
Kaluna yang baru saja ingin memeriksa perkebunan akhirnya urung karena ia melihat sesuatu yang membuatnya bertanya-tanya. Ya, Kaluna melihat Klara terlihat berbicara akrab dengan Zion.
Kaluna akhirnya tidak jadi menghampiri Zion. Ia memilih untuk kembali ke vila.
Dengan berjalan sedikit cepat Kaluna ingin segera sampai ke vila. Ia ingin mengkonfirmasi apa yang ia lihat kepada Yasa. Suaminya dan Zion adalah saudara sepupu, Kaluna mungkin Yasa tahu ada hubungan apa antara Zion dan Klara.
Di sisi lain Klara yabg kesal karena mendapat nasehat dari Zion ingin segera pulang padahal dia baru sampai di sana. Zion menghela nafasnya. Ternyata Klara sama sekali tidak berubah. Pemuda itu pikir selama menjalin hubungan ini Klara akan sedikit berubah, tapi ternyata tidak. Terbukti saat ini Klara begitu kesal terhadap Zion.
" Pulanglah kalau kamu memang akan pulang, aku nggak akan menghalangi mu?"
" kamu memang tidak pernah mencintaiku a, bahkan saat aku minta putus tidak sedikit pun memohon padaku untuk tidak putus!"
Klara berteriak marah. Zion seketika mengerutkan alisnya. Tidak cinta? Apakah selama ini pembuktian cinta nya itu kurang? Bahkan dia ingin segera menikahi Klara tapi wanita di depannya itu terang-terangan menolak dengan dalih belum siap. Apakah cinta nya selama ini tidak berarti saat Klara menginginkan pertemuan meski jarak mereka jauh.
Pernah saat itu Klara ulang tahun, Zion tengah malam mendatangi wanita itu untuk merayakan ulang tahunnya.
" Entah bagaimana kamu menilai cinta dari seseorang, apakah ketulusanku dan keinginanmu untuk menikahi mu itu kurang untuk membuktikan rasa cintaku. Tapi mungkin kita memang tidak berjodoh Ra. Sudah lebih dari setahun kita bersama tapi kamu sama sekali tidak tahu ketulusanmu. Mungkin kita tidak perlu bertemu lagi."
Mata Klara membulat sempurna saat Zion mengatakan hal tersebut. Niatnya hanya untuk menarik perhatian Zion dan agar pria itru memohonnya kembali tapi rupanya Klara salah. Zion malah semakin menegaskan bahwa sebaiknya mereka tidak lagi berhubungan.
Klara melemparkan jaket Zion dan berlalu dari tempat itu sembari menghentakkan kakinya karena saking kesalnya. Ia membuka pintu mobilnya dan menutupnya dengan sangat keras.
Bruuuummm
Klara memacu mobilnya dengan begitu kencang, Zion hanya bisa membuang nafasnya kasar. Ia sendiri tidak menduga jika hubungannya dengan Klara benar-benar kandas.
Kringggg
Ponsel Zion berbunyi. terlihat di layar ponsel itu nama kakak sepupunya. Ia pun segera menjawab panggilan dari Yasa.
" Iya Kak Yas, ada apa?"
" Zi datanglah ke vila, ada yang mau kakak tanyakan. Sekalian makan siang, kakak ipar mu sudah masak lumayan banyak."
Zion mengiyakan keinginan sang kakak sepupu. Saat itu juga dia langsung menyalakan motornya dan pergi ke vila milik bos sekaligus kakak iparnya.
Di vila Raffan dan Vanka sangat terkejut saat mengetahui bahwa Zion adalah sepupu Yasa. Terlebih saat mereka tahu bahwa Surya yang memiliki nama asli Zion Aditya Linford itu adalah putra dari Arduino Aaron Linford salah satu pemilik perkebunan sawit yang terbesar di negeri ini.
" Bagaimana aku bisa tidak tahu itu?"
" Hehehe tidak apa pa, Zion memang pribadi yang tidak suka muncul di publik jadi tidak banyak orang yang tahu identitas putra sulung uncle Ar tersebut."
" Haish, aku jadi merasa minder. Mungkin gaji ya kuberikan sama uang bulanan tuh anak lebih besar uang bulanannya."
Zion yang mendengar ucapan keluarga kakak iparnya itu menggeleng pelan sambil berkata," Itu tidak benar pak Raffan. Saya dulu jarang di beri uang bulanan sama daddy."
" Iya tidak diberi uang bulanan tapi dikasih kartu tampa limit. Sama bae," sahut Yasa seketika. Zion hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal mendengar ucapan sang kakak sepupu. Pasalnya hal itu benar adanya. Bahkan kartu tanpa limitnya sampai saat ini masih dia pegang meskipun tidak pernah ia pergunakan.
Zion pun diminta duduk. Mereka akan makan siang terlebih dulu sebelum menjalankan kewajiban 4 rakaat . Masing-masing memakan makan siang dengan hikmad. Tidak ada pembicaraan selama makan. Kaluna yang sudah sangat penasaran dengan hubungan Zion dan Klara pun harus menahannya hingga makan siang itu usai.
***
" Jadi sebenarnya ada apa Kak Yas. Aku yakin kakak memintaku kesini pasti ada sesuatu yang mau diomongin."
Zion membuka pembicaraan. Dia sebenarnya tahu dipanggil ke vila karena ada sesuatu. Dari tadi Kaluna, kakak ipar Zion itu tampak sekali kegelisahan di wajahnya.
Kaluna dan Yasa saling pandang. Sebenarnya mereka sedikit merasa tidak enak akan bertanya mengenai Klara. Bagaimanapun itu adalah urusan pribadi Zion. Tapi sungguh Kaluna sangat penasaran dengan apa yang tadi dilihatnya.
" Haish, kok malah pada diem sih. Ayo mau ngomongin apa? Jangan bikin kau kepo?" Zion sungguh dibuat penasaran dengan pasangan suami istri yang saat ini duduk di depannya itu.
" Zi sebelumnya maaf kalau ini agak sedikit pribadi. Apa hubunganmu dengan Klara?"
" Oh Klara, dia mantan kekasihku kak. Eeeh kok kakak ipar kenal sama Klara sih."
Yasa dan Kaluna membuang nafasnya kasar. Kedua orang itu silih berganti bercerita mengenai siapa Klara. Zion jelas terkejut saat tahu bahwa wanita yang pernah ada dihatinya itu adalah orang yang membuat Yasa dan Kaluna membuat kesalahan di masa lalu.
" Apa Klara dan Kak Kaluna bermusuhan?" tanya Zion hati- hati.
" Sebenarnya aku tidak pernah menganggapnya musuh Zi, tapi Klara yang selalu menganggap aku dan Brisia sebagai rivalnya."
Zion kembali terdiam. Ia sesaat merenungi setiap apa yang diceritakan oleh Kaluna dan Yasa. Jujur ada rasa sedih dalam hati Zion saat mengetahui bahwa Klara adalah orang yang seperti itu. Ia tentu tidak pernah menyangka nya.
Akan tetapi seketika Zion mengingat sesuatu. Beberapa saat yang lalu tiba-tiba Klara menanyakan perihal mengenai Kaluna. Awalnya Zion juga merasa aneh kenapa Klara bisa mengenal Kaluna. Tapi waktu itu dia tidak berpikir jauh.
" Bentar deh kak, beberapa waktu yang lalu Klara mendatangiku. Dia menanyakan Kak Kaluna dan Kak Yasa. Dia juga menanyakan perihal hubungan Kalian."
Yasa dan Kaluna sedikit terkejut. Kaluna pun menanyakan kapan hal tersebut terjadi. Zion pun menjawabnya dengan yakin. Sebuah analisa diambil oleh Yasa. Kejadian tersebut terjadi sebelum berita Mereka viral. Yasa menarik sebuah garis lurus. Bisa jadi Klara yang menyebarkan ini semua.
" Maaf sepertinya aku harus mengatakan hal buruk tentang mantanmu itu Zi. Menurutku Klara lah yang membuat rumor aku dan Kaluan hingga viral di media sosial. Kejadian Kaluna dan aku 6 tahun lalu itu hanya dia yang tahu. Dan untuk memastikannya, aku minta bantuanmu."
" Bantuan apa kak?"
TBC