Transmigrasi Gadis Pintar Sesi 2

Transmigrasi Gadis Pintar Sesi 2
Mutiara Bulan Marah


"Kau harus mendengarkan aku dengan tidak ikut campur, " ucap mutiara bulan itu.


"Kalau aku tidak bisa mematuhi perintahmu, apa yang akan kamu lakukan kepadaku? " tanya Rita.


"Aku akan menyerangmu saat ini, " jawab mutiara bulan itu tanpa ragu.


"Kalau begitu seranglah aku, " tantang Rita.


"Apa kau yakin akan menerima serangan ku? " tanya mutiara bulan memastikan.


"Kenapa kau ragu saat mau menyerangku? Apakah itu hanya pergelokan biasa yang membuatku mundur? " gertak Rita.


"Kau jiwa lain yang tak harusnya disini, bila kau menerima serangan ku misimu takkan selesai, dan tubuh di duniamu sebagai Rita takkan ada lagi, " ucap mutiara bulan itu.


"Kenapa kau mengetahui identitas ku? " tanya Rita.


"Namamu bukan dunia ini dan aku mengetahui semuanya yang tak kau ketahui. Apa kau benar-benar ingin melawan ku? " ucap mutiara bulan itu.


Rita yang mendengarkan itu pun tak mempercayai perkataan dari mutiara bulan. Dia hanya menganggap omong kosong belaka.


Dia pun menggunakan gelombang air sebagai pemicu serangan untuk menenggelamkan hutan beringin itu.


Nayna yang melihat pergerakan aneh pun segera mundur dari tempatnya Rita dan mutiara bulan itu.


Dia tidak bisa melihat yang aneh selain serangan air itu. Padahal, apa yang ia lihat bagaikan renungan biasa bukanlah perbincangan dengan seseorang. Itulah yang terlihat oleh Nayna yang masih menggunakan tubuh Rita itu.


Dia pun menggunakan barrier tak terlihat sekaligus perlindungan diri dari serangan gelombang air itu.


Mutiara bulan yang mengetahui serangan dadakan dari Rita pun memantulkan gelombang air itu.


Rita pun yang mendapatkan pukulan telak dari air yang ia keluarkan sendiri pun benar-benar terhempas begitu saja.


Dia pun tidak menyerah saat dia sudah berada di dalam lautan itu, tapi dia mendapatkan serangan dari binatang laut hingga dia terbentur dengan karang hitam.


Dia pun berusaha mengubah wujudnya sebagai queen of the sea itu. Pakaian yang ia gunakan pun berubah menjadi warna putih dengan penampilannya sebagai dewi air.


"Perubahan apapun yang kau lakukan takkan bisa melawan ku, kau tak memiliki nama dunia ini selain namamu di dunia asing itu. Aku dapat memastikan dirimu takkan bisa hidup di dunia ini, " ancam mutiara bulan itu.


Rita yang mendengarkan ancaman dari mutiara bulan itu berusaha semaksimal mungkin untuk melawannya. Dia pun langsung menggunakan elemen airnya dalam menarik hutan beringin yang merupakan wujud smaaran dari mutiara bulan itu.


Mutiara bulan yang mengetahui elemen air yang digunakan Rita bukanlah elemen yang biasa pun mengubah strateginya. Dia pun langsung mengubah wujudnya sebagai roh manusia dengan penampilannya bagaikan bulan yang selalu bersinar itu. Tak hanya itu saja, pakaiannya pun bermandikan mutiara yang tak biasa.


Rita yang melihat wujud hutan beringin itu hilang pun langsung mencari keberadaan mutiara bulan yang menghilang secara mendadak itu.


Mutiara bulan tak mengungkapkan wujud roh manusianya terhadap Rita. Dia menggunakan wujud tak terlihatnya saat ini demi menghadapi Rita.


"Aaarggh, " teriak Rita.


"Itu adalah hukumanmu yang menginginkan rasa ikut campur tanpa mengetahui posisimu sebagai penyebrangan dunia lain, " geram mutiara bulan itu.


"Aku tidak tahu kalau kau begitu kejam, " ucap Rita. Dia masih memegang lehernya dan menahan rasa sakit yang tak biasa itu.


"Aku bisa kejam dan baik secara bersamaan tergantung situasinya. Namun, aku bisa saja membebaskanmu dengan memberikanmu nama dunia ini hingga kau bisa merasakan euforia yang tak biasa dari duniamu itu, tapi tetap saja kau tidak boleh ikut campur atas keluarganya Aung, " tawar mutiara bulan itu.


"Aku tidak akan menundukkan diriku padamu, " jawab Rita keras kepala.


"Aku akan memberimu waktu hingga esok hari. Apabila kau tak segera menundukkan dirimu kepadaku, kau takkan bisa berada di dunia ini ataupun duniamu sendiri. Kau akan segera musnah dengan kehancuran jiwa yang kau bangun sendiri demi melawan ku, " ucap mutiara bulan itu meninggalkan Rita di dalam air.


Rita yang mendapatkan penyegelan di balik lehernya itu pun berusaha naik ke atas air, tapi rumput laut tidak membiarkan Rita pergi. Seluruh tubuhnya benar-benar terlilit dengan rumput laut itu.


Tak hanya itu saja, karang hitam yang ia bentur itu pun menjadi segel formasi yang mengelilinginya.


Rita yang berusaha memberontak pun langsung disengat oleh formasi yang mengelilinginya.


"Aaarggh, " teriak Rita lagi. Dia merasakan tubuhnya benar-benar terkoyak baik jiwa dan raganya. Dia merasa bodoh karena telah memanggil tubuh queen of the seanya disini. Jadi, dia tidak bisa menggunakan tubuh dari adiknya Aung itu.


Penyiksaan dari segel itu bagaikan tubuh yang dimutilasi lalu disatukan kembali hingga berulang kali. Dia tidak menyangka kalau mutiara bulan benar-benar menggunakan cara yang kejam dalam mengatasinya. Padahal, itu hanya masalah kecil untuk ikut campur dalam keluarganya Aung.


Dia berpikir mungkin saja keluarganya Aung bukanlah keluarga biasa melainkan keluarga yang memicu kemunculannya Dari Eyes. Namun, dia pun menggelengkan kepalanya. Kalau keluarganya Aung ada hubungan dengan Dark Eyes, dia tidak mungkin dipaksa menjadi pengikutnya. Apakah ada kekuatan tersembunyi? Ataukan rahasia lain di balik itu yang tidak boleh diketahui orang lain?


Saat dia sedang memikirkan itu, dia pun langsung dilawan lagi oleh segel pikiran hingga ketakutan dalam mentalnya pun benar-benar dijatuhkan. Pikiran Rita menjadi kosong saat itu.


Nayna yang mengira serangan itu sudah selesai pun langsung terjun ke dalam air. Dia dapat mengetahui kalau orang yang dibawa dalam elemen itu benar-benar tidak naik kembali ke atas air itu. Dia benar-benar mengkhawatirkan orang itu. Dia merasakan aura yang familiar saat itu.


Dia tidak dapat melihat pertarungan yang sesungguhnya itu karena tubuhnya yang ia pakai dari dunia lain sehingga penglihatannya benar-benar dibatasi oleh keadaan.


"Aku merasakan kekuatan yang luar biasa di dalam air ini, " gumam Nayna.


Sayangnya, dia tidak dapat menemukan apapun dalam air itu. Dia benar-benar dibatasi oleh penglihatannya sebagai tubuh Rita itu.


"Aku harus menggunakan tubuh baru, agar aku bisa mengetahui gelombang kekuatan yang luar biasa ini, " ucap Nayna penuh tekad itu.


Dia pun segera pergi tanpa mendapatkan hasil apapun. Dia pun menyimpan tandanya di dalam air itu agar ada orang yang mau menyelamatkan yang ia lihat saat dia ditenggelamkan dalam elemen air itu.


"Aku yakin dia bukanlah orang jahat, tetapi dia menemukan lawan yang salah, " gumam Nayna. Dia pun pergi hingga tanda dari kekuatannya pun menghampiri Rita.


"Rita, " panggil seseorang itu.