System Of Romance

System Of Romance
System Of Romance | Romance 63


...Romance 63. Pembalasan Tomo....


Hari Senin pun datang kembali yang mana Arya melakukan aktifitas sekolah dan dirinya juga belum mendapatkan kabar dari ibu nya Ken.


Arya dan Jin Woo bisa memaklumi nya lantaran dia CEO dari perusahaan besar dan terkenal bahkan Ibu nya lebih memilih karir nya daripada putra nya sendiri.


Ken merupakan anak ketiga dari Jin Tae Ri maka dari itulah, Ken seperti terasingkan oleh keluarga nya sendiri. Walaupun begitu, Ken hidup bahagia bersama paman nya di pulau Sumeru.


Di sekolah Arya beraktivitas seperti biasa namun, berbeda dengan Tomo. Sejak titik Meridian terbuka pesona nya juga semakin meningkat hingga beberapa siswi mencuri pandang kepada nya.


Arya yang melihat itu, dia pun tersenyum bangga. Lalu, sesaat kemudian Haruka datang seraya berkomentar.


"Tomo seperti orang yang berbeda saja."


"Begitu kah, biarkan saja. Tomo tetap lah Tomo," jawab Arya.


Dan, perubahan Tomo sampai berpengaruh di kelas nya.


Sesaat Tomo masuk ke kelas, tiba-tiba datang Paul bersama kedua teman nya ke kelas Tomo yang mana kehadiran nya membuat kelas terdiam dan mengalihkan pandangannya.


Paul pun masuk ke kelas Tomo dan menyingkirkan murid yang duduk didepan Tomo.


"Lu masih berani masuk sekolah?! Ya, tidak hanya itu. Lu bahkan nantang gua buat bertarung!" seru kesal Paul dengan mendekatkan jarak wajah nya.


Mendengar itu, Tomo sedikit bingung dan mengerutkan keningnya nya. "Nantang, apa maksudmu?"


"Cih ... jangan banyak omong! Bawa dia!" seru Tomo kepada kedua teman nya. Lalu, kedua teman nya membawa dan menyeret Tomo pada kedua lengan nya sampai di halaman belakang.


Sesampainya disana, Tomo pun dilempar.


"Sekarang, berdiri lah, Njing! Kita bertarung dan Gua akan buat lu babak belur!" seru Paul seraya merenggangkan jari dan lehernya.


Kedua teman Paul pun tertawa remeh.


Fokus utama dalam mengeluarkan energi Qi adalah ketenangan, tekad dan pengaturan pernafasan.


Memahami itu, Tomo pun menarik nafas dalam-dalam dan mencoba mengunakan kemampuan Kultivasi nya.


"Tertawa lah selagi kalian bisa dan menyingkir dari hadapan ku!" ucap dingin Tomo.


Mendengar perkataan Tomo, Paul pun mengerutkan keningnya. "Apa? Bicara apa lu, Njing!" ucap kesal Paul.


"Menyikirlah dari hadapan ku!" jawab ketus Tomo.


Paul yang mendengar itu sontak dia pun merasa lebih kesal dan emosi yang tidak bisa dibendungnya membuat Paul melesatkan pukulannya.


Namun, Tomo juga tidak tinggal diam. Dia menghindari pukulan Paul dan Tomo juga membalas langsung serangan nya.


Tomo sontak melesatkan pukulan keras pada dada Paul hingga membuat nya terpental sekitar dua meter. Meski, tenaga fisik Tomo masih lemah namun, dengan energi Qi. kemampuan fisik Tomo meningkat drastis.


Kedua teman Paul sedikit terkejut melihat Paul yang pingsan hanya dengan satu pukulan.


"Saya pikir, dia kuat ternyata ..." Tomo tersenyum remeh. "Lemah." Lalu, Tomo melihat kearah kedua teman Paul. "Apakah kalian selanjutnya?"


Kedua teman Paul yang merasa di remehkan. Mereka pun memutuskan untuk menyerang Tomo dengan melesatkan pukulan namun, Tomo dengan mudah menghindari serangan itu dan menyerang balik dengan pukulan lurus kearah dada hingga mereka langsung tersungkur ke tanah.


Dan, pertarungan pun usai. Melihat Paul dan kedua teman nya pingsan. Tomo pun menghela nafas panjang lalu, melihat kedua tangan nya.


"Saya sungguh tidak menyangka akan sekuat ini," batin Tomo.


Setelah itu, Tomo pun tersadar bahwasanya petarungan dirinya di lihat oleh beberapa murid yang ada di sekitar dengan tatapan heran lantaran sosok Tomo yang lemah dan bodoh kini menjadi siswa yang jago berkelahi.


Salah satu yang melihat petarungan itu adalah Arya yang mana dia pun tersenyum bangga melihat kemampuan pesat dari Tomo.


...# System Of Romance #...