Misteri Wewe Gombel

Misteri Wewe Gombel
Prat 20


~Lanjutt cerita berikutnya~


pada saat itulah mereka semua menikmati makanan dengan nikmat sampai ia mulai minum coca-colanya saat itu Yuli pun sangat lapar dan ingin mengidam sesuatu yakni es krim vanila cone.


dulu saat itu masih ada yang jual yakni es cream cone zaman KFC masih berkembang yakni rasa vanila aja yg ada pada akhirnya ia membelikan es krim kepada sih tia.


" saya pesan es krim vanila nggak pakai Cone Kira2 bisa pakai mangkok nda."tanya sih yuli kepada sih Crew KFC itu.


" Ya ... mbak ada, sebentar saya ambilkan mangkoknya yg kecil dulu."Timpalnya sih Crew KFC itu yang hendak kebelakang.


"Yo."jawab yuli dengan singkat.


pada akhirnya crew KFC tersebut memberikan es krim kepadanya lalu Yuli pun mengambilnya kemudian mereka berdua pun menikmati makanannya lagi lalu sih tia dengan semangat tetap melanjutkan tugasnya skripsnya agar sih tia cepat-cepat lulus.


Pada akhirnya mereka berdua bercanda lalu tiba-tiba saja Yuli pun melihat Deni sedang jalan bersama teman-temannya beserta ia telah menggandeng cewek tersebut lalu ia menenggok 2 kali untuk memastikan apakah penglihataan yuli salah dan ternyata benar denny sedang berkasmaran dengan wanita lain yang masih belia.


" Cih ... berani-beraninya dia selingkuh dengan wanita lain padahal aku sedang mengandung anak nya."gumamnya sih yuli dengan kesal.


"Awass ... Kamu mas awas."imbuhnya sih yuli yang kesal dalam hati tiba-tiba dipangil oleh tia seperti ini.


"Yul ... Yul."


"Opo ... Sih bikin kaget aja masyallah."jawab sih yuli dengan ketus sambil ia mulai menjitak kepala nya sih tia.


"Ahkk ... Sakit yul."gerutu sih tia kepada yuli.


"Lagian ... Sih kamu nda nyaut-nyaut saat dipanggil-panggil."jawab sih tia dengan nada mencemooh.


" Wajarlah ti ... aku banyak masalah Ti jadi aku nda nyaut soalne." timpal Yuli yang belum menyelesaikan karena karena dipotong oleh si Tia.


" Soalne ... opo Yul opo." jawab sih tia yang penasaran.


"Ih .. jangan potong pembicaraan ku dulu."Timpal yuli dengan tegas kepadanya.


"Yo ... Yull maaaf."jawab sih tia sambil menulis ide skripsinya lewat buku.


"Sini bisikin pada mu."timpal sih yuli yang mulai menaruh gendang telinga kiri sih tia itu.


"Yo."jawab nya sih tia dengan singkat.


pada akhirnya Yuli pun langsung saja membisikkan bahwasanya ia melihat si Deni sedang jalan bersama wanita lain sampai tia kaget tak percaya yang dicerita oleh yuli.


"Hah ... Serius kamu."sahut sih tia yang tak percaya.


"Ya serius ... Masa aku berbohong sama kamu sih ti."jawab sih yuli dengan nada keras lalu sih tersinggung dengan sifat nya yuli sampai tia pun mulai mengebrak meja nya.


" tetapi sampeyan santai aja dong ini kan tempat umum." timpal sih tia dengan emosi.


di situlah percecokan antara mereka berdua telah dimulai sampai-sampai tamu lain nya pun merasa terganggu dengan perdebatan adu bacot dari mereka berdua.


Sebagian ada yang kepo Sebagian ada yang pergi karena males melihat percocokan antara mereka berdua ini.


" Woslah ... Aku males temenan sama kamu. timpal sih tia dengan emosi.


"Baik ... Tapi ingat ganti uangku besok ya." Timpal sih Yuli dengan tegas.


" Iya iya nanti saya ganti uangmu itu." jawab si tia dengan angkuh nya.


" Sip lah ... Kalo begitu Awas kalau nggak ganti uangnya akan ku cari kamu sampe dapet."timpal sih yuli sambil menunjuk ke arah wajahnya Tia lalu Tia menipis tunjukkannya dan berkata seperti ini.


" kamu ndak tahu diri ya uang 700 perak pun sudah kamu makan dan Ku traktir tapi kamu masih minta ganti Sekarang aja koe ini ya bikin aku rugi." jelasnya sih tia sambil berdiri.


" sekarang ganti uang ku yul." imbuhnya Sih tia sambil memintanya kembali.


" okey .... Tapi kamu diluan kan yang ajak ke sini Kenapa toh aku harus ganti." timpal Yuli sambil menantang sambil melibatkan kedua tangannya dengan angkuhnya pada Sih tia itu.


lalu si Tia pun tak terima lalu memaki-maki sih Yuli sampai sih yuli mulai memakinya lagi lalu sih yuli pun malu dan tak mau meladeninya lagi langsung saja ia menabrak bahunya sebelah kiri sih tia dengan sengajanya.


" Heyy ... Yuli."teriak sih tia."


"urusan kita belum selesai yo." imbuhnya Ia sambil menunjuk ke arah Yuli.


tetap sih yuli tidak mai menggubris dengan teriakan si Tia ini lalu ia pun pergi meninggalkan tempat karena ia malu dan males juga ngeladenin si tia.


sehingga para Crew KFC ataupun pengunjung yang makan disini mulai mengelus-ngelus dada ada juga yang mulai membicarakan tia atau Yuli yang tidak-tidak, hingga membuat Tia Malu sendiri lalu tia pergi seorang diri dengan berlari-lari.


" kurang asem kamu Yuli liat saja aku balas perbuatanmu nanti."gumam sih tia dalam hati.


Dan rencananya Tia pun ingin membalas dendam dengan apa yang yuli diperbuat kepadanya, pada akhirnya tia pun langsung saja menunggu taksi Sampai Tia mulai berfikir.


" Sialan ongkos taksi itu mahal sekali udah begitu uang nya tinggal segini lagi."Guman sih tia dalam hati sambil ia memengan uang 100 ***** nya itu.


hingga ia pun mengurungkan diri untuk naik taksi lalu ia pun dengan segeranya mencari angkot aja untuk ia tumpungi.


Secara harga ongkos angkot yang lebih murah sekitar 100 Perak ia keluarkan dibandingkan naik taksi.


pada akhirnya angkot yang tia tunggu-tunggu selama ini telah tiba kemudian ia dengan Segera menaiki angkot tersebut..


lalu saat Tia naik angkot Dia pun melihat yuli yang berjalan seoranh diri lalu tia pun memegang botol auqa nya itu dengan sengaja Ia pun melemparkan botol Aqua tersebut ke arah Yuli.


" ahkk..."Teriak sih yuli sambil menghelah nafas.


" sialan Siapa yang antarkan sampah Ini ke arah kepalaku sakit banget." gerutu si Yuli dengan keselnya.


lalu si Tia pun mulai menertawakannya dan sambil menunjuk-nunjuk Yuli dengan puas.


"Cih ... Sialan sih tia itu awas kamu tia aku akan balas perbuatanmu itu liat aja besok." Yuli dalam hati sambil *******-***** bekas botol Aquanya dengan menggunakan tangannya sendiri dengan kuatnya.


Hingga pada akhirnya sih tia mulai meldedek sih yuli Namun sih tia tidak terima dengan perbuatan nya dan rencana ia akan membalas perbuatannya sih tia besok setelah ia sudah sampai Di Surabaya.


Pov tia


"sangat emosi jika ngeladenin orang seperti dia tapi tenang akan kubalas dengan semua penderitaanmu Yul."gumam sih tia dalam hati.


kepada Akhirnya Si dia pun langsung saja turun dari angkotnya lalu membayar uang sekitar 100 perak dan rencananya ia akan mencari paranormal atau dukun untuk membalas perbuatan si Yuli sombong dan juga angkuh itu.


lalu ia pun mulai bertanya kepada salah satu warga untuk cari alamat di mana sih dukun sakti itu tinggal.


" di sebelah sana Mba... rumah tinggal lurus dulu sebelum pertigaan terus belok kiri ya mba yang perumahaan temboknya berwarna merah muda ya." Timpal salah satu warga yang memberitahukan alamat sih dukun Sakti itu.


" Iya makasih ya Mas."ujar sih tia sampai tersenyum ramah kepadanyam


" yo sama-sama mbak."ujar sih warga itu sambil menyapu.


pada akhirnya dia pun berjalan ke arah rumah yang telah diberitahukan oleh orang tadi ternyata benar rumahnya tembok berwarna merah muda.


dan disitulah ia mulai memasuki rumah tersebut dan tanpa disadari pintu rumahnya telah terbuka sendiri lalu sih dukun tersebut berkata seperti ini.


" silakan ... Duduk de."timpal nya yang mempersilahkan untuk duduk.


" Yo ... mbah maaff ya ganggu kerjaan nya yo ."ujar sih tia sambil mempersilangkan kedua kaki nya untuk duduk.


" Ade ... Ada perlu apa datang ke sini." tanya si dukun itu dengan seksama.


" Bah Saya lagi dendam dengan seseorang, Saya ingin ia merasakan sakit hati dan aku ingin perbuatannya iti dibayar secara konta." jawabnya Tia dengan jujur.


"Dengan ... cara bla bla bla ." imbuhnya si Tia sambil berbisik.


" Oh tenang itu bisa diatur Dek Tapi pasti ada imbalan kan de untuk saya." ujarnya si dukun itu dengan sumeringngah.


" tenang bah ini uangnya ini saya ada uang sekitar 500.000 jadi tolong hancurkan dia." timpalnya si Tia yang memberikan uang berjumlah banyak.


" Hahaha ... tenang de itu bisa saya atur." ujar sih dukun licik tersebut sambil ia tertawa.


kemudian sih tia pun mulai tersenyum licik ketawa berbahak-bahak bersama dukun tersebut sambil membayangkan Bagaimana reaksi guna-guna yang tia berikan tersebut kepada yuli untuk menghancurkan keluarganya.


Tentang yuli.


Sementara itu tiba-tiba saja saat yuli mulai kesal hingga ia mulai menendang bekas galeng sprite yang tergeletak disitu saking kesel ia dengan kejadian itu.


Namun tiba-tiba saja Ia pun pun tidak sengaja melihat Deni sedang berjalan dan merangkul gadis muda itu seperti pasangan memadu kasih pada umumnya.


sampai-sampai Yuli mulai mencekam tangannya sendiri dengan kesalnya melihat kemersaan denny dengan gadis muda itu lalu ia mulai mengikuti mereka berdua termaksud rombongan nya sih denny.


Lalu sih yuli mulai mengikuti mereka hingga ia sudah sampai di sebuah tempat makan pinggiran dekat pantai langananan biasa yang mereka makan waktu liburan disitu lalu ia mulai berlari lalu melabrak denny.


"Brakk." timpal sih yuli yang mulai menggebrak meja.


"Yuliii."sahut deni dan gerombongan nya dengan kompak kecuali gadis muda


Kebetulan ia sedang keluar sebentar untuk memesan makanan.


" Oh jadi ini toh kelakuanmu di belakang ku Mas den."timpal sih yuli sambil mencerca dia di depan teman-temannya sampai-sampai mereka terbengong-bengong melihat adegan yuli dan denny bertempur.


"Yull... Yull mas bisa jelasin yul."ujar sih denny yang berusaha mengejar sih yuli kemudian sih yuli menepisnya lalu mulai menampar sih denny.


"Ahkk."lirih sih denny yang menjerit kesakitan.


"Kok .... Kamu begitu sih sama mas."timpalnya lagi sambil memegang pipinya.


" Ya ... jelas-jelas aku begini karena kamu selingkuh."Cerca sih Yuli sambil menunjuk-nunjuk bahunya denny secara kasar.


" Tapi demi Allah Yul mas gak." timpalnya si ini yang belum menyelesaikan pembicaraannya karena Yuli memotong pembicaraan nya.


" nggak nggak ... opo toh Hey aku lihatnya kamu sama perempuan itu." cercanya ia sambil menunjuk ke arah bahunya denny.


" perempuan yang Mana Yul."ujarnya sih denny dengan binggung sambil sih denny mengarukan kepala nya padahal tidak gatel karena binggung.


pada akhirnya gadis muda itu telah datang sambil ia membawa pesenan yang ia bawa terdiri dari 4 nasi goreng plus telur sama 4 jus jeruk yang satu pesanan lagi dibawa oleh teman nya sih Roy kebetulan mereka anak sma.


Lalu tiba-tiba saja gadis muda itu melihat ke arah Yuli lalu bertanya seperti ini.


"Eh ... Mas denny mba ini siapa."


"Hah." timpal nya sih yuli dengan gugup.


" Apah kamu masih bilang aku siapa Dasar perempuan Sundal." Timpal si Yuli sambil menjambak rambut gadis muda itu.


"Ahkk... Sakit ampun ampun kamu siapa mba akhh."Lirih sih Gadis muda itu yang kesakitan.


"Jangan pura-pura ga tau kamu ya." Yuli yang melepaskan cengkraman rambut si gadis muda itu lalu ia mulai menamparnya.


"Plakk."


"Ahkk ... Sakit mba ampun."


"Yul... udah yull." teriak si Deni yang berusaha menahan emosinya Yuli yang kurang stabil karena ia sedang hamil.


"Alah ... Pasti Kamu belain Selingkuhanmu yang sialan hah." cerca Yuli sambil menjambak sih gadis muda itu.


"Ahkl ...ampun mba ampun."


"Yul... Yul."sahutnya sih denny yang memanggilnya.


Sehingga sih yuli tak menggubris panggilannya masih saja mengunjungi rambutnya muda itu sudah gadis muda itu menjerit kesakitan minta pertolongan kepada Deni sampai pada akhirnya gerombolan Deni memperingati Yuli untuk menghentikannya namun Yuli masih saja tidak perduli tetap saja menjambak rambutnya.


hingga mereka melerai perkelahian antara Yuli dan gadis muda itu sampai Yuli pun susah dikendalikan seperti orang kesetanan saja hingga pada akhirnya sih Deni mulai menampar Yuli Pak Yuli pun menamparkan balik hingga Deni pun berteriak sambil berkata stop kepadanya lalu menjelaskan ini kepadanya seperti ini.


"Sebenarnya dia adik ku yul." imbuhnya berteriak dengan nada yang ketus.


"Apaaa."teriak yuli yang menutup mendengar jawaban dari si Deni.


/Next Cerita berikutnya/