
...Romance 24. Bob dan Informasi ...
Setelah memutuskan untuk mencari informasi tentang keberadaan telur emas dan susu emas. Arya dan Chizuru pun pergi ke peternakan sapi milik dari salah satu warga desa pulau Sumeru, Bob.
Rumah itu berada di bagian timur desa dan setibanya disana. Mereka disajikan dengan rumah yang tidak begitu besar meski begitu, rumah itu memiliki halaman yang sangat luas disertai dengan lumbung sapi yang lebih besar dibandingkan milik kakek nya Arya.
Dan, mereka juga melihat sosok pria tinggi yang tidak begitu besar namun, terlihat dia memiliki otot yang mana dia sedang mengelus-elus salah satu sapinya dan memeriksa keadaan nya.
"Arya, dia Bob pemilik peternakan Bob. Ayo kita hampiri!" seru Chizuru sambil berjalan pelan.
"Iya."
Lalu, Arya dan Chizuru pun menghampiri Bob dan berhenti didekat Bob.
"Hei, Om Bob. Kenapa dengan sapi mu?" tanya Chizuru.
Bob pun menghela nafas panjang, "Seperti yang kamu lihat. Sapi ku sedang sakit."
"Apa Om belum memanggil dokter Jin Woo?" sambung tanya Arya.
"Saya sudah pergi kesana namun, Dokter Jin woo tidak ada di-" ucap Bob pun terhenti lantaran dia menoleh kearah Arya yang belum dikenalnya. "Ngomong-ngomong, siapa kamu? Saya baru melihat mu." Lalu, Bob menoleh kearah Chizuru yang ada di samping Arya. "Chizuru, kamu kenal pemuda ini?"
Chizuru pun ingin memperkenal Arya namun, Arya memperkenalkan diri lebih dahulu.
"Aku Arya, cucu dari Kakek Raya," ucap Arya seraya menundukkan kepalanya.
"Oh, jadi kamu yang bernama Arya. Salam kenal juga saya Bob, pemilik dari peternakan ini. Salam kenal!"
"Oiya, Om Bob. Aku memiliki sedikit pengetahuan tentang kesehatan hewan ternak. Bolehkah aku memeriksa nya?" pinta Arya.
"Silahkan!" jawab Bob.
Lalu, Arya pun menghampiri sapi yang sakit dan memeriksa nya.
Pengetahuan itu didapatkan oleh Arya dari buku S-Book, Dokter Hewan sejati yang dibeli nya seharga 50 poin.
Setelah memeriksa seluruh badan sapi, Arya pun bisa menyimpulkan diagnosanya. "Om Bob, seperti nya sapi ini demam."
"Demam? Jadi, begitu. Apakah kamu bisa mengobati nya?" ucap Bob.
"Bisa. Tapi, kita harus membeli beberapa obat dan mungkin, klinik kak Jin Woo menjual obat-obatan nya," jawab Arya.
Ditengah pembicaraan itu, Chizuru terus menatap Arya dengan senyuman kecil dan tatapan itu pun disadari oleh Arya hingga dia menoleh kearah Chizuru.
"Ada apa, Chizuru?"
Chizuru sontak melepaskan lamunan dan menggelengkan kepalanya. "Tidak apa-apa."
Beberapa saat kemudian, dokter Jin Woo datang dengan membawa tas hitam nya.
"Bob, maaf. Saya datang terlambat," ucap Jin Woo.
"Dokter Jin Woo, terimakasih sudah mau datang ke sini," jawab Bob.
Lalu, Jin Woo menoleh kearah Arya dan Chizuru. "Arya, Chizuru. Kalian juga disini?"
Arya dan Chizuru pun menunduk kepalanya. Namun, tidak lama mereka mengembalikan posisi kepala nya.
"Iya, kami ada keperluan dengan Om Bob," jawab Chizuru.
"Dengan ku?" tanya Bob dengan menunjukkan dirinya sendiri.
"Benar. Tapi, ada yang lebih penting. Dokter Jin Woo, sapi ini mengalami demam," sambung Arya.
"Oh begitu. Baiklah, saya akan periksa," ucap Jin Woo seraya melangkah menghampiri sapi dan dia pun memeriksa nya.
Sesaat kemudian, Jin Woo pun selesai memeriksa sapi itu dan mengatakan diagnosa nya.
"Benar seperti yang dikatakan oleh Arya. Sapi ini mengalami gejala demam dengan ini saya akan mempersiapkan resep obat nya."
"Terimakasih, Dokter Jin Woo," ucap Bob.
Arya pun tersenyum, "Tidak, hanya saja. Aku pernah belajar ilmu kedokteran dari buku."
Mendengar itu, Chizuru terkagum dengan Arya. "Wow, Arya. Kamu luar biasa."
Arya pun membalasnya dengan begitu pun Jin Woo dan Bob.
Sesaat kemudian, Jin Woo memberikan resep obat nya kepada Bob.
"Bob, jangan lupa rutin di kasih obat dan setelah pilek serta demam nya sudah turun jangan lupa terus berikan vitamin! Dan, untuk biaya nya datang saja ke klinik!"
"Baik, Dokter," jawab Bob seraya menerima obat.
"Kalau begitu, saya pamit dulu," ucap Jin Woo seraya melangkah meninggalkan Bob dan lainnya.
"Terimakasih," jawab Bob dan lainnya.
Lalu, Bob menoleh ke Arya dan Chizuru.
"Jadi, kalian pasangan muda. Ada perlu apa dengan ku?"
Chizuru pun sontak malu, "Eh? Kami hanya teman."
Melihat ekspresi Chizuru, Arya pun tersenyum kecil dan dia yang menjawab nya. "Kami ingin mencari informasi tentang susu dan telur emas."
"Oh, kisah itu. Baiklah, mari kita pindah tempat yang lebih nyaman!"
Lalu, Bob pun mengajak Arya serta Chizuru untuk duduk di kursi kayu pohon yang dilengkapi juga dengan meja kayu bulat di dekat rumah tinggal nya.
Dan, disana Bob pun bercerita tentang salah satu keajaiban dari Pulau Sumeru, Telur emas dan susu emas.
Dalam penjelasan, di gunung Sumeru terdapat jamur yang memiliki khasiat meningkatkan kualitas telur dan susu sampai bahan itu berubah menjadi emas serta memiliki kelezatan yang luar biasa dibandingkan telur dan susu manapun. Jenis jamur itu bernama Jamur Emas.
Yang mana jamur itu hanya tumbuh di puncak gunung Sumeru. Namun, sejak pintu gerbang tertutup dan Kakek Raya sudah tidak ada. Sampai pada hari itu belum ada yang bisa mendaki gunung tersebut.
Itulah informasi yang didapatkan oleh Arya dan Chizuru.
Setelah itu, mereka pun berpamitan dan Chizuru pulang ke rumah nya sedangkan, Arya juga kembali ke rumah nya.
Dan, setibanya di rumah. Arya terkejut dengan pintu masuk yang tidak terkunci.
"Pintu tidak kunci, mungkinkah ada pencuri!"
Disaat mengambil kesimpulan itu, Arya pun masuk kedalam rumahnya dengan mengendap-endap serta membawa sapu yang ada di dekat pintu masuk.
Namun, setibanya didalam. Arya hanya melihat Beta yang sedang tertidur pulas di atas sofa panjang dengan bekas piring yang belum di kunci.
Melihat itu, Arya tersadar sesuatu. "Nasi goreng ku?"
Lalu, Arya pun menurunkan sapu dan bergegas pergi ke dapur yang mana disana Arya melihat nasi goreng yang ada penggorengan habis ludes tidak tersisa.
Memahami itu, Arya menghela nafas panjang. "Ahfuuu ... nasi goreng ku," gumam keluh Arya.
...# System Of Romance #...
Estimasi Bab ini ...
+ Membeli S-Book,
Dokter hewan sejati, 50 poin.
Bob (Jason Statham)