
...Romance 101. Arya dan Yua....
Disaat Arya sedang berada di cafe Sunrise, dia pun melihat ada Yua yang sedang berjalan seorang diri dengan earphone serta rambut nya yang di tutup Hoodie.
"Yua?" gumam Arya.
Dan, Yua pun masuk ke minimarket dan mengambil keranjang belanjaan. Setelah itu, Dia memilih-milih bahan makanan yang ingin di beli nya.
Ditengah itu, Yua tanpa sengaja bertemu dengan Arya. Yang sebenarnya, Arya lah yang sengaja ingin bertemu dan berbincang dengan Yua.
Lalu, saat Yua ada di samping Arya. Dia pun menoleh dan menyapa nya.
“Oh, kamu gadis yang waktu tadi," sapa Arya.
“Hm,” jawab dingin Yua yang tidak mempedulikan Arya. Lalu, dia mengambil makanan ringan dan meninggalkannya.
“Hei, tunggu!” seru Arya seraya menyusul Yua.
Yua tetap tidak mempedulikannya bahkan saat keluar dari Minimarket akan tetapi Arya menemaninya dibelakang Yua.
“Hei, nona! Bahaya jika kamu berjalan sendiri! Oiya, kita belum berkenalan? Siapa namamu?Apa kamu tidak mengenalku?” tanya Arya yang bertanya terus menerus selama perjalanan.
Yua yang mendengarkan hal itu, dia pun menghentikan langkahnya dan menoleh kearah belakang.
“Berisik!” umpat Yua.
Arya yang mendengar Yua, dia tidak tersinggung malah hanya tersenyum senang.
“Oh, ternyata kamu bisa bicara. Aku pikir bisu,” ledek Arya
Arya pun menyusul Alice dan berjalan disampingnya dengan terus mengoceh tapi tidak ada satu pun yang ditanggapi oleh nya bahwa mereka sampai di rumah susun mereka dan naik bersama menuju kamar Yua bahkan mereka naik lift bersama.
Lalu, Yua yang tanpa bahasa langsung melangkah keluar dari lift meninggalkan Bayu.
Melihat itu Arya tersenyum kecil. Lalu, dia yang menduga sesuatu mencoba memancing nya.
“Gadis kecil, kalau kamu main MAO. Cari saja aku, Arc!” seru Arya.
Yua yang mendengar itu, dia sontak menghentikan langkahnya lalu menoleh kebelakang lagi untuk melihat Arya yang sedang berdiri dekat lift.
“Arc? Mungkin kah? Tidak, yang benar saja ada hal kebetulan seperti ini,” batin Yua.
Lalu, Yua berjalan kembali dan masuk kedalam unit nya.
Setelah mengurus beberapa pekerjaan, Arya pun kembali ke MAO.
Yang mana saat itu avatar Arya, Arc sudah mencapai level 100 dan peringkat S di Guild Petualang. Hal itu tentu Arya lakukan dengan bantuan Viki yang mampu menganalisa dan farming secara terus menerus.
Maka dari itu, Arya pun pergi ke kota labirin dan setibanya disana terlihat lah sebuah pintu besar warna hitam berdiri ditengah kota.
"Jadi, itukah Dungeon of Chaos?!" gumam Arya seraya melihat pintu hitam tersebut.
"Oi, bodoh! Apa kamu berencana untuk masuk ke sini sendirian?!" seru Alice.
Arya yang melihat dan mendengar itu, dia pun menghentikan langkahnya dan memberikan senyuman kepada Alice.
"Hei, Alice! Apa kabar nya?" sapa santai Arya dengan senyuman lebar.
Alice yang melihat itu, dia pun sontak kesal dan menghampiri Arya.
"Yoi, kamu kemana saja? Sudah beberapa hari, aku menghubungi mu melalui menu pertemanan tapi tidak kamu balas! Cih! Menyebalkan!" ucap Alice seraya melipatkan tangan nya.
Mendengar itu, Arya sontak tersenyum lebar. "Maaf, setelah ini. Aku berjanji akan membantu mu membuat rekor!" ucap Arya.
Alice pun menghela nafas panjang, "Dasar! Sifat mu berbeda sekali dengan status mu." Lalu, Alice melihat Arya dengan senyuman kecil. "Kakak pemilik rumah susun. Bukan, pemilik dari pulau Sumeru, Kak Arya!" ucap Arya.
Arya yang mendengar itu, dia pun tertawa kecil. "Ketahuan kak oleh sosok kakak tomboi dan galak, Kak Yua!"
"Tunggu! Aku tidak galak ya! Kalau kamu sudah mengenal ku, pasti kamu tahu kalau aku gadis yang baik," ucap bangga Alice.
Arya pun tertawa kecil kembali, "Iya, ya. Aku percaya!"
Saat Arya tertawa kecil, Yua pun ikut tertawa juga.
"Lalu, bagaimana, Bos? Apakah mau aku temani menaklukkan Dungeon ini?" sambung tanya Yua.
"Kalau iya, apa bayaran nya?" tanya Arya.
"Traktir aku makan. Bagaimana?" ucap penawaran Yua.
"Oke, tidak masalah. Mohon bimbingannya!" ucap Arya seraya memberikan tangan nya.
Yua pun menerima tangan itu dan mereka pun berjabat tangan.
"Baiklah, ayo kita berangkat!" seru Arya seraya melepaskan tangan nya dan melanjutkan langkahnya.
"Iya, Ayo kita taklukkan dan cetak nama kita di Dungeon ini!" sambung Yua yang menyusul langkah Arya.
Dalam langkah nya, Arya terpikir sesuatu. "Kak Yua, bagaimana kamu tahu kalau akan kesini dan nama Avatar ku Arc?"
"Bukankah kakak sendiri yang memberitahu nama Avatar nya kakak. Lalu, aku mencari informasi nya lebih rinci dari Kak Carl," jawab santai Yua.
Arya yang mendengar itu, dia pun teringat saat mengantar Yua ke unit nya.
"Oh, iya juga ya," sambung Arya dengan senyuman lebar.
"Dasar," sambung Yua yang juga tersenyum lebar.
Dan, tidak lama kemudian mereka pun masuk kedalam Dungeon Of Chaos.
...# System Of Romance #...