
"Aku akan membawamu ke tempat itu, " ucap mutiara bulan itu. Dia pun membawa Sanjaya ke tempat tersembunyi.
Tempat itu ialah tanah tersembunyi yang terbelah. Dia memasuki lubang tanah yang utuh dengan kekuatannya. Tempat itu berhiaskan dengan obor-obor ynag menernagi jejak langkah mereka berdua setiap mereka melangkahi nya lalu air pancurna berada di setiap sisi tebing hingga ruangan tengahnya menunjukkan seutas tali yang bisa mengangkut merek berdua ke lantai atas di tanah tertinggi itu bagaikan lift, tapi diiringi dengan kekuatan yang berselimut kna cahaya.
"Indah banget tempatnya, " ucap Rita. Dia bisa menyaksikan tempat rahasia yang dibicarakan oleh mutiara bulan itu.
"Apa kau menginginkannya? " tanya Aung.
"Aku ingin pergi ke tempatnya secara langsung, bukan sekedar kita berdua menonton saja, " ucap Rita.
"Kalau begitu memohonlah kepada mutiara bulan agar kau bisa kesana bersamaku, " ucap Aung. Dia tengah bahagia melihat wajah adiknya tersenyum itu.
Rita pun menggelengkan kepalanya.
"Ada hal yang lebih penting daripada melihat ini, kita belum tahu berapa banyak permohonona yang bisa dikabulkan oleh mutiara bulan itu. Aku takut mutiara bulan memiliki batasannya, " ucap Rita.
"Kau benar sekali, kita harus melihatnya sampai akhir, " balas Aung.
"Sesudah sampai di lantai atas, mutiara bulan menaruh Sanjaya di depan baru es yang utuh lalu dia pun menggunakan beragam elemen dari berbagai sisi untuk tubuhnya Sanjaya.
Tak lupa, dia pun mematikan ruangan itu selama proses pemulihan Sanjaya. Lebih anehnya lagi, saat ruangan belum dimatikan mutiara bulan sudah membuka pakaiannya.
"Apa yang akan mereka berdua lakukan? " tanya Rita kaget. Dia tidak bisa melihat rekaman ini.
Tangan kekar Aung pun menutup kedua matanya.
"Rekaman itu akan langsung ke sesi pembunuhan kedua orang tua kita, jadi proses pemulihan itu benar-benar tidak direkam seutuhnya, " ucap Aung.
"Masa? Kau yakin mereka tidak melakukan apa-apa di tempat gelap dan hanya berdua itu? " tanya Rita memastikan.
"Aku juga tidak yakin karena rekamannya saja tidak ditunjukkan secara detail, " jelas Aung. Dia pun menggaruk-garukkan kepalanya.
Rita pun menunduk lemas.
Dia tidak pernah tahu trmpat transmigrasi yang ia pijaki saat ini banyak sekali adegan yang tidak bisa ia digantikan seperti adegan plus-plusnya.
Dia mengingat pertama kalinya dia ber transmigrasi berada di tubuh Nayna. Parahnya lagi, dia sedang bercinta dengan Petrix dan dia merasakan bagian bawahnya itu. Dia tidak bisa memikirkan masa depannya lagi di sini. Dia harus segera kembali ke dunianya dengan menuntaskan misi yang gagal dari Nayna maupun Iwan. Dia tidak bisa mengambil risiko lebih tinggi dengan melihat hal-hal itu lagi.
"Adik, " sapa Aung kepada Rita.
Rita masih melamun saat disapa oleh Aung. Dia masih dalam bawah sadarnya yang mrmikirkan misi Nayna dan Iwan yang diambil alih kepadanya dengan Yuu.
Aung yang melihat Rita melamun pun merasa khawatir. Dia segera menyadarkan Rita dengan mencium bibirnya.
Rita yang mendapatkan ciuman tak terduga dari Aung pun segera sadar.
"Apa yang kakak lakukan? " tanya Rita. Dia segera memundurkan langkahnya.
"Aku hanya ingin menyadarkan dari lamunanmu saja, " jawab Aung tersenyum.
"Tapi kenapa kakak menciumku? " tanya Rita tak percaya dengan apa yang Aung lakukan. Bukankah Aung hanyalah kakak dari pemilik tubuh ini, kenapa dia bisa seenaknya untuk mencium bibir bagaikan seorang kekasih saja?
"Bukankah itu akan lebih efektif menyadarkanmu adikku? " ucap Aung lagi.
"Itu hanya dilakukan oleh pasangan kekasih yang saling mencintai kak, " ucap Rita. Dia mencoba menjelaskan arti dari ciuman bibir itu sangatlah penting, termasuk bagian dari keluarga harus mengetahuinya sebelum kesalahpahaman akan semakin menyebar.
"Maksudmu kakak tidak boleh menciummu? " tanya Aung.
"Tentu saja itu tidak boleh kak, " jawab Rita. Dia masih tidak mengerti dengan tindakan Aung yang makin aneh setelah dia melihat tontonan mutiara bulan bersama Sanjaya. Apakah itu memiliki efek yang mengerikan? Ataukah dia terbawa napsu liat dari tontonan itu?
Rita masih berpikir soal rekaman itu tidak memperlihatkan jelas seperti xxx lainnya. Jadi, apa yang dilakukan Aung saat ini? Apakah dia benar-benar ingin membantunya? Ataukah memiliki tujuan lain?
Rita harus mengetahuinya dengan jelas sebelum dia mengambil keputusan yang salah.
"Harusnya itu boleh berdasarkan Dark eyes itu, " ucap Aung. Dia terlihat kecewa kalau adiknya mengatakan tidak boleh bersentuhan bibir karena adanya ikatan keluarga.
"Apa yang diajarkan oleh mereka kak? " tanya Rita mencari tahu.
"Aku masih mempelajarinya sebagian belum keseluruhannya. Dia hanya mengatakan kalau kita sebagai laki-laki yang memiliki adik perempuan diperbolehkan mencium bibirnya, itu menunjukkan kasih sayang kita dan memperkuat kekuatan kita sebagai pengikut dark eyes, " jelas Aung.
'Itu namanya aliran sesat, aku harus segera menghancurkan dark eyes sebelum ajaran itu merajalela, ' batin Rita.
***
"Kalau ya kenapa? " ucap seseorang bertopeng itu tanpa ragu.
"Haha, dasar pengecut, " tawa Iwan.
Seseorang itu pun langsung menggunakan duri dari akar pepohonan agar menancap di tubuh Iwan hingga kulit itu pun berlumuran darah. Bahkan benar-benar terkoyak kulitnya dari Iwan itu.
"Jangan mengatakan hal yang tak berguna, " ucap seseorang yang bertopeng itu.
"Kau yang hanya bisa seseorang tanpa kekuatan, bukankah itu namanya pengecut, " ehek Iwan. Dia tidak mengerang kesakitan melainkan semakin mengumpat orang yang menggunakan topeng itu.
"Kau yang mengejrkku tak lebih sampah dariku, " ucap orang yang bertopeng itu. Dia pun menggunakan kekuatannya untuk menanam benih dari Dark Eyes ke tempat Iwan itu.
Namun, Iwan salu memberontak setiap saat. Dia tidak ingin menjadi bonekanya Dark Eyes.
"Kau benar-benar tak tahu malu, menginginkan diriku menjadi boneka, aku lebih baik daripada menjadi bonekamu, " ucap Iwan. Dia ingin mengigit lidhanya agar bisa mati, tapi orang yang bertopeng itu benar-benar menghentikannya tepat waktu.
"Kau tidak bisa melarikan diri dari takdirmu, " ucap orang yang bertopeng itu lalu dia pun memberikan benih hitam itu ke tenggorokannya Iwan dengan paksa.
Iwan yang tak ingin memakannya pun memberontak, tapi seluruh tubuhnya dibuat kamu oleh orang bertopeng itu.
"Selamat kau akan menjadi pengikut Dark Eyes dan kau juga akan melawan istrimu sendiri. "
Iwan yang mendengarkan itu pun mengeluarkan air matanya, tapi saat benih hitam itu telah masuk ke seluruh meridian nya. Matanya benar-benar hitam bagaikan hidup dalam perintah.
Orang yang menggunakan topengnya itu mendapatkan kesenangannya tersendiri. Dia begitu bahagia kalau percobaannya dengan Iwan bisa sukses seperti ini tidak dengan orang lain yang selalu gagal.
Dia sudah membunuh banyak orang demi eksperimen boneka dari Dark Eyes itu.
"Apa kau merasakan sesuatu? "