Transmigrasi Gadis Pintar Sesi 2

Transmigrasi Gadis Pintar Sesi 2
Penghubung Dunia Chang'an dan Dunia Bumi


"Aku belum siap, " jawab Rita. Dia tak bisa mengungkapkan kalau dia tahu yang ada di hadapannya bukanlah Yuu yang sesungguhnya. Dia hanya bisa mengulur waktu agar dia bisa kembali ke dunia Chang'an lalu meminta bantuan kepada Nayna.


Meski, dia tak mengetahui keberadaan Nayna, tapi dia harus mencari tahu lokasinya agar dia terhindar dari bahaya. Soalnya, orang yang berpura-pura menjadi Yuu memiliki kekuatan yang lebih hebat darinya.


"Kalau begitu, aku akan menunggumu, " ucap Yuu. Dia bersikeras akan lamarannya itu. Hanya saja, Rita tak ingin menikah dengan orang yang tak dikenal inya itu. Dia harus mengetahui tujuan orang yang berpura-pura menjadi Yuu itu agar tidak ada satu pun kerugian.


"Baiklah, aku akan pergi beristirahat dulu, kau bisa pulang, " ucap Rita. Dia ingin membuat Yuu menjauh darinya. Dia tak bisa melakukan apa-apa bila ada Yuu di sana.


"Kenapa kau menyuruhku pulang? Apakah kau tak ingin bersamaku? " tanya Yuu. Dia ingin tetap dekat dengan Rita demi mencapai tujuannya itu. Namun, dia tak menyangka kalau dirinya akan secepat itu ditolak oleh Rita.


"Hanya saja, aku benar-benar butuh waktu bisa bersamamu. Bisakah kau pulang? " ucap Rita. Dia menggunakan tutur katanya yang lembut demi mengusir Yuu secara halus dari rumahnya itu.


Yuu menatap Rita yang penuh dengan kelelahan dari raut wajahnya itu.


"Baiklah, aku bisa menunggumu sampai kau benar-benar menerimaku, " ucap Yuu. Dia pun menciun keningnya Rita dengan lembut lalu berpamitan kepadanya.


Dia pun pergi secepat kilat dengan kekuatannya itu tanpa ada orang lain yang melihat teleportasi Yuu itu.


Rita yang melihat kepergian Yuu pun bisa bernapas lega. Dia tidak tahu harus berapa lama dia akan berpura-pura di hadapan pria asing yang menyamar Yuu itu.


'Aku tidak tahu, bagaimana dunia Chang'an tanpa adanya kehadiranku. Apakah aku telah gagal? ' batin Rita.


Dia memandang langit sore hari itu, berharap dirinya bisa menemukan jawaban dari misi hingga dirinya kembali ke dunia bumi dengan tubuh yang utuhnya itu. Padahal, tubuh itu harusnya sudah rusak atau tidak berfungsi. Hanya saja, Nayna menggunakan tubuh Rita hingga dirinya bisa bergerak normal kembali.


Rita pun berjalan menuju kamarnya. Dia merebahkan tubuhnya di kasur lalu saat dia memejamkan mata, seseorang memanggik nama palsunya di dunia Chang'an.


"Liu Chang Hai, kapan kau bangun? " tanya Qander.


Degg...


Rita tak bisa membayangkan suara yang memanggilnya itu benar-benar dari dunia Chang'an. Apakah dia bisa kembali setelah dia mendengarkan suara yang ia tolong itu?


Rita pun mencoba membalas panggilan dari Qander. Dia berharap kalau dunia bumi memang terhubung dengan dunia Chang'an. Dengan begitu, dia bisa bolak-balik ke dunia kain tanpa mengkhawatirkan misi maupun rumahnya sendiri.


"Apakah kau bisa mendengarkan aku? " tanya Rita kepada Qander.


Qander yang mendengarkan suara dari penolongnya pun segera menatap tubuh Kiu Chang Hai yang tak bergerak sedikit pun lalu dimana suaranya itu berasal?


"Apakah aku hanya bermimpi akibat mendengarkan suaramu, " gumam Qander yang terdengar oleh Rita.


"Kau bukanlah mimpi, aku hanya belum bisa kembali ke tubuhku, bisakah kau mengetahui lokasi ku berasal? " tanya Rita. Dia berharap kalau Qander memiliki kekuatan seperti dirinya agar dia bisa tertolong dari bahaya.


Qander yang mendengarkan suaranya dari Liu Chang Hai pun terkejut. Dia tak menyangka kalau orang yang menolongnya bisa berpindah ke dunia lain dengan meninggalkan tubuhnya di dunia Chang'an.


"Baiklah, aku akan mencobanya, " jawab Qander. Dia menggunakan kekuatannya itu untuk mendeteksi keberadaan Liu Chang Hai itu laku dia makin terkejut saat dia tahu titik lokasinya Liu Chang Hai. Itu sama dengan letak dirinya berasal.


Qander menggunakan mata hatinya hingga dia dapat melihat jelas wajahnya Liu Chang Hai di dunia bumi. Dia pun mengedipkan matanya berulang kali.


'Bukankah itu tubuhnya Nayna? ' batin Qander saat dia tahu tubuh yang dipakai Rita itu. Dia pun mengernyitkan dahinya akibat kebingungan yang ia labda saat ini.


"Bolehkah aku bertanya tentang dirimu? " tanya Qander secara tiba-tiba kepada Rita.


Rita yang dipanggil oleh Qander pun langsung duduk di tempat kasurnya itu.


"Kau ingin menanyakan apa? " tanya Rita penasaran.


"Aku akan berkomunikasi denganmu lewat cermin di kamarku. Bisakah kau menatap cermin itu? " tanya Qander.


"Baiklah, aku akan mencobanya, " jawab Rita. Dia pun pergi melangkah menuju cermin di ruang hiasnya itu.


Cermin itu pun segera berubah hingga Rita dapat melihat dunia Chang'an di dalam cermin itu. Bahkan, dia bisa melihat Qander lalu tubuhnya yang lain itu terbaring di sana.


"Kau bisa melihatku? " tanya Qander. Dia menggunakan kekuatannya untuk membuat celah di dunia bumi agar terhubung ke dunia Chang'an dengan melihatnya dari mata hati.


"Ya, aku bisa melihatmu, " jawab Rita. Dia sungguh takjub dengan kekuatan yang ada pada Qander itu, tapi dia tak menyangka kalau Qander yang berasal dari dunia bumi itu bisa menggunakan kekuatannya secara alami, tidak seperti dirinya yang selalu terkena tipu muslihat.


"Kau berasal dari dunia bumi? " tanya Qander serius kepada Rita.


"Ya, maafkan aku yang membohongimu, " jawab Rita. Dia tak menyangkal atas pertanyaan dari Qander itu. Toh, dia sudah melihat dirinya yang ada di dunia bumi. Jadi, dia tak bisa mengelak lagi.


"Aku tahu kau pasti menganggapku sebagai orang asing yang baru di kenal olehmu, tapi karena kita berasal dari dunia yang sama, bisakah kau mempercayaiku? " tanya Qander.


"Ya, aku bisa saja mempercayaimu. Toh, kamu sudah mengetahui ini semua, " jawab Rita.


"Baiklah, bisakah kau memberitahuku, siapa yang membawamu ke dunia bumi? " tanya Qander tanpa basa-basi lagi.


"Dia mirip seseorang yang aku kenal di dunia bumi, tapi dia menyamar dengan wujudnya itu. Aku tidak tahu, siapa orang sesungguhnya yang membawaku ke dunia bumi ini? " jawab Rita.


Qander yang mendengarkan itu pun berusaha berpikir keras. Dia tak bisa diam begitu saja. Mengingat dirinya sedang dikejar oleh orang-orang Dark Eyes yang meminta dirinya sebagai pewaris. Dia takut kalau Rita dibawa oleh orang-orang yang membawa Rita itu. Namun, Dark Eyes tak mungkin mengetahui dunia bumi.


"Apakah kau mengetahuinya? " tanya Rita lagi.


"Aku belum bisa memberikanmu jawaban. Kau bisa pahami situasi orang yang membawamu ke dunia bumi. Aku akan berbagi informasi denganmu melalui cerminmu di dunia bumi, " ucap Qanader.


"Kalau aku terus-menerus menggunakan cermin ini, apakah dia takkan mengetahuinya? " tanya Rita lagi.