
"Eh, kenapa bisa ada orang di situ, Tuan Adam? Apa ini adalah artefak untuk mengurung seseorang dari tempat asalmu berada?" tanya Lady Vrite yang langsung berdiri dari tempat duduknya.
Tidak hanya Lady Vrite saja, semua bangsawan perempuan yang hadir juga bangkit dari tempat duduk masing-masing. Mereka langsung membuat lingkaran kecil dengan orang terdekat mereka. Tidak hanya itu, Adam bisa merasakan fluktuasi mana di antara para bangsawan itu.
Dari sikap mereka ini, Adam tahu bahwa para bangsawan perempuan ini tengah menunjukkan sikap defensif kepadanya. Mereka seperti bersiap akan bahaya yang mungkin saja muncul.
Ini berbeda dari keributan yang para bangsawan perempuan ini perlihatkan ketika mereka ingin membeli jam tangannya beberapa waktu lalu. Ketika itu, mereka ribut dengan yang lain tanpa benar-benar berniat membuat keributan. Lalu, fokus mereka saat itu bukanlah Adam.
Sekarang, Adam bisa merasakan fokus orang-orang ini adalah dirinya. Hal itu membuat keringat dingin langsung mengalir di punggung Adam. Apalagi, Adam bisa merasakan ada dua atau tiga bangsawan yang siap menyerangnya jika Adam melakukan tindakan yang mencurigakan.
Adam bisa menebak mengapa para bangsawan perempuan ini bersikap demikian kepadanya. Mendengar pertanyaan dari Lady Vrite, Adam bisa menebak bahwa para bangsawan perempuan ini mengira televisi ini adalah benda untuk mengurung seseorang. Mereka bersikap defensif karena takut Adam tiba-tiba saja mengurung mereka ke benda tipis itu.
"Ah, aku nggak nyangka mereka bakal bersikap kayak gini setelah liat televisi yang aku bawa. Mereka langsung nganggep bahwa ini adalah benda untuk mengurung seseorang. Ini jadi ngebuat aku inget akan beberapa film mengenai orang pedalaman yang baru melihat televisi," gumam Adam dalam hati.
"Para Lady sekalian, harap tenang. Benda ini sama sekali tidak berbahaya. Ini juga bukan benda yang bisa mengurung seseorang," jelas Adam, yang tidak berani melakukan gerakan besar. Ia takut para bangsawan perempuan ini mengira dirinya akan menyerang.
Jika itu terjadi, maka Adam tidak akan pernah bisa kembali pulang. Laki-laki itu baru bertunangan belum lama ini. Ia belum sempat menikmati kenikmatan dunia. Masih banyak hal yang ingin ia coba. Sekarang, semua impiannya itu akan hilang jika ia mati di dunia lain yang asing ini.
"Bagaimana kami bisa mempercayai ucapanmu? Perempuan itu Kamu paksa masuk di benda kecil itu. Bagaimana kami bisa percaya bahwa Kamu tidak akan melakukan hal itu kepada kami?" tanya Lady Vrite.
"Kamu bisa saja melakukan serangan dadakan kepada kami karena kami sama sekali tidak mengerti bagaimana cara melindungi diri dari benda seperti itu," imbuh Lady Vrite yang masih tetap waspada.
Sekarang, Adam benar-benar pusing memikirkan alasan yang tepat kepada para bangsawan perempuan ini. Mereka tidak sebegitu mempercayai ucapannya sekarang. Jika begitu, apa yang harus laki-laki itu lakukan untuk mempertahankan nyawanya?
Lalu, sebuah pemikiran langsung melintas di benak Adam. Jika ini ia lakukan, kemungkinan besar ia masih bisa menyelamatkan nyawanya.
"Para Lady yang terhormat, aku akan membuktikan bahwa benda ini bukan benda berbahaya. Benda ini tidak bisa mengurung seseorang seperti yang kalian takutkan. Aku akan membuktikannya, jadi jangan serang aku," pinta Adam.
Melihat Lady Vrite mengangguk pelan, Adam langsung menyambungkan ponsel miliknya dengan televisi yang sekarang masih memutarkan video salah seorang beauty vlogger. Untung saja televisi dan ponsel yang Adam bawa adalah tipe yang bisa disambungkan satu sama lain tanpa kabel. Dengan begini, Adam lebih mudah untuk memberikan contoh.
Suara parau Adam langsung terdengar di restoran tempat mereka melakukan pertemuan. Ini membuat beberapa bangsawan cukup kaget melihat kemunculan "Adam" di layar televisi. Adam masih berdiri di depan mereka. Jadi, cukup aneh melihat adanya Adam lain di layar televisi.
"Benda ini benar-benar bukan untuk mengurung seseorang. Ini hanya benda yang digunakan untuk menampilkan sesuatu. Jika kalian merekam sebuah kejadian atau memotretnya, kalian bisa menampilkannya di sini untuk melihat hasilnya," jelas Adam.
Adam langsung menghentikan pemutaran video miliknya, setelah melihat para bangsawan ini tidak lagi setegang sebelumnya. Wajahnya sekarang sudah memerah karena malu mendengar suara nyanyiannya.
Kini, Adam merekam secara langsung mereka yang ada di restoran ini. Hasilnya juga langsung terlihat di layar televisi. Semua bangsawan langsung terkesiap, kaget melihat orang yang sama persis seperti mereka muncul di layar televisi.
"Lihat, sekarang kalian muncul di layar televisi ini bukan? Sekarang, aku ingin tanya, apakah kalian merasakan hal aneh di tubuh kalian? Tidak, bukan? Tubuh kalian baik-baik saja, bukan?" tanya Adam.
"Eh, iya. Aku tidak merasakan hal aneh dalam diriku. Aku tidak merasa jiwaku tersedot atau semacamnya," ucap Lady Mary.
"Aku juga baik-baik saja. Keadaanku masih sama seperti sebelumnya," imbuh Lady Gaby.
"Jadi, ini memang bukan benda berbahaya? Ini bukan benda untuk mengurung seseorang?" tanya Lady Vrite.
"Tentu saja tidak, Lady Vrite," jawab Adam.
Laki-laki itu kemudian kembali memutar video milik beauty vlogger yang sebelumnya ia hentikan. Kini, fokus para bangsawan perempuan ini kembali ke televisi yang ia pasang.
"Seperti yang kalian lihat, perempuan yang ada di dalam televisi, bukanlah orang sungguhan. Ini hanya sebuah rekaman saja. Dia sekarang memberikan peragaan bagaimana caranya memakai perlengkapan kosmetik untuk mempercantik diri," jelas Adam.
Sekarang, barulah para bangsawan perempuan ini memperhatikan lebih seksama mengenai apa yang perempuan di video lakukan. Sebelumnya, mereka terlalu terkejut melihat adanya orang di dalam televisi.
Sekarang, suara terkesiap kembali terdengar di antara para bangsawan perempuan ini. Mereka kini kaget karena perubahan perempuan yang ada di video. Perempuan yang awalnya terlihat biasa-biasa saja, sekarang berubah menjadi sangat cantik.
Beberapa bahkan terlihat sangat berbeda penampilannya dari sebelum memakai riasan, dengan sesudah memakai riasan. Jika tidak melihatnya sendiri, oara bangsawan perempuan ini tidak akan pernah menyangka ada sesuatu yang bisa merubah wajah seseorang tanpa sihir.