Transmigrasi Gadis Pintar Sesi 2

Transmigrasi Gadis Pintar Sesi 2
Nama Lain


"Kamu siapa? " tanya Rita. Dia terlihat sudah lemah akibat dari penyiksaan segel itu baik fisik dan mental secara terus-menerus itu.


Tanda yang diberikan dari Nayna itu pun mengubah wujudnya menjadi roh paus yang menemani Rita dalam penderitaan itu.


"Ikan paus, " gumam Rita tak mengerti dengan keberadaan ikan paus itu menghalangi segel formasinya Rita.


"Kau harus memiliki nama lain di dunia ini sesegera mungkin, " peringat paus itu.


Rita yang sudah kehilangan mentalnya di balik penyiksaan segel itu hanya menutup matanya lagi.


"Aku pun sudah tidak tahu namaku sendiri, kau memintaku untuk meminta nama lain dunia ini, " ucap Rita dingin.


Roh ikan paus yang melihat keadaan Rita semakin parah pun memberikan hadiah kotak mutiara.


Kotak mutiara itu pun bersinar dalam air itu. Rita merasakan sensasi aneh itu, dia merasa ada kehangatan dalam tubuhnya saat ini.


"Hangat, " gumam Rita. Dia hampir saja mati tanpa pemberian roh kotak mutiara itu.


Kotak mutiara itu pun memberikan nyanyian yang mengelilingi Rita. Tak hanya itu saja, Ubur-ubur pun mengelilingi Rita yang masih dalam segel formasi itu.


Rita yang masih tak sadarkan diri pun bertemu dengan bayangan putih bersayap.


"Rita, " panggil bayangan putih bersayap itu.


"Siapa kau? " tanya Rita. Dia merasa alam bawah sadarnya sudah tidak ada pengaruh mental buruk lagi dengan sinarnya bayangan putih bersayap itu. Dia merasa segar saat ini untuk bertanya. Walaupun begitu, tubuhnya masih belum sepenuhnya pulih sampai dirinya menggunakan nama lain dunia yang ia tempati saat ini.


"Namaku Annchi sebagai bidadari yang mengawali tuanku sebelumnya. Aku disini bertugas untuk memberikanmu sebuah nama atas perintah tuanku, " ucap Annchi.


"Siapa tuanmu? Kenapa tidak tuanmu saja yang kesini? " tanya Rita bertubi-tubi.


Annchi yang mrndengarkan itu pun hanya tersenyum. Dia hanya memberikan langkah maju lalu memberikan selendangnya kepada Rita.


Selendang itu pun bergerak sendiri di tubuh Rita hingga dirinya terbungkus bagaikan kepompong dalam selendang Annchi itu.


"Apa yang mau kau lakukan kepadaku? " teriak Rita kesal atas perbuatan yang semena-mena dari Annchi itu. Bukannya dia menjawab, tapi dia pun menambahkan mahkota di atas rambutnya Rita yang berubah wujud bagaikan jaring-jaring laba dalam selendang kepompong itu.


"Uhmmm, " lirih Rita. Dia tidak bisa berbicara saat ini karena sudah masuk dalam perangkapnya Annchi itu. Dia tidak tahu akan sesuatu yang terjadi dalam pembentukan dirinya dalam selendang kepompong yang dipadu dengan jaring-jaring Laba-laba itu memberikan kesakitan tiada tara seperti membentuk setiap tulangnya agar menjadi kuat.


"Aku tahu apa yang ada di pikiranmu, tapi aku berbuat ini demi kebaikanmu, " ucap Annchi itu. Dia tidak memberitahukan kalau proses itu demi pembentukan ulang di tubuhnya sebagai queen of the sea itu.


Proses itu dinamakan pembentukan tulang-tulang sumsum yang ada di tubuhnya Rita.


Sebelum Annchi memberikan nama, dia harus mengubah keseluruhan yang ada di tubuhnya Annchi itu agar layak memandang grlar queen of the sea itu.


Tak hanya itu saja, dia pun memberikan energi dunia Chang'an kepada Rita. Itu adalah nama dunia yang mereka tempati saat ini.


Rita yang sudah dalam kepompong selendang ditambah dengan jaringan Laba-laba itu pun merintih kesakitan. Dia benar-benar sudah tenggelam dalam selendangnya itu.


"Kau harus menerima proses yang sedang aku lakukan ini kepadamu, " ucap Annchi. Dia menggunakan telepati nya kepada Rita.


Rita yang tadinya tidak bisa menjawab pun bisa membalasnya melalu telepati batinnya.


"Proses aneh apa yang kau lakukan kepadaku benar-benar membuat diriku kesakitan, " oceh Rita. Dia tidak menyangka kalau proses untuk memberikan nama ada tahap yang paling menyakitkan.


Kalau di dunianya tidak perlu bertele-tele dengan proses yang ia lakukan sekarang. Sungguh berbeda dengan dunianya. Itulah yang bisa Rita pahami saat ini.


"Dunia Chang'an berbeda dengan dunia bumi yang kau tempati, " jelas Annchi itu.


"Bukankah dunia itu sama? Hanya berbeda wilayahnya saja, " balas Rita. Dia tidak mengerti maksud dari Annchi yang menerangkan dunia Chang'an itu.


"Itu berbeda. Dunia Chang'an ini terlahir dari bulan-bulan yang terpecah dua hingga membentuk dua sisi yang berbeda antara Chang'an dan bumi, " jelas Annchi.


Selama proses penjelasan itu, Rita mendapatkan inti kristal yang sudah terbentuk di dahinya.


"Aaa argghh, " teriak Rita saat inti kristal itu berada di dalam dahinya. Energi kristal itu benar-benar mengalirkan di setiap jaringan tubuh yang ada pada Rita itu.


"Itu adalah proses inti kristal sebagai energi kehidupanmu di dunia Chang'an ini. Kau benar-benar sudah berpisah dengan tubuh tuanku melalui proses ini, " ucap Annchi.


Rita masih tidak mengerti dengan perkataan dari Annchi itu akibat rasa sakitnya benar-benar mengalir di setiap sandinya itu.


Annchi yang mengerti dengan maksud dari kesakitan Rita pun menjelaskannya lagi selama proses itu.


"Kau tidak perlu menggunakan tubuh Nayna yang merupakan tuanku saat ini. Kau sudah memiliki tubuh baru yang memiliki hak penuh di dunia Chang'an ini. Itu artinya kau sudah diakui sebagai orang di dunia Chang'an ini, " jelas Annchi.


Penjelasan itu pun dapat dimengerti oleh Rita. Rasa sakitnya telah menghilang hingga dirinya bisa bertanya lagi kepada Annchi.


"Kalau begitu, apakah aku tidak perlu melakukan misi itu? Apakah aku juga tidak bisa kembali ke duniaku setelah mendapatkan tubuh baru? " tanya Rita bertubi-tubi kepada Annchi itu.


"Soal itu aku tidak tahu sebelum kau menanyakan itu sendiri kepada tuanku bernama Nayna, " ucap Annchi itu.


Rita merasakan keanehan di balik penjelasan Annchi itu. Kalau tuannya itu bernama Nayna, mengapa tidak disebut dengan nyonya?


Rita dibuat lupa kalau Nayna yang sedang ia cari ialah orang yang dibicarakan oleh Annchi itu. Itu adalah proses yang sengaja Annchi lakukan agar Rita dapat fokus terhadap anugrah nama baru yang akan disandangnya kelak dalam tubuh barunya itu.


Rita yang ingin bertanya tentang sebutan panggilan itu terasa kelu dalam mengatakannya kepada Annchi.


Dia yang sedang melamun pun melupakan proses perubahan yang terjadi kepada dirinya. Tanpa ia sadari semuanya terlepas dari tubuhnya Rita dengan sinar yang begitu terang.


Pakaian kunonya pun berubah warna sebiru air yang dihiasi dengan lambang tetesan air di setiap sudut kainnya itu. Perhiasannya pun dihiasi dengan lambang air di dalamnya. Dahinya pun telah diberikan tanda kristal yang hidup.


"Selamat datang di dunia Chang'an, " sambut Annchi.


"Jadi siapa namaku saat ini? " tanya Rita.