
"Tolong isi formulir ini jika Kau ingin bergabung dengan Guild Merchant, Tuan. Aku yakin Kau juga sudah tahu mengenai biaya wajib tahunan yang harus anggota bayarkan, bukan?" tanya perempuan di depan Adam.
"Ya, aku sudah tahu itu. Aku harus membayar seribu emas Kyra per tahun, bukan? Aku sudah menyiapkan uang itu," jawab Adam.
Adam langsung mengisi formulir pendaftaran di depannya. Informasi yang isikan hanyalah seputar nama, tempat asal, dan jenis barang yang akan Adam jual. Mengisi formulir tersebut tidak memakan banyak waktu.
"Ini, Nona. Apakah semua sudah terisi dengan benar?" tanya Adam yang menyerahkan formulir miliknya beserta seribu emas Kyra sebagai biaya tahunan sebagai anggota Guild Merchant.
"Eh, Kau pedagang Adam yang cukup tenar itu? Kau yang sering menjual barang-barang unik dari negeri yang jauh itu?" tanya perempuan di depan Adam.
Sepertinya berita mengenai Adam sudah cukup tersebar di penduduk Kota Red Stone. Pelayan di Guild Merchant saja sudah mendengar mengenai Adam.
Namun, ini tidak terlalu mengejutkan. Sebagai pelayan fi Guild Merchant, perempuan ini jelas mengetahui informasi mengenai perkembangan perdagangan di Kota Red Stone. Apalagi, barang yang Adam jual sudah memiliki nama di sini.
"Ya, itu aku," jawab Adam.
"Sebenarnya, kami berniat mengundangmu untuk menjadi anggota di Guild Merchant. Namun, aku tidak menyangka Kau mengambil inisiatif untuk mendaftarkan diri ke sini. Guild Master Kota Red Stone sudah berpesan untuk memberimu keringanan bebas biaya keanggotaan selama tiga tahun jika Kamu menjadi anggota," jelas perempuan tersebut.
Mata Adam langsung berbinar mendengar ucapan perempuan ini. Tiga ribu emas Kyra bukanlah uang yang terlalu banyak bagi orang-orang yang berasal dari Benua Guerio. Apalagi bagi seorang pedagang besar.
Akan tetapi, bagi Adam itu adalah nominal yang besar. Setidaknya jika ia menjual tiga ribu emas Kyra di Planet Biru, laki-laki itu bisa mendapatkan uang sebanyak lima koma tujuh miliar lebih. Itu adalah jumlah yang tidak sedikit.
Bagi Guild Merchant, membiarkan Adam tidak membayar biaya keanggotaan selama tiga tahun bukanlag hal yang merugikan. Itu justru memberikan keuntungan yang sangat besar bagi mereka.
Jika Adam menjadi anggota Guild Merchant, mereka bisa merayu laki-laki itu untuk menitipkan barang jualannya ke Guild Merchant. Sesikit demi sekit, mereka bisa mendapatkan keuntungan besar dari komisi penjualan barang-barang milik Adam.
Adam yakin, dalam tiga tahun ke depan, keuntungan yang Guild Merchant dapatkan akan melebihi tiga ribu emas Kyra ini. Penjualan barang miliknya sangat banyak. Apalagi, jika Adam membawa berapa barang murah dengan jumlah banyak seperti gelas dan pakaian.
"Apakah Kamu akan tetap membaskan biaya keanggotaan setelah aku berinisiatif mendaftarkan diri ke sini?" tanya Adam ingin mengkonfirmasi ulang ucapan perempuan di depannya.
"Ya, Tuan. Kami tetap akan membebaskan biaya keanggotaan itu."
"Sekarang, biarkan aku menjelaskan apa saa keuntungan yang Kau dapatkan dengan menjadi anggota Guild Merchant," ucap perempuan itu, memulai penjelasannya.
"Sebagai anggota Guild Merchant, Kau bisa menyewa toko yang ada Guild Merchant. Sistem sewa toko tersebut memiliki beberapa pilihan. Kau bisa membayar berdasarkan jumlah barang yang Kau jual. Itu hanya lima persen dari harga barangmu."
Adam mengangguk pelan. Sistem pembayaran sewa yang satu ini sangat menguntungkan para pedagang. Mereka tidak perlu khawatir membayar sewa yang mahal, dan tidak ada barang yang terjual. Sistem pembayaran seperti membuat mereka tidak terdesak untuk membayar sewa. Namun, ini cukup merugikan bagi mereka yang memiliki penjualan yang besar.
"Lalu yang kedua, Kau bisa membayar langsung senjumlah uang untuk membayar sewa. Biaya sewanya adalah seratus lima puluh emas Kyra per meter persegi, untuk di lantai satu. Jika Kau menginginkan lantai yang lebih tinggi, Kau harus menambah seratus rmad Kyra lebih mahal daripada harga sewa lantai berikutnya."
Dibandingkan dengan sistem pembayaran sebelumnya, pembayaran sewa seperti ini sangat cocok bagi mereka yang memiliki pelanggan banyak. Mereka tidak akan pernah takut penjualan menurun dan tidak memiliki uang untuk membayar sewa.
"Itu tadi hanya dua rincian sistem pembayaran sewa toko di Guild Merchant. Jika Kau tidak ingin membuka toko, Kau bisa menitipkan barangmu untuk kami jual di sini. Komisinya sepuluh persen dari harga barang."
"Mungkin Kau berpikir ini terlalu mahal. Kau tidak menyewa tempat tetapi kenapa nominal komisi yang kami terjma jauh lebih besar. Itu karena kami memberikan pelayan untuk memantau terus barang jualanmu. Kami masih perlu membayar mereka, bukan?"
"Hemm, Kamu benar, Nona. Semua tawaranmu itu cukup menarik bagitu."
"Jadi, apakah Kamu berniat menjual barangmu lewat Guild Merchant? Kami juga bisa membantumu menjual barang di beberapa cabang lain Guild Merchant," ucap pelayan tersebut dengan penuh antisipasi.
"Tentu. Aku sebenarnya memang berniat untuk menjual beberapa barang milikku melalui Guild Merchant," jawab Adam.
"Jadi, Kau ingin memakai yang mana, Tuan Adam?" tanya perempuan tersebut.
"Tentu saja aku akan menitipkan barangku di sini," jawab Adam.
Menyewa tempat di Guild Merchant memang terdengar sangat menguntungkan dibanding menitipkan barang. Namun, Adam tidak memiliki waktu seluang itu untuk mencari seseorang yang bisa ia percaya untuk menjaga tokonya.
Masih ada biaya gaji dan beberapa biaya operasional lainnya yang perlu laki-laki itu pikirkan. Ini adalah pilihan yang sangat tepat untuk Adam sekarang.