ke rumah sakit.”


Anna pernah dirawat cukup lama di rumah sakit yang kini membuatnya enggan berlama-lama di rumah sakit. Karena itulah, dia tidak mau dibawa ke rumah sakit jika kondisinya belum parah.


Siang harinya Anna merasakan perutnya mulas. Karena mereka sedang berada di rumah orang tua Anna, akhirnya Alfaro, Satria dan maminya Anna membawa Anna ke rumah sakit.


Sejak mendengar kabar Anna mau melahirkan, Mama Syana juga tak kalah heboh. Wanita yang telah memiliki empat orang cucu dan sebentar lagi akan bertambah itu, mengunjungi Anna ke Australia bersama Shaka dan Rafael. Semantara Alisha tidak bisa ikut karena si kembar baru saja mendapatkan imunisasi.


Sementara itu, Anna sudah di rumah sakit dan siap melahirkan Dokter dan perawat juga sudah bersiap membantunya untuk bersalin. Tiba-tiba, wanita itu minta difoto sebagai kenang-kenangan sebelum melahirkan.


“Kak, kita foto dulu ya. Aku belum punya foto mau lahiran. Dulu pas lahiran Satria kan enggak tahu, tiba-tiba udah lahir aja.”


“Ya ampun, Sayang. Kamu mau dibawa ke ruang bersalin loh,” protes Alfaro.


“Iya-iya, oke. Kita foto dulu.” Alfaro mengalah. Menghadapi wanita hamil itu memang serba salah. Apalagi mau melahirkan begini.


“Oma, Mommy katanya sakit, kok malah foto?” tanya Satria yang kini ditemani oleh neneknya, ibunya Anna.


“Oma juga enggak tahu, Sayang. Mungkin Mommy pengen punya kenang-kenangan foto sebelum melahirkan. Nanti kalau Mommy udah enggak gendut lagi, Mommy pasti ketawa-ketawa lihat fotonya sekarang,” jawab nenek Satria.


Setelah berfoto ala kadarnya, Anna dibawa ke ruang bersalin. Ditemani Alfaro, Anna berjuang untuk melahirkan anaknya.


“Oma, kenapa kita enggak boleh masuk nemenin Mommy?”


Satria yang masih sangat kecil itu selalu penasaran dengan apa yang terjadi di sekitarnya.


“Karena Mommy berdarah-darah. Nanti Kak Satria takut. Kita tunggu di sini aja ya.”


Satria menurut. Dia menunggu dengan sabar sampai akhirnya sang adik dibawa keluar dari ruang bersalin. Bocah itu mengikuti langkah suster yang menggendong adiknya.


“Selamat ya, adikmu perempuan,” kata suster itu.


Wajah Satria tiba-tiba berubah kecewa. “Yah, padahal aku pengennya adik cowok biar bisa main bola bareng.”


,


,


Tenang kakak Sat, kan ada Shaka, Gabriel, Sky, banyak loh cowoknya 😂😂😂 jangan nyuruh mommy hamil lagi ya 🤣🤣🤣


Betwe, kasih usulan nama dong buat adiknya si Sat 😂😂