Ceraikan Aku!

Ceraikan Aku!
Cintai Aku ~ Bab 7


Usai menghadiri pernikahan Alisha dan Rafael, pengantin baru yang lainnya justru memulai perjuangan mereka untuk menghempaskan Catherine. Wanita yang kini menjadi selingkuhan daddy Anna.


Saat ini, Catherine masih berlibur ke Jerman, dan itu menjadi kesempatan yang sangat bagus untuk Anna dan Alfaro membalas perselingkuhan mereka.


Pagi-pagi sekali, Anna sudah memberikan surat persetujuan yang harus ayahnya tanda tangani. Surat itu menyatakan bahwa Anna akan mengambil alih perusahaan dan sudah ditandatangani oleh sang ibu.


“Anna, ini maksudnya apa?” tanya daddy Anna. Laki-laki itu tidak mengetahui rencana apa yang Anna dan ibunya lakukan untuk merebut perusahaan yang sekarang masih berada dalam kekuasaan sang ayah.


“Daddy, aku dan Kak Alfaro sudah menikah, aku berencana untuk mengambil sebagian anak perusahaan milik Hartono agar menjadi milik kita. Tapi, mertuaku pasti tidak akan mengizinkannya. Apalagi, aku tidak memiliki kekuasaan apa-apa di sini,” jawab Anna dengan ekspresi sedih yang meyakinkan.


“Kamu serius, Anna? Daddy kira setelah menikah, kamu akan menetap di Singapura dan menjadi ibu rumah tangga saja.”


Daddy Anna belum percaya sepenuhnya pada sang putri. Meski Anna adalah putri tunggal, tapi karena hasutan kekasih gelapnya, daddy Anna menjadi sulit mempercayai putrinya sendiri untuk memimpin perusahaan yang memang sudah menjadi hak Anna.


“Dad. Daddy sangat tahu ‘kan suamiku itu punya banyak kekuasaan, kerajaan bisnisnya di mana-mana, tapi dia juga punya adik yang tidak kalah hebat. Kenapa waktu itu aku memilih Rafael untuk bertunangan, karena Rafael itu lebih pintar dan jago memimpin perusahaan. Orang tua mereka lebih percaya dengan Rafael, dan yang aku dengar sebenarnya yang akan memimpin tahta kerajaan bisnis itu Rafael,” kata Anna dengan sedih. “Tapi aku sudah menikah dengan Alfaro. Bukankah sekarang aku harus mengubah keadaan? Aku harus membuat Alfaro kuat agar kita bisa mendapatkan lebih dari setengah kekayaan Hartono, bukan?”


Ucapan sang putri membuat daddy Anna gelap mata, kekayaan keluarga Hartono bisa dikatakan imbang dengan kekayaan keluarga Anna. Jika Anna bisa mendapatkan lebih dari setengah, maka keluarga Anna pasti akan masuk keluarga terkaya se-Asia.


Melihat reaksi ayahnya yang hanya diam saja, Anna merasa misinya akan gagal.


Anna tahu, tidak mudah merayu daddynya meskipun dengan iming-iming kekayaan yang lebih banyak, tapi dengan melepaskan kekuasaan itu sangat sulit untuk daddy Anna.


Anna sudah hampir membuka pintu, tapi, tiba-tiba ayahnya memanggil.


“Anna. Apa kamu bisa meyakinkan Arya supaya kamu mendapatkan banyak aset mereka?”


“Sangat yakin, Daddy. Asal, jangan memberitahu menantu kita soal rencana ini.”


Mommy Anna tiba-tiba masuk juga ke ruang kerja suaminya. Dia menghampiri sang suami seakan tidak terjadi apa-apa di antara mereka. Wanita itu mengesampingkan perasaannya yang sakit hati dengan perselingkuhan daddy Anna demi keberhasilan rencana mereka.


“Baiklah. Daddy akan tanda tangani ini, kamu harus bisa merebut semua kekayaan mereka, Anna. Daddy percaya kamu,” kata daddy Anna pada akhirnya.


Anna tersenyum bahagia dan memeluk daddynya, begitu pun dengan sang ibu yang ikut memeluk anak dan suaminya.


“Kita akan menjadi orang paling kaya Daddy, bersiaplah untuk itu.”


Kembang kopinya jangan lupa, terutama likenya ya gaess 🥰🥰🥰