
...Romance 131 - Part 2. King of Prison....
Di lapangan olahraga, Tomo saat ini berhadapan dengan geng Ocean yang mana geng itu di pimpin oleh seorang pemuda bernama Murayama.
"Senang bertemu dengan mu, 1048. Tomo!"
Tomo pun menghela nafas panjang. Lalu, memasukan kedua tangan nya di saku.
"Senang bertemu dengan mu juga, 204. Murayama! Jadi, apa keperluan mu dengan ku?" tanya ketus Tomo.
Murayama pun beranjak diri dan menghampiri Tomo.
"Beberapa hari ini, berita Lu cukup luas dan gua ingin menguji nya!" ucap Murayama yang mendekat wajahnya ke wajah Tomo.
"Menguji dengan cara apa?"
"Sederhana, lu harus tahan semua pukulan dari seluruh geng ini termasuk." Murayama menunjukkan dirinya sendiri dengan jempol. "Gua! Jika, Lu bisa bertahan maka geng Ocean ada di kekuasaan Lu! Tapi, jika kalah. Lu yang jadi anggota gua!"
Murayama berkata seperti itu lantaran dia memiliki anggota lebih dari 100 dan yakin bahwa Tomo tidak akan bisa bertahan.
"Baiklah tapi, jangan menyesal!"
Tomo pun menyetujui penawaran Murayama lantaran dia ingin membuat pasukan untuk Arya sekeluar nya dari penjara.
Murayama tersenyum kecil, "Tidak akan." Lalu, Murayama berbalik dan membentangkan kedua tangan nya. "Ayo kita mulai!"
Sesaat kemudian, para anggota Murayama satu persatu melesatkan pukulan dan tendangan meski begitu, Tomo yang sudah memiliki tenaga dalam Kultivasi bisa dengan mudah menahan semua serangan nya itu.
Murayama yang melihat itu, dia pun terkejut lantaran sudah beberapa puluh anak buah nya. Tomo masih berdiri tegak dan hanya mengeluarkan sedikit darah dari mulut.
"Dia bukan pria yang biasa," gumam senang Murayama.
Tidak lama kemudian, semua anggota ocean pun telah memukul dan menendang Tomo akan tetapi, Tomo masih berdiri tegak.
"Segitu saja kah kekuatan Ocean?" tanya remeh Tomo.
Mendengar ucapan remeh dari Tomo, Murayama pun beranjak diri dan meregangkan tangan nya.
"Oke, sekarang giliran gua!" ucap Murayama.
Sesaat kemudian, Murayama pun melesatkan tinju keras nya ke arah pipi kanan Arya namun, Tomo masih bisa menahan nya meski ada darah yang keluar dari gigi nya yang terlepas.
Tomo pun terkejut disaat melihat Tomo yang masih tersenyum.
"Tidak mungkin, Lu memang monster!" ucap kesal Murayama.
"Jadi, bagaimana?" tanya Tomo tentang pertaruhan nya.
Mendengar itu, Murayama pun tertawa keras.
"Hahaha ... Menarik! Baiklah, ocean Geng milik mu!" ucap Murayama.
"Ketua Tomo, panjang umur!" ucap serentak para anggota Ocean.
Tomo pun tersenyum senang lalu, menghampiri Murayama dan memberikan tangan nya.
"Mohon bimbingannya!"
Murayama pun menghentikan tawa nya dan menerima tangan Tomo. "Kami juga mohon bimbingannya!"
Lalu, Tomo dan Murayama pun saling bertukar senyum.
Setelah mendapat kekuatan pasukan dari Ocean, pengaruh Tomo semakin besar di penjara dan beberapa kelompok kecil pun memilih untuk bergabung dengan Tomo.
Selain kemampuan tarung Tomo yang kuat, dia juga sangat dermawan dan perhatian terhadap anak buah nya yang tentu saja sikap itu diajarkan dari atasan nya sendiri, Arya Juana.
Kabar melambungnya Tomo pun sampai ke Arya yang mana saat itu dia sedang mengantar Saga ke bandara.
"... Jadi, itulah Tomo. Mungkin, karena sikap berontak nya dahulu. Dia ingin menebus nya dengan membuat pasukan untuk mu," ucap Saga sesudah dia menceritakan tentang Tomo.
Arya yang mendengar itu, dia pun menghela nafas panjang. "Dasar, Tomo! Padahal aku tidak ingin menjadi gangster."
"Kenapa tidak?! Kamu tahu Arya, tidak semua Gangster atau mafia itu hitam. Kita bisa gunakan mereka untuk melawan para bedebah yang menentang mu. Sedangkan, kita bisa membuat strategi terbaik tanpa harus mengotori tangan kita," ucap Saga.
"Aku harap tidak ada kasus seperti itu," jawab santai Arya.
"Semoga saja dan maka dari itu, aku juga tidak mau kalah! Sepulang dari Italia, aku pasti menjadi kuat untuk membantu mu."
"Terserah kak Saga saja. Tapi, untuk beberapa hari ini. Terimakasih telah membantu ku!" ucap Arya seraya memberikan tangan nya.
Saga pun tersenyum dan menerima tangan Arya, "Sama-sama. Sampai bertemu kembali, Arya!"
"Iya, Kak. Sampai bertemu kembali!" jawab Arya.
Lalu, Arya dan Saga saling bertukar senyum.
Beberapa saat kemudian, Saga pun pergi masuk kedalam bandara dan naik pesawat menuju Italia.
...# System Of Romance #...