
...Romance 164. Tiga bulan kemudian .....
3 bulan kemudian ...
Kesuksesan Arya semakin pesat bahkan menjadi halaman utama di berita bisnis ekonomi sebagai Pebisnis termuda yang memiliki uang bersih 2 kuadrilliun Rupiah.
Tidak hanya itu, Saga juga dikenal sebagai Pebisnis dermawan yang sering menyumbang dan berkunjung ke banyak panti asuhan, rumah yatim, panti jompo, rumah orang-orang terlentar dan miskin bahkan donatur untuk beberapa penampungan dan perlindungan hewan seperti kucing dan @njing.
Itu semua terpapar di seluruh media yang pastinya internet yang saat ini Saga membaca nya di pesawat jet pribadinya.
Melihat itu, Arya tersenyum bangga. Lalu, suara pemberitahuan dari pilot mengatakan bahwa sebentar lagi Arya akan tiba di Metropolis Jakarta.
Arya menghentikan aktifitasnya dan melihat langit dari balik jendela.
"Kakek, Ibu, ayah. Semoga dengan ini aku bisa memenuhi harapan kalian!" batin Arya seraya senyum di wajahnya.
Beberapa saat kemudian, jet pribadi Arya pun landing di bandara Halim Perdanakusuma. Karena disana lah, Arya membeli garasi pesawat pribadinya.
Sesaat pesawat landing, dua mobil Jeep Wrangler hitam yang menutupi mobil Limousine Roll Royce hitam menghampiri pesawat jet pribadi Arya.
Lalu, beberapa orang berpakaian jas hitam keluar dari mobil dan berjaga termasuk Raya.
Selain itu, disalah satu mobil keluar Adira dengan pakaian gaun hitam dan mantel bulu menatap pintu pesawat yang sudah terbuka.
Sesaat kemudian, keluarlah Arya dari pesawat yang mana Adira sontak menghampiri nya dan memeluk lengan kanan Arya. Sedangkan, para penjaga membungkukkan badannya.
Meskipun Arya sudah menikah, Adira masih pacar dari Arya dan hubungan itu direstuinya oleh Elsa. Sebenarnya, Arya bisa saja menikahkan Adira untuk menjadi istri kedua akan tetapi, Adira menolak nya dan ingin tetap menjadi kekasih nya Arya.
Hal itu lantaran Adira masih sibuk dengan mewujudkan mimpi nya yaitu membuat Humanoid yang memiliki kemiripan dengan manusia mencapai 99 persen dan maksud kedatangan Arya ke Metropolis Jakarta untuk menguji coba versi Alpha dari Humanoid tersebut.
Dalam perjalanan dengan mengunakan Limousine Roll Royce, Adira duduk disamping Arya dengan ekspresi yang senang.
"Adira, bagaimana dengan perkembangan Alpha?"
Mendengar pertanyaan itu, Adira pun sontak memberikan sebuah berkas tebal kepada Arya. "Arya, semua nya jaringan sudah hijau dan tinggal hanya menguji coba kan nya!"
"Jadi, begitu ..."
Setelah memberikan laporan nya, Adira bertanya ke hal yang lebih pribadi. "Bagaimana keadaan Kak Elsa?"
"Baik dan dia sudah hamil dua bulan."
Mendengar itu, Adira sontak senang. "Benarkah, senang aku mendengar nya yang berarti kamu sudah mau menjadi ayah dan aku memiliki anak tiri!"
Arya pun sontak melontarkan senyum kearah Adira. "Kamu bisa saja, Adira!"
"Hehehe ..." tawa kecil Adira lalu, dia pun menaruh kepalanya di paha Arya. "Sekalipun aku bukan istri mu tapi aku senang mendengar nya."
Arya pun mengelus-elus kepala Adira. "Aku akan wujudkan mimpi mu dan menikah lah dengan ku!"
Adira pun melihat kearah Arya dan memberikan jawaban dengan anggukan kepala disertai senyuman.
Lalu, Arya pun juga membalas nya dengan senyuman.
Beberapa saat kemudian, Arya dan kelompok nya tiba di Thousand Island yang mana salah satu pulau nya merupakan fasilitas dan laboratorium pusat Eden Technologi.
Dan, setibanya disana juga Arya disambut hangat oleh para ilmuan dan tim mekanik yang mana mereka juga mengantarkan ke ruang uji coba Humanoid, Alpha.
Lalu, Jeremy yang sudah berada di ruangan itu sontak menyambut Arya dengan merangkul Arya dan mengajak nya ke sebuah tabung besar di tengah ruangan tersebut.
"Akhirnya kamu datang, Arya! Aku perkenalkan! Humanoid pertama yang memiliki kecerdasan super AI Viki milik mu, Alpha!"
Melihat itu, Arya tersenyum kecil. "Mengagumkan! Ini benar-benar seperti manusia!"
Alpha merupakan humanoid tercanggih yang baru saja di ciptakan oleh perusahaan Eden.
Setelah memperkenalkan humanoid itu kepada Arya, Pak Jeremy pun meminta Arya untuk membawa nya ke rumah nya. Awal nya Arya sempat menolak nya namun, pak Jeremy memaksanya.
Dan, Arya pun membawa ke rumahnya yang mana hal itu dipertanyakan oleh Istrinya, Elsa.
"Jadi, apa yang akan kamu lakukan dengan Humanoid cantik ini?" tanya Elsa yang berdiri disamping Arya.
Saat Elsa bertanya seperti itu, Arya pun terpikir sesuatu. "Aku akan coba memasukkan beberapa sihir didalam nya."
"Apa sihir?! Bukankah itu berbahaya?"
Arya pun menoleh kearah Elsa dan mengelus-elus kepala nya, "Tidak masalah. Percaya kepada ku!"
Seusai itu, Arya mengeluarkan robot itu dari Box dan mendirikan nya. Tidak lama juga Arya menempatkan salah satu fitur didalam nya.
"Living Poltergeist."
Dengan kemampuan Living Poltergeist, Alpha menjadi sosok Arya yang baru dengan bantuan sistem AI Viki didalam nya.
Setelah itu, Arya mundur beberapa langkah dan memberikan perintah.
"Alpha buka mata mu!"
Sesaat kemudian, alpha membuka mata dan melihat sekeliling nya. Lalu, kembali melihat Arya.
Arya pun menyambut nya dengan senyuman, "Selamat datang, Alpha!"
Melihat senyuman Alpha, dia pun ikut tersenyum.
"Selamat pagi, kakak!" Alpha menoleh kearah Elsa. "Kakak, ipar!"
Elsa yang mendengar itu dan melihat ekspresi Alpha membuat Elsa sangat senang. "Imut nya!" seru senang Elsa yang sontak memeluk Alpha.
Alpha pun menerima dengan senyuman kecil.
Dan, sejak itu Alpha menjadi penduduk Sumeru. Meski dirinya hanya robot namun, diterima oleh para penduduk.
Di tempat lain, Pak Thomas yang sedang berada di kantor walikota. Dia pun menghela nafas panjang.
"Dasar... ada-ada saja mereka," ngeluh Thomas seraya menggelengkan kepalanya.
Bu Rose yang tidak jauh dari pak Thomas menjadi penasaran dengan keluh kesah dari suami nya.
"Ada apa?"
"Menantu kita, ada-ada saja dia. Masa ada robot yang bikin tanda kependudukan."
"Wuah ... bagus dong. Jadi, kota ini berisikan banyak ras," respon senang Bu Rose.
Mendengar respon itu, Pak Thomas menghela nafas panjang lagi. "Kamu juga ikut-ikutan!"
Bu Rose pun tersenyum lebar.
Beberapa hari kemudian, Alpha mulai beraktivitas seperti layaknya manusia dan dia pun diterima oleh masyarakat pulau Sumeru.
...# System Of Romance #...