Transmigrasi Gadis Pintar Sesi 2

Transmigrasi Gadis Pintar Sesi 2
Firasat


"Sepertinya aku mendengarkan suara wanita, " ucap Yuu yang masih di tubuh Iwan itu.


Dia pun segera duduk di bebatuan dekat air terjun ini. Dia merasakan aura masuk ke dalam tubuhnya.


Yuu mencoba mengintai rapalan penyembuh yang ada di air terjun itu. Dia merasakan sebagian kekuatan raja tiga dimensi itu tersembunyi di dalamnya lalu saat dia sedang duduk itu dia dapat membuka lingkaran black Hole lainnya.


Dia pun segera memasukinya tanpa ada rasa penasaran sedikit pun kalau lingkaran black Hole itu bisa jebakan atau tidak.


Yuu yang sudah memasukinya pun langsung berada di tengah-tengah labirin.


Dia pun mengernyitkan dahinya dengan lokasi yang ia Terima itu tidaklah semudah yang ia kira. Apalagi, dia mendapatkan serangan tak terduga dari arah belakang. Dia pun langsung terbang untuk melewati itu tapi barrier dari labirin itu membuat dirinya terjatuh.


"Kau pendatang baru! " seru labirin itu.


Yuu yang mendengarkan labirin itu bersuara pun langsung mendarat sempurna dari kejatuhan yang dibuat labirin itu.


"Apakah tidak ada lagi yang datang selain aku? " tanya Yuu.


"Ada, dia sama sepertimu, " jawab labirin itu. Dia melihat salah satu wanita yang datangnya hampir sama dengan Yuu, tapi dia sengaja memisahkan tempatnya itu.


"Lalu dimana dia sekarang? " tanya Yuu. Dia ingin melihat orang yang masuk bersama di labirin yang sengaja ia undang itu di air terjun. Lebih tepatnya, dia meninggalkan sebuah tanda yang membawa satu orang masuk ke tempatnya. Dia merasakan auranya itu begitu familiar. Jadi, dia ingin sekali melihatnya.


"Ada di ujung, " jawab labirin itu datar.


"Kenapa kau memisahkan kami berdua? " tanya Yuu.


"Itu pantas buat menguji kalian berdua, " jawab labirin itu tanpa adanya rasa bersalah sama sekali.


"Kenapa kau harus menguji kami berdua? " tanya Yuu lagi.


"Aku tidak bisa menjawabnya untuk alasan itu, jadi kau bisa mencari tahunya sendiri, " jawab labirin itu. Dia pun segera membuat goncangan dalam labirin itu hingga tanah bagian bawahnya labirin itu terbuka.


Yuu pun memasuki roda rintangan labirin tahap pertama.


Sesuatu yang kosong itu benar-benar ada di tempat yang Yuu pijaki saat ini. Saat dia tengah melangkah serangan panah hampir mengenai tubuhnya, dia pun lngsung menghempaskan panahnya itu dengan kekuatan apinya.


Panah pun musnah bagaikan abu yang terbakar.


"Ini membuatku teringat pada novel yang mendapatkan banyak jebakan setiap kali melangkah, " gumam Yuu.


Yuu pun berusaha terbang, tapi dia dihalangi sebuah penjaga bertubuh raksasa yang berwujud kepiting. Itu dinamakan perwujudan setengah manusia dengan setengah kepiting saat ini.


Kepiting itu nyaris mencapit tubuhnya Yuu lalu dia pun menghindarinya dengan susah payah.


Dia tidak pernah tahu kalau jebakan atas dan bawah memiliki kesamaan untuk menghalanginya keluar dari labirin itu. Dia makin curiga dengan apa yang ada di luar labirin itu.


Saat dia tengah turun lagi kepiting itu hanya diam dan tidak melawan. Namun, saat dia terbang, kepiting itu benar-benar menghalanginya.


***


Di sisi lain Liu Chang Hai yang mencari Yuu pun langsung menuju ke tempat air terjun itu. Dia segera menemukannya.


Dia memperhatikan Yuu dari jauh hingga dirinya melihat black Hole di hadapannya Yuu itu. Dia yang tidak ingin meninggalkan Yuu pun ikut memasuki black hole itu bersama dengannya.


Dia kira dirinya dapat tempat yang sama dengan Yuu. Namun, dia memiliki tempat yang berbeda hingga dirinya seorang diri harus memecahkan labirin itu sendiri.


Dia ingin menghancurkan labirin itu dalam sekali serangan yang ia lakukan di tubuh barunya itu. Namun, dia berubah pikiran.


Dia tidak tahu akibat dari provokasi kekuatannya itu bisa mengakibatkan hal yang lainnya. Dia juga tidak ingin mencelakai Yuu karena kekuatannya itu. Dia belum tahu kalau Yuu memiliki kekuatan sebanyak apa.


Dia pun juga bertanya-tanya kepada dirinya sendiri, apakah kekuatannya benar-benar absolut seperti di dalam novel? ataukah tidak?


Kalau kekuatannya benar-benar absolut itu akan mudah baginya menempuh perjalanan bersama Yuu. Namun, bagaimana kekuatannya hanyalah setengahnya itu?


Liu Chang Hai masih terdiam dan belum berani melangkah sedikit pun untuk keluar dari labirin itu.


"Kau terlalu banyak berpikir, " seru bayangan dirinya yang tak ia duga sebelumnya.


Dia pun menoleh kalau dirinya memiliki cerminan lain tentang dirinya sendiri.


"Kau... " ucap Liu Chang Hai tak bisa berkata-kata kalau dirinya memiliki bayangan lain di sisiNya secara tak terduga.


"Ya, aku adalah kau. Kita memiliki wujud yang sama tapi dengan hati yang berbeda, " ucap bayangan Liu Chang Hai sendiri.


"Kenapa bisa? " tanya Liu Chang Hai sendiri.


"Kau yang membuatnya sendiri, " ucap bayangan Liu Chang Hai.


Liu Chang Hai yang mendengarkan itu pun mengernyitkan dahinya. Dia tidak pernah berpikir kalau dirinya dapat membentuk bayangannya sendiri. Bagaimana bila bayangan itu perwujudan dari yin dan yang bertentangan? Bukankah itu akan membahayakan dirinya?


"Aku tidak pernah membuat dirimu, " sangkal Liu Chang Hai.


"Kau tidak akan menyadarinya saat kau sudah memiliki nama lain di dunia Chang'an ini, " jawab bayangan Liu Chang Hai itu. Dia duduk dengan arogan sambil menggunakan kekuatannya itu dan melayang tepat di hadapan Liu Chang Hai sendiri.


"Apakah kau selalu bertingkah arogan begitu? " tanya Liu Chang Hai benar-benar polos. Dia tidak tahu apa-apa tentang dunia yang ia pijaki saat ini. Terlebih dirinya sudah menanggung nama lain dunia Chang'an ini.


"Ya, aku adalah karakter yang bertentangan denganmu yang polos itu! " seru bayangan Liu Chang Hai. Dia sambil menoleh kesana kemari. Dia baru tahu kalau dirinya sedang berada di labirin yang paling ia benci.


"Aku tidak polos, " sangkal Liu Chang Hai sendiri.


"Terserah dirimu, tapi aku paling tidak suka dengan tempat ini, " ucap bayangan Liu Chang Hai lalu dia pun menggunakan satu jarinya hingga labirin pun benar-benar terbelah dua.


Kerusakan yang dilakukan bayangan Liu Chang Hai itu mampu mempertemukannya dengan Yuu.


Dia yang melihat serangan begitu dhasyat pun tak mempercayai dengan apa yang ia lihat. Tak lupa, dia pun melihat Liu Chang Hai sendiri.


Yuu segera menghampiri Liu Chang Hai tapi sesuatu barrier memblokir pertemuannya itu.


Liu Chang Hai yang mendoaatkan kebahagian untuk bertemu dengan suaminya Yuu itu hampir lepas kendali, tapi bayangan itu benar-benar menghentikannya sambil memberikan barrier itu agar Yuu tak dapat menemui dan mendengarkan mereka berdua.


"Apa yang kau lakukan? " tanya Liu Chang Hai.