
...Romance 81. Lahan Emas Tanah Suci....
Sebuah perkebunan yang berwarna emas menyinari lahan yang ada di tanah suci. Hal itu membuat Arya dan Elsa tersenyum senang.
"Wow ... Aku tidak menyangka, semua sayuran berubah menjadi emas!" seru kagum Elsa.
Arya yang melihat itu, dia juga ikut terkagum. "Legenda tanah suci benar-benar terjadi!" gumam Arya.
Lalu, Elsa menoleh kearah Arya. "Arya, kita berhasil!"
Arya yang menyadari itu, dia juga menoleh kearah Elsa. "Iya, kita berhasil!"
Lalu, Arya dan Elsa pun saling bertukar senyum.
Setelah itu, Elsa yang sangat gembira nya. Dia berlari kearah kebun itu dan Arya tersenyum kecil lalu, mengikuti nya dari belakang.
Setibanya di kebun itu, Arya dan Elsa memeriksa sayuran dan buah yang ditanam disana benar-benar berubah warna menjadi emas.
Elsa yang penasaran, dia pun mengambil salah satu sayuran yaitu Wortel yang mana warna Wortel itu mirip seperti emas murni.
"Apa Wortel ini bisa dimakan ya?" ucap Elsa seraya memperhatikan Wortel yang ada di tangan nya.
Seusai itu, Elsa pun mencoba memakan nya namun, Arya memegang tangan nya dan berusaha untuk menghentikan Elsa.
"Elsa, bahaya! Mungkin saja buah ini jadi beracun karena telah berubah warna!" seru Arya.
Elsa pun tersenyum lebar, "Senang nya! Aku melihat kamu khawatir!"
Arya pun menghela nafas mendengar komentar Elsa. Lalu, Arya pun mengambil Wortel yang diambil oleh Elsa dan menyantapnya.
Lalu, sesaat Arya menyantap nya. Dia pun mengangkat kedua alis nya. Melihat itu, Elsa menjadi penasaran.
"Bagaimana? Enak?"
Arya yang sambil menguyah, dia menoleh kearah Elsa. "Enak?" Arya memberikan Wortel yang dipegang nya. "Cobalah!"
Elsa pun mengambil Wortel itu dan menyantapnya. Lalu, sesaat kemudian. Dia juga menaikan kedua alis dan memegang pipinya.
"Wuahh ... Wortel ini benar-benar enak!" gumam senang Elsa seraya menguyah makanan.
Arya pun tersenyum menatap Elsa yang sedang menguyah. Lalu, tidak lama. Elsa pergi ke tanaman yang lain dan mengicipi nya juga yang mana dia lagi-lagi terkagum.
"Yang ini juga enak." Elsa beralih ke tanaman yang lain. "Yang ini juga ... Ini juga!"
"Seperti nya kita sukses menyuburkan tanah ini," ucap Arya seraya melihat sekeliling lahan tanah suci.
Mendengar komentar itu Elsa turut melihat sekeliling juga. "Iya, kita telah berhasil. Legenda yang ada di buku telah terbukti." Lalu, Elsa menghampiri Arya.
"Terimakasih, Arya," ucap Elsa.
"Iya, sama-sama."
Lalu, Elsa berbalik badan kembali dan menatap lahan emas. "Aku harap Dewi kesuburan akan datang."
"Dewi kesuburan?"
Elsa pun menoleh kearah Arya, "Iya, menurut buku. Jika seseorang berhasil menanamkan tumbuhan di lahan tanah suci dan mendapatkan keemasan maka Dewi Kesuburan akan datang memberikan berkat nya dengan bayaran semua tumbuhan yang ada di lahan ini."
"Oh, benarkah?"
Sesaat kemudian, Arya merasakan ada nya kehadiran sosok kasat mata yang memegang celana nya.
Menyadari itu, Arya pun mengunakan fitur [Magic Sense].
"Shion, aktif kan fitur Magic Sense!" seru batin Arya.
Kling!
Sesaat kemudian, pandangan mata Arya pun berubah yang mana dia melihat sang kakek Kurcaci, Ael dan sosok peri, Eri.
"Kakek Ael, Eri!" sapa Arya.
Elsa yang mendengar sapaan Arya itu membuat nya terkejut. "Arya? Siapa Kakek Ael dan Eri?"
Arya menoleh ke arah Elsa, "Kakek Ael, seorang kurcaci dan Eri sosok peri. Mereka penunggu dari pulau Sumeru ini."
"Arya, siapa gadis cantik ini?" tanya Eri.
"Dia pacar ku," jawab Arya.
Elsa yang mengetahui bahwa sosok itu mempertanyakan dirinya, dia pun memperkenalkan diri.
"Hei, Kakek Ael. Eri. Salam kenal! Aku Elsa!" ucap Elsa seraya melambaikan tangannya.
Eri dan Kakek Ael sontak melihat kearah Elsa dan memberikan lambaian tangan juga namun, Elsa tidak mampu melihat nya.
"Salam kenal juga!" jawab Eri.
Mengetahui Elsa tidak bisa melihat mereka, Arya pun mendeskripsikan nya. "Elsa, mereka senang dan melambaikan tangan juga."
"Benarkah, terimakasih."
Setelah perkenalan itu, Eri dan Kakek Ael berjalan menghampiri perkebunan yang mana tidak lama kemudian kurcaci yang lain datang dari belakang Kakek Ael.
"Indahnya!"
"Sudah puluhan tahun, kita tidak melihat ini!"
"Wuahh .."
....
Beberapa komentar dilontarkan para Kurcaci yang membuat Arya tersenyum.
Tidak lama kemudian, datang sebuah kumpulan butiran cahaya keemasan dari lahan itu yang berkumpul dan membentuk sosok tubuh Manusia.
Elsa yang sebelumnya tidak bisa melihat sosok kasat mata tiba-tiba, dia mampu melihat butiran cahaya emas tersebut.
"Arya, itu apa?" tanya Elsa yang sedikit ketakutan.
Arya pun hanya diam namun, dia mendengar kakek Ael. "Akhirnya, sang Dewi Kesuburan datang!"
Mendengar itu, Arya pun menjawab sesuai dengan perkataan Kakek Ael.
"Elsa, kita kedatangan sosok yang kamu Tunggu!" ucap Arya yang menoleh kearah Elsa.
"Siapa?" tanya penasaran Elsa yang melihat kearah Arya.
Lalu, Arya kembali melihat sekumpulan butiran cahaya itu yang mana berlahan terbentuk lah sosok wanita berambut gelombang. "Dewi Kesuburan."
Elsa pun kembali melihat kearah kebun dan dia tersenyum senang lantaran cahaya itu berlahan memunculkan sosok wanita cantik dengan rambut bergelombang disertai dengan gaun putih.
Lalu, berlahan cahaya emas itu menghilang dan sosok Dewi kesuburan itu menyapa Arya dan lain nya.
"Berkat roh tanah Suci bersama kalian!" ucap Dewi Kesuburan dengan senyuman kecil.
Dan, itulah pertama kali Arya bertemu dengan sosok Roh Tanah Suci, Sang Dewi Kesuburan.
...# System Of Romance #...
Dewi Kehidupan (Elle Fanning )