
...Romance 130 - Part 3....
Setelah rapat selesai, Arya dan lainnya melakukan tugasnya masing-masing. Arya sendiri pun kembali ke laptop high tech nya yang juga baru dibelinya seharga 20 juta.
Tugas awal Arya yaitu membuat empat pulau yang mana Arya memberikan nama, timur, barat, selatan dan Utara. Pada hari itu, Arya membuat satu pulau terlebih dahulu yaitu pulau timur yang mana sebagai titik awal permainan.
Adira sangat tertarik dengan pelajaran CGI (Computer Generated Imagery) maka, Adira bertugas untuk membuat scene dalam Game selain itu, Ricki turut membantu dalam pembuatan karakternya.
Selain kepada Adira, Ricki juga memberikan karakter itu kepada Ye Zhang yang bertugas mengatur menu pada karakter.
Ditengah membuat cinema, Adira pun menghentikan sejenak kegiatannya saat melihat kolom nama yang kosong. Adira sedang mengingat rapat yang sebelumnya yang dimana Arya dan lainnya memberikan nama keempat karakter, Johnson, Stella, Big dan Lisna.
Sesudah mengingat itu, Adira membuat nama Johnson.
Sedangkan, Lin Tian bertugas mengurutkan musik background.
Awalnya, Arya ingin menugaskan Lin Tian untuk animasinya namun, Arya rasa tidak perlu dikarenakan AI Viki mampu menggerakkan karakter.
# Day -21 for Festival game indie.
Beta versi 0.1 telah siap.
Ricki yang sebagai Debugger mencoba game awal yang mana Ricki mengerakan karakter third party nya diatas pulau timur yang mana Ricki beserta lainnya terkagum.
"Arya, kamu memang luar biasa. Grafik, efek serta gerakan karakter sudah seperti permainan PlayStation 10 saja."
Adira menyenggol pelan Arya, "Orang jenius memang beda," ucap Adira sambil tersenyum.
Ye Zhang dan Lin Tian pun juga tersenyum bangga melihat Arya.
"Kalian terlalu berlebihan," ucap Arya yang tersipu malu.
Pembicaraan mereka terhenti oleh ucapan Ricki.
"Ye Zhang, apakah slot item hanya sepuluh? saya rasa terlalu sedikit."
"Benarkah, Berapa memang yang cocok?" sambung Ye Zhang.
"25 slot. Itu jumlah yang cukup untuk survival dan gunakan bentuk tas ransel!" jawab Arya.
"Baiklah," jawab Ye Zhang.
# Day -20 for Festival game indie.
Seusai pembuatan pulau beserta sumberdaya nya. Kali ini Arya dibantu oleh AI Viki nya membuat ratusan zombie yang tersebar di seluruh pulau.
Zombie itu terdiri dari empat jenis yaitu;
Zombie Walker, zombie yang berjalan pelan menyerang karakter.
Zombie Runner, Zombie yang berlari menyerang karakter.
Zombie Big, Zombie yang memiliki badan yang besar serta perut yang besar. Zombie ini memiliki HP dan pertahanan yang tinggi.
Dan, terakhir mutan. Gabungan zombie dengan hewan. Adapun mutan yang menjadi mini bos dan bos dalam game.
Dan, Ye Zhang bertugas untuk membuat senjata diantaranya;
- Pistols.
• P92
• P1911
- Submachine Guns (SMG)
• Micro Uzi
• Tommy Gun
• UMP 9
• Vector
- Light Machine Guns
• M249
- Assault Rifles
• AKM
• M16A4
• M416
• SCAR-L
- Sniper Rifles
• AWM
• Kar98k
• M24
- Designated Marksman Rifles (DMR)
• SKS
- Shotguns
• S12K
• S1897
• S686
- Bows
• Crossbow
• Crowbar
• Machete
• Pan
• Sickle
- Grenades or Throwables
• Frag Grenade
• Molotov Cocktail
• Stun Grenade
• Smoke Grenade.
Itulah senjata-senjata yang dibuat oleh Ye Zhang beserta program menu Reload, Single dan Burst fire, Fire, Switch weapon, Run, Crouch dan lie down.
Dengan ini perkembangan, Evil Island menjadi Beta versi 0.2
# Day -19 for Festival game indie.
Disaat zombie dan senjata sudah siap, Adira memikirkan sesuatu.
"Arya, semuanya. Bagaimana kalau kita uji coba nya bersama-sama?!"
"Bagaimana caranya?" tanya Arya.
"Kita adu combo!" jawab Adira. Lalu, Adira menjelaskan permainan nya.
Arya sebagai Game Master harus mempersiapkan satu pulau khusus yang hanya ada Padang rumput. Arya pun mempersiapkan di pulau selatan. Pulau yang berisikan hutan dan pandang rumput.
Sesudah itu, Adira menjelaskan agar Arya mengkloning karakter Johnson nya menjadi empat dilengkapi dengan armor terbaik, senjata M416 yang dilengkapi dengan isi 99999 peluru. Lalu, karakter itu dibuat menjadi lima player yang awalnya satu player.
Arya pun mempersiapkan nya semuanya.
Dan, terakhir setiap anggota memegang satu karakter di komputer masing-masing. Ricki, Ye Zhang, Lin Tian termasuk Adira sendiri. Mereka pun sudah bersiap.
"Kalian siap?!" seru Arya.
Adira dan lainnya mengangguk kepala. Sesudah melihat kesiapan mereka Arya mengetikan kode GM nya.
[Bangkit 1000 semua jenis zombie dalam waktu 10 detik.]
Tulisan hitungan mundur pun muncul.
9 ... 8... 7 ... 6... 5 ... 4 ... 3 ... 2 ... 1. Dead Time!
Sesaat kemudian, seribu zombie muncul dihadapan kelima player dan langsung menyerang para karakter tersebut.
"Fire!" seru Adira.
Arya, Adira dan lainnya langsung menembaki para zombie itu dengan klik mouse mereka.
Dor! Dor! Dor! Dor!
suara gemuruh pun terdengar di ruang klub game.
"Goo ..." teriak Adira.
Arya dan lainnya terus menembaki para zombie sampai ratusan combo dicetak oleh Arya dan Adira sedangkan ketiga karakter lainnya sudah mati.
"Tangan ku begal!" ucap Ricki yang lansung menaruh kepalanya di meja.
Ye Zhang dan Lin Tian yang sudah mati terlebih dahulu melihat pertandingan Arya dan Adira yang mengerakan jari jemarinya dengan cepat.
"Kalian memang berada di level yang berbeda," gumam Ye Zhang.
"Luar biasa," sambung Lin Tian.
Dan, 5 menit kemudian. Arus zombie pun selesai yang dimana Arya mendapatkan zombie terakhirnya.
"Wuaa ... aku kalah!" seru Adira yang langsung menyandarkan badannya ke kursi dan memegang lehernya seraya meredakannya.
Pertandingan pun berakhir dengan hasil.
Arya : 384
Adira: 380
Ricki: 121
Ye Zhang: 82
Lin Tian: 43
Arya pun tersenyum dan melihat teman-teman nya. "Sungguh, menyenangkan!"
Adira dan lainnya pun mengangguk kepalanya dan tersenyum.
"Tapi, kalau yang menang harus mentraktir kita makan," ucap Adira.
"Eh?" gumam Arya.
"Betul itu," sambung Ricki.
"Aku sudah lapar," ucap Ye Zhang.
"Aku juga," sambung Lin Tian.
"Kalian ini," respon Arya.
Arya dan lainnya pun saling bertukar senyum.
...# Sistem Of Romance #...