Misteri Wewe Gombel

Misteri Wewe Gombel
Prat 42


sampai-sampai Marini pun kaget dengan perilaku ibunya yang akhir-akhir ini ibunya mulai membenci dirinya padahal ia kangen sekali kepada ibunya namun ibunya menatap nanar kepada Marini.


"Astahfirhalazim."timpal marini yang beristigfar.


"Kenapa .... marini didorong bu."ujar sih marini yang berdiri lalu ia mulai mendekati ibunya


"Marini ...kangen sama bu marini kangen."imbuhnya yg berusaha memeluk ibunya namun ibunya memghindar kemudian menamparnya.


"Plakkk."


"Plakkk."


"Eahh.."teriak ibu nya yang sudah menampar marini.


"enyalah ... Kau anak iblis."timpal nya yang mendorong marini.


"ahhhkk."teriak marini.


"Masyallah bu ...kenapa marini ditampar dan didorong bu apa salah ku bu hiks... hiks?" tanya marini yg telah menangis lalu ibu nya tak banyak bicara langsung aja menghajar dirinya.


"Ahkkk ... Sakitt ampun bu sakittt !!!" teriak marini yang meminta ampun.


"gara-gara kamu ya ... bapakmu sudah masuk ke rumah sakit mau apa lagi ,kamu datang ke sini hah tambah penderitaan lagi hah."cerca ibunya yang menghajar marini habis-habisan.


"Nggak .... Bu marini ni datang ke sini mau jemput ibu aku mah sekalian."timpalnya si Marni belum menyelesaikan kata karena ibunya nyerocos lalu menghardik seperti ini.


"Sekalian ... Apa hah sekalian apa dasar kamu nyusahin kekuarga."cercanya sambil menampar Marini lalu menjambak rambutnya.


"Tapiii bu."ujar Marini malam menyelesaikan kata karena ibunya langsung saja berkata demikian.


"Pergi ... Kamu dari sini pergi !!! pergi !!."timpalnya yang mengusir dan mendorongnya.


Saat Itulah Marini mulai berdiri lalu pulang, sambil menahan malu karena selama ini ia tidak diperlakukan baik sehingga para warga Kampung pun mulai membisiki dirinya yang tidak-tidak bahwa benar marini ini pembawa aib dan juga membuat malu keluarga wajar saja bila ibunya memaki dirinya dan mereka pikir ini Marini kabur Lantas menjadu wanita penghibur/menjajah tubuhnya untuk pria lain mungkin padahal tidak ia pergi dari rumah karena masalah keluarga.


Sampai marini langsung saja menangisi hidupnya yang dikatakan semua orang kampung benar selalu mengatur da menghina dirinya karena kelakuannya itu benar bahwa marnini perempuan murahan yang pernah hamil diluar nikah lalu tidur dengan laki-laki lain.


Lalu si Marni pun mengusap air matanya dengan kasar dan berusaha tegar sambil menunggu bis untung saja disiang hari imi preman-preman itu tidak berkeliaran kalau berkeliaran pasti dia diperkosa lagi akhirnya bisnya pun tiba langsung saja marini pun naik Ia duduk di samping jendela.


"Kenapaa ... Bu nyalahin saya padahal ahhkkk." gumam sih marini dalam hati.


lalu marini pun melamuni peristiwa masa lalu dimana pas waktu kecil ia sering diskriminasi oleh ibu sambungnya Mana ibunya kurang perhatian menjaga perasaannya jadi selalu dibanding-bandingkan oleh anak dan keponakannya kemarin.


sampai Marini pun mulai mengusap air matanya karena ia tidak mau dianggap lemah oleh orang lain lalu bis pun telah tiba menuju ke arah kosannya kemarin ini turun langsung saja Memberi uang kepada Sopir itu lalu lantas supir berterima kasih kepadanya itu mulai berjalan sendirian sampai di kosannya Surti itulah Surti pun menyapanya.


"Hey ... Ni koe habis dari mana ?"


"Biasalah ... aku habis jalan-jalan ti."jawabnya sih marini yang berusaha tegar.


"lho tapi kok aku lihat pipimu Bisa basah,habis nangis yo."tanya sih surti sesuatu yang penasaran.


"Ga !!!."jawab sih marini dengan tegas.


"Terus Kenapa koe ngegas sama aku sih."tanya yg heran kepada nya.


"nda ... Apa-apa ti aku cape aja."jawab marini yg berusaha kejadian yg ia alami.


pernah Ia terbaring di kasur yang aga empuk sambil mengingat peristiwa yang lalu saat dia disakiti orang-orang sekali hidupnya lu temen-temen sekolah Dari SMP sampai SMA jadi perempuan beda oleh teman sekolahnya karena gosip dari teman cowoknya waktu SD dulu.


Mereka semua mengolok-olok Marinir adalah anak haram Ia lahir dari hubungan terlarang mereka datang saat tapi mereka memanfaatkan kepolosan Marini pada waktu itu Marini pernah dilecehkan di sekolah waktu SMP kelas 1 Dia sangat ketakutan saat itu lalu menceritakan ini kepada ibunya lu ibunya langsung saja tak percaya dan menghardiknya seperti ini.


" kamu kan pinter ngarang cerita ibu nggak percaya, kalo ada anak sekolah kaya gitu."ujar ibunya yang tak memperdulikan dirinya meskipun kejadian itu benar saat marini menceritakan nya namun tetap saja ia tidak peduli.


"sungguh benar bu."ujar marini.


"nggak usah ... Banyak bicara diam kamu Ibu tak mau ngurusin ini sekarang Cepat kau beres-beres lantai juga kotor !!!.


"Terus juga piring dan baju kotor dan menunpuk."titah nya yg menerintahkan marini.


Lalu marini mulai mengiyakan nya lalu langsung saja ia membersihkan rumah sambil menahan menangis tuh berbagai cobaan yang sungguh ironis nasib dia setelah Iia lulus SMP masih saja ia dihina-hina oleh teman sekelasnya yang memganggap dia anak haram.


Dan acap kali disuruh oleh temen yg membully marini mulai dia disuruh-suruh, ddiskriminasi,sama ia piket secara sendiri kemarin itu melampiaskan dengan banyak belajar itu untuk pelampiasan amarahnya agar ia tidak direndahkan orang sampai akhirnya bully itu 2 tahun dan marini dihargai dan segani oleh teman sekelas dan guru-gurunya karena ia dapet olimpiade mtk juara 1, fisika juara 2 dan juga sejarah juara 1 .


sampai Marini pun tak habis pikir dengan perilakunya ibunya sampai-sampai ia menangis dalam tidur lalu tertidur dalam lelap kemudian dia terbangun dalam tidur lalu ia berangkat kerja dan masuk shif pagi meskipun sangat sesak di dada ia harus tetap bekerja untuk membiayai pengobatan sedang sakit.


Beberapa bulan kemudian akhirnya pak susanto semembuh dari koma selama hampir 2 tahun Ia menjalani penyembuhan di rumah sakit ini dan kemudian keluarganya Menjemput patetan pulang kecuali Yuli dan Marini yang sedang sibuk bekerja dan kemudian pak susanto menanyakan keberadaan Marini.


" anak mu... itu kabur Pak susah diatur orang nya."jawab ibu endah dengan nada yang sinis.


"Loh ... terus yuli kemana ?."tanya pak susanto.


"Kalo ... Sih Yuli lagi kuliah Pak biasa pak buat menyelesaikan skripsinya."jawab endah sambil meneteng tasnya.


"Semoga ... Yuli lolos ya bu."timpal bapak nya yg mendoakan nya.


"Mas ini kita bawa ... Rezeki buat mu ta."ujar om budi yg membawa uang sedikit untuknya.


" masyaallah ... Mas Budi ga usahh repot-repot." ujarnya sih pak susanto yg tak mau direpotkan olehnya.


"yaudah ambil aja pak."bisik bu endah ke arah telinga pak susanto.


"Masyallah harga diri kita mana,Malu."bisik pak tatn kepada istrinya.


"Cih ... Yaudah aku ambil aja pak."bisik bu endah yg tak tau malu.


Hingga Bu Endah mengadah tangannyab untuk minta uang sambil tersenyum manis kepada si Budi lalu Budi dengan wajah yang masam memberikan uang ini kepada Endah elu sih paketanku mau ngomel Ibu Endah bawa Ayah tidak boleh punya jiwa minta seperti itu lagi mereka keluarga yang lumayan mampu dan anak perempuan juga


sehingga istrinya istri pak budi pun sebal lalu bisik ke arah telinganya budi Emang sih endah mata duitan tidak pernah sopan terhadap iparnya,dan juga sering menjelek-jelekkan Marini padahal sih marini yang baik menurut artinya Budi sebut saja tantri istrinya budi demikian sih budi pemikiran dengannya.


"Emang ... Ga tau diri endah,ibu jadi sebel sama dia pak."bisiknyaa bu tantri dengan pelan berisi kepada si pak budi.


"Udahlah bu ... Mending kita diam ntar kita dihadang lagi, sama dia."bisik pak budi dengan pelan yg kesal kepadanya.


"Tapi."ucap bu tantri yang belum menyelesaikan kata karena Bu Endah aku memakan pembicaraan dan lalu berkata seperti ini.


"Hey ... Kalian ngapain bisik-bisik pastii ngomong saya yg nda-nda ya."


"Oh ... Ga kok mba."jawab sih bu tantri dengan gugup.


"Ya ... Betull itu Mungkin kamu salah dengar kali Ndah."jawab pak budi dgn seribu alasan.


"Alah Teruss opo meneh."cerca bu endah yg memaki pak budi.


"Bu.. udah bu jangan bikin malu ini Rumah Sakit toh."ujarnya yang memberitahukannya untuk tidak membuat onar.


disitulah bu endah tak terima diperlakukan seperti itu langsung saja ia memaki pak susantog sehingga seluruh orang yang berobat di situ yang mau masuk maupun keluar melihat adegan bu endah sedang memaki suaminya.


di situlah Budi tak terima langsung saja mendorongnya dan juga Ibu Tantri juga menasehatinya jangan terlalu keras dengan suaminya apalagi ya baru sembuh dari rumah sakit dan sampai-sampai mereka pun meninggalkan Bu Endah sendirian.


Udah pun kesal malu dengan terpaksa meminta maaf kepada suami dan juga ipar-iparnya di sana Mereka pun sudah sampai di rumah namun pak susanto pun tidak melihat putri-putrinya yang berada di dalam rumah.


sangat kangen kepada putri-putrinya setelah kepergian Yuli yang telah sibuk dan marini pun juga lalu bapaknya juga sangat kecewa dengan marini karena ibunya bilang si Marini ini emang begini-begini sampai bapaknya pun percaya.


pada akhirnta malam telah riba ibunya pun menemaninya tak rasa sudah larut malam larut malam Mereka pun lagi atau tidur dengan pulas hingga di jam 02.30 malam in tiba-tiba saja pak susanto diganggu oleh makhluk halus.


disitulah pak susanto tidur secara terlentang tiba-tiba makhluk itu sebut saja hantu wanita misterius mulai mendidihnya setelah mendidihnya baru makhluk halus itu mencekiknya setelah mencekiknya ia mulai menyebut bahwa anak-anaknya itu pembawa sial bahwa Yuli dia telah hamil.


"ahhkkklkk.!!!"


"Tolong lepaskaann akuu, lepasskaan."teriak pak susanto yg kehabisan nafas.


"hahaha, bilang kepada anakmu itu yang bernama Yuli untuk segera minta maaf kepada kalian !!!."


" Dan ... sekarang kau tahu rahasianya !!! Haha."timpal hantu itu yang meledek pak susantog.


"Tidakkkk !!"


lalu pak susanto tersadar dalam mimpi kita kemudian ia berwudhu lalu ia salat istiqorah kepada Allah lain mimpi yang ia tafsir dalam mimpi dan juga sangat penasaran dengan apa yang dibilang hantu tadi dalam mimpi sampai pak susanto berserah diri kepada Allah.


/Next cerita berikutnya/