
...Romance 39. Aku ingin kita putus....
Tiga hari pun berlalu sejak pengangkutan 6 Ton emas ke Bank New Indonesia. Arya yang sebelumnya izin sekolah kini masuk kembali.
Setibanya disana, para murid terlihat biasa saja dan tenang ini semua berkat Pak Thomas dan Paman Bayu yang menutup informasi tentang pembelian pulau Sumeru.
Meski begitu, Haruka dan Ye Zhang mengetahuinya. Yang mana waktu jam istirahat, mereka menghampiri Arya.
"Arya, aku mendapatkan kabar bahwa ayah sudah tiba di Metropolis Jakarta," bisik Haruka.
"Iya, Gue juga mendapatkan kabar dari bokap juga kalau pak Bayu sudah tiba disana," sambung Ye Zhang.
Ayah Ye Zhang merupakan pengusaha besar di Metropolis Jakarta yang mana ayah nya Ye Zhang bersedia membantu dalam transportasi dan akomodasi nya.
"Terimakasih, Haruka. Ye Zhang," ucap Arya dengan senyuman kecil.
"Santai aja bro. Kita harus saling bantu dalam hal ini. Jangan sampai kita kalah oleh pengusaha kotor," ucap Ye Zhang.
Haruka menganggukan kepalanya, "Benar sekali, Arya. Aku sependapat."
Arya yang mendengar itu, dia pun tersenyum kecil.
Tidak lama kemudian, Rachel datang ke kelas Arya dan memberikan kode untuk keluar kelas.
Arya yang melihat itu, dia pun memahami nya dan beranjak dari kursinya.
Haruka yang melihat Rachel, dia pun memasang wajah masam namun, Ye Zhang tersenyum ledek.
"Sudah sana, yayang Lu udah nyari!"
"Kamu bisa saja. Oke, aku keluar duluan," respon Arya yang mulai langkah dan menepuk bahu Ye Zhang.
Sekeluarnya di kelas, Arya dan Rachel pun saling bertukar senyum lalu, dia meraih tangan Arya dan membawa nya jalan bersama sampai di atap gedung sekolah. Lalu, Rachel melepaskan tangan nya dan menghadap kearah Arya.
"Ada apa, Rachel? Kamu terlihat cemas."
Rachel pun menundukkan kepalanya dan berbicara pelan. "Arya, aku ingin kita putus."
Perkataan Rachel itu tentu membuat Arya terkejut, "Eh? Putus? Ada apa memang? Apakah aku telah berbuat salah?"
Rachel yang mendengar pertanyaan Arya, dia pun menggelengkan kepalanya. "Tidak, bukan seperti itu." Rachel melihat Arya. "Kamu terlalu baik bahkan kamu pria yang sempurna namun, Aku dan Nenek akan pergi ke Itali. Ibuku telah menikah lagi dengan orang Itali maka dari itu, Ibu mengajak ku dan Nenek untuk pergi dan tinggal di sana."
Arya yang mendengar itu, dia pun mengerutkan keningnya. "Kenapa harus putus? Bukankah, kita bisa berkomunikasi lewat ponsel!" ngelak Arya.
Mendengar itu, Rachel menundukkan kepalanya lagi seraya mengepal kedua tangan nya dan air mata pun jatuh. "M-maaf, Ar-"
Sebelum Rachel menyelesaikan ucapannya, Arya pun sontak memeluk nya dan membuat Rachel sedikit terkejut.
Mendengar itu, Rachel yang sedikit terkejut. Dia pun menenangkan dirinya dan menerima pelukan Arya.
"Aku mengerti. Kita tetap bersama sampai aku berangkat."
Disaat yang bersamaan, Arya mendapatkan pemberitahuan dari Shion.
Kling!
[Tuan, anda mendapatkan 500 poin dari MOL.]
Sesaat kemudian, Arya melepaskan pelukannya dan memegang kedua bahu Rachel serta memberikan senyuman kepadanya.
"Kak Rachel, aku mencintaimu."
Rachel pun tersenyum dan menjawab nya, "Aku juga mencintaimu."
Lalu, Arya mendekatkan wajahnya kepada wajah Rachel namun, Rachel sontak menutup mulutnya. "Maaf, Arya. Jangan sekarang!"
Mendengar itu, Arya sontak mengembalikan posisi badannya serta melepaskan kedua tangan dari bahu Rachel.
"Oh, iya. Aku minta maaf."
Rachel pun tersenyum lalu, memegang kedua tangan Arya.
"Besok, bagaimana kalau kita bolos? Dan, pergi ke pulau komodo dan ke pantai merah!"
Arya pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "Ayo!"
Seusai itu, Arya pun memeluk Rachel kembali dan Rachel pun menerima nya.
Kling!
[ Anda mendapatkan 500 poin dari MOL.]
Kling!
[ Anda mendapatkan 100 poin dari MOL.]
...## System Of Romance ##...
Estimasi Bab ini...
+ Hadiah MOL, +1.100 poin.