
...Romance 124. Dewi Tanah, Artemisia dan Permintaan nya....
Setelah beberapa lama pembangunan, akhirnya rumah untuk Aurora pun jadi yang mana sebuah rumah kayu berlantai di tepi gerbang keramat meski terlihat sederhana dari luar namun, saat tiba didalam desain perabotan dan beberapa artefak membuat rumah itu terlihat mewah.
Tidak hanya itu, Arya juga membangun rumah Aurora itu sudah lengkap dengan elektronik, perabotan dapur dan sebagainya meskipun awalnya Aurora tidak mengerti namun, dia ingin belajar menjadi manusia seutuhnya.
Seusai rumah terbangun, Aurora pun menikmati hidupnya sebagai manusia di rumah tersebut.
Lalu disaat Arya pulang sekolah, dia melihat ada Aurora sedang bermain dengan Garfield dihalaman perkebunan nya.
Melihat nya, Arya pun mempercepat langkah dan menyapa nya seraya memberikan hormat.
"Nona Aurora, Anda datang! Maaf, mungkin Nona sudah menunggu lama."
"Tidak apa." Aurora menoleh kearah Arya. "Aku yang datang mendadak."
Seusai itu Aurora yang awalnya jongkok, dia pun beranjak diri seraya menggendong Garfield.
Melihat itu, Arya pun tersenyum kecil. "Nona Aurora, ada apa? Apakah nona membutuhkan sesuatu?"
Aurora pun tersenyum kecil dan menggelengkan kepalanya. "Bukan, aku tapi ada yang ingin menemui mu, Arya."
"Siapa?" tanya Arya.
Saat Arya bertanya seperti itu, Aurora pun menoleh kesamping dan Arya mengikuti arah pandang nya.
Lalu, rumput yang ada disamping Arya tiba-tiba tumbuh dengan cepat dan merambat hingga setinggi badan manusia.
Arya yang melihat itu, dia pun sedikit terkejut dan menoleh kearah Aurora.
"Ada apa ini, Nona Aurora?"
"Jangan takut, beliau sama seperti ku! Sang Roh tanah dari Tanah Suci, Dewi Artemisia!" jawab Aurora seraya memperkenalkan seseorang yang Arya belum ketahui.
Mendengar itu, Arya pun mengembalikan pandangan kearah samping dan terlihat lah sosok wanita cantik, tinggi dengan memiliki telinga yang panjang dan rumput yang mengintari nya menyusut.
Lalu, Dewi Artemisia memberikan senyuman kecil terhadap Arya dan melangkah satu langkah kedepan.
"Salam kenal, Wahai manusia berbudi luhur, Arya Juana! Aku Artemisia senang bertemu dengan anda!" ucap Dewi Artemisia dengan senyuman kecil.
"Senang bertemu dengan anda, Dewi Artemisia!" jawab Arya dengan menundukkan kepalanya.
"Tuan Arya, jangan panggil aku Dewi! Panggil saja." Artemisia menoleh kearah Aurora. "Sama seperti yang kamu panggil untuk Aurora!"
"Arya, angkat kepala mu! Ada sesuatu yang ingin ku pinta dari mu!" seru Artemisia.
Arya pun menegakkan kepalanya dan melihat kearah Artemisia. "Katakan saja, Nona Artemisia! Selama itu berada didalam kemampuan ku maka aku akan memenuhi nya!"
"Sungguh, pria yang rendah hati! Pantas saja Sang Dewi Kesuburan menaruh minat kepada mu!" puji Artemisia.
Aurora yang mendengar itu, dia pun hanya tersenyum. Begitu pun Arya.
"Sebentar lagi akan ada sosok manusia terpilih juga untuk mengurusi tanah suci yang baru!" ucap Artemisia.
Mendengar itu, Arya pun mengerut keningnya. "Tanah Suci yang baru? Apa maksud, Nona?"
"Kepadatan penduduk manusia semakin meningkat, teknologi semakin canggih dan kepercayaan terhadap makhluk astral semakin berkurang. Jika, penghuni Pulau Sumeru tidak mencari tempat yang aman. Maka kami akan punah," jawab Artemisia.
"Karena alasan itu juga aku ingin menjadi manusia dan mempelajari nya," sambung Aurora.
"Aku mengerti. Jadi, siapa kah sosok manusia itu?"
"Seorang pemuda yang memiliki darah Java. Dia memiliki bakat untuk membangun sebuah dimensi baru!" ucap Artemisia.
"Aku paham. Aku akan membantu nya seratus persen dan dia tiba di pulau Sumeru," jawab Arya.
"Terimakasih, Arya!" ucap Artemisia dengan menundukkan kepalanya.
Sesaat kemudian, rumput yang ada dibawahnya berkembang kembali dan menutup dirinya kembali sampai sosok nya pun menghilang.
Setelah itu, Aurora pun berpamitan.
"Terimakasih, Arya. Aku juga pamit dan mampir lah sesekali ke rumah."
Arya pun mengangguk kepalanya, "Iya. berhati-hatilah, Nona Aurora!"
Aurora pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya juga. Setelah itu, dia pun meninggalkan Arya.
Lalu, Arya menoleh ke langit. "Aku jadi penasaran, siapa kah yang sosok pemuda yang dipilih oleh Nona Artemisia itu," gumam Arya.
...# System Of Romance #...
Dewi Tanah Artemisia (Cate Blanchett)