
setelah merasa cukup mengobrol dengan orang orang dari sakte awan langit dan juga matriak Ying ,
Xhuhan memutuskan untuk pamit meninggalkan sakte ,
"Baiklah paman dan juga matriak Ying , kami bertiga akan melanjutkan perjalanan , Terima ini sebagai hadiah perpisahan dariku , semoga saat kita bertemu lagi nanti nya , kalian jauh lebih kuat dari pada saat ini ." Xhuhan memberikan masing masing satu cincin penyimpanan baik untuk patriak Di Rui , ataupun matriak Ying
"Terimakasih nak Han , jangan lupakan kami dan berkunjung lah kembali ke tempat ini , dan saat itu nak Han akan melihat kemajuan kami "ucap patriak Di Rui pada Xhuhan , meskipun berat melepaskan Xhuhan pergi ,dirinya juga tidak berhak untuk menahan lebih lama lagi ,
"Tentu patriak , dan juga sampaikan salamku pada yang lain nya "seteleh itu ketiganya menghilang dari tempatnya , hanya menyisakan patriak Di Rui dan juga matriak Ying ,
dan untuk Di Lang cs mereka sudah pergi sebelum nya untuk menemui istri istri mereka , dan Xhuhan pun sudah pamit pada mereka ,
Dan untuk masalah long Zen dengan matriak Ying yang sebelumnya yang melakukan kontak mata , itu hanya sekedar kekaguman matriak Ying pada long Zen yang memiliki elemen es , sama seperti yang di miliki nya , tidak lebih , dan long Zen pun juga mengatakan hal yang sama , jadi tidak ada lagi alasan bagi Xhuhan untuk memperpanjang urusan di antara mereka ,
Xhuhan langsung muncul di hutan tempat dimana dulu dirinya dan Qingzhu terhisap oleh portal yang ada di sana , tempat ini bernama hutan kabut ilusi yang berada di wilayah bagian barat alam agung dan merupakan tempat paling berbahaya di alam ini ,
"Apakah ini alam agung tuan muda.?"tanya long Zen setelah keluar dari retakan ruang
"Benar paman , dan kita saat ini berada di dalam hutan kabut ilusi di wilayah barat alam agung ,"Xhuhan menjelaskan posisi nya saat ini
"lalu bagaimana dengan kekuatan di alam ini tuan muda.?"tanya long Ti yang juga ikut penasaran dengan alam ini
"untuk kekuatan sebenarnya tidak jauh berbeda dengan alam penguasa paman, tapi bisa di bilang masih lebih kuat di alam penguasa sedikit "ucap Xhuhan
kemudian membagikan informasi tentang alam agung pada keduanya
informasi Ranah
Dibagi dari 🌟 1-9
Dewa Agung
Dewa Putih
Dewa kuning
Dewa Hitam
Dewa Giok
Penguasa
Semi Abadi
Ranah Di atas SEMI ABADI
Dibagi dari 🌟 1-9
Abadi
Maha Dewa Putih
Maha Dewa kuning
Maha Dewa Hitam
Maha Dewa Giok
Maha Dewa Bumi
Maha Dewa Langit
Maha Dewa Agung
Maha Dewa Suci
Maha Dewa Surgawi
Maha Dewa Semesta
Ranah (alam suci/alam 9 Naga)
Di bagi menjadi 3 awal , menengah , akhir di setiap ranah nya
Dewa sejati
Dewa sejati Merah
Dewa sejati Hijau
Dewa sejati Kuning
Dewa sejati Putih
Dewa sejati Hitam
Dewa sejati Penguasa
"kenapa dengan wajah kalian.?"tanya Xhuhan heran saat melihat kusut kedua paman nya itu
"Hehehehe, tidak apa apa tuan muda , lalu bagaimana dengan kekuatan orang tua tuan muda .?"tanya long Ti berusaha mengalihkan pembicaraan agar Xhuhan tidak bertanya lebih lanjut
"Aku juga tidak tau paman , tapi terakhir aku berpisah dengan ayah dan ibu , mereka berdua berada di ranah Dewa hitam dan dewa kuning , aku juga tidak tau sejauh apa perkembangan mereka saat ini "ucap xhuhan menggeleng kan kepalanya,
yang tidak ia ketahui adanya perbedaan waktu antara alam agung dan alam penguasa ,Di sini waktunya lebih lambat 10 kali dari alam penguasa
Di alam penguasa Xhuhan sudah berada di sana hampir satu tahun berarti di alam agung ini sudah Sepuluh tahun terlewati , dan kemungkinan kekuatan keluarga nya dan juga para penghuni alam ini sudah berbeda dari sebelumnya
"lalu kemana kita saat ini tuan muda .?"tanya long Zen pada Xhuhan
"kita cari kota terdekat dari tempat ini dulu , untuk mencari informasi "ucap Xhuhan, kemudian merobek ruang menuju tempat rumah Yun'er sebelum nya yang ada di pinggiran kota di dekat hutan ,
krak....
wush...
ketiga nya muncul tak jauh dari kota , namun bedanya kota yang ada di hadapan xhuhan sangat besar dan maju , berbeda dengan apa yang ada di ingatannya sebelum nya , bahkan ini lebih terlihat sebagai ibu kota kekaisaran
"Apa apaan ini, kenapa tiba tiba ada kota megah dan sebesar ini di tempat ini , perasaan dulu hanya ada kota tidak terlalu besar di sini , kenapa hanya dalam setahun bisa berubah seperti ini"ucap Xhuhan dengan bingung dengan apa yang ia lihat saat ini
"ada apa tuan muda.?"tanya long Zen juga ikut pemasaran dengan tingkah Xhuhan saat ini
"Tidak apa apa paman , ayo kita masuk ke kota itu "ucap Xhuhan tidak menceritakan apa yang sedang ada di pikiran nya
"ayo kita langsung saja masuk kedalam kota paman , tidak usah ikut mengantri seperti mereka "ucap Xhuhan yang melihat banyak nya antrian di gerbang masuk kota
kemudian Xhuhan langsung melakukan teleportasi ke dalam kota ,
Di sudut sepi di dalam kota , Xhuhan muncul bersama long Zen dan long Ti
kemudian Xhuhan memaki topeng nya sepeti biasa, sementara untuk long Zen dan long Ti mereka tetap dengan tampilan pemuda tampan seperti saat berada di alam penguasa
"Kita cari kedai atau tempat makan yang ramai di kunjungi kultivator paman , mungkin di sana kita mendapatkan informasi mengenai alam agung ini , karena aku tidak tau sudah sejauh apa perubahan yang terjadi di sini ,"ucap Xhuhan pada kedua paman nya
"Baik tuan muda"
kemudian mereka bertiga langsung keluar dari tempat mereka , dan menuju kedamaian yang ada di pusat kota ,
sepanjang perjalanan xhuhan menemukan banyak sekali kultivator yang sudah berada di ranah Dewa kuning ataupun dewa hitam , sangat berbeda sekali dengan dulu waktu dirinya tiba di alam ini ,
seteleh sekian lama mencari akhirnya mereka bertiga menemukan rumah makan yang sangat besar dan mewah , dan disana juga banyak sekali kultivator yang tengah berbincang dengan teman se mejanya ,
"Selamat datang di rumah makan Phoenix tuan muda , "ucap pelayan menyambut dengan ramah pada rombongan Xhuhan
"Apa masih ada meja kosong di dalam Nona,.?"tanya long Zen pada pelayan tersebut
"Untuk lantai pertama sudah penuh tuan muda , tapi untuk lantai dua masih ada beberapa meja lagi yang kosong "ucap pelayan tersebut menjelaskan
"Baiklah , antarkan kami ke lantai dua nona ,"ucap long Zen tersenyum sehingga membuat pipi pelayan tersebut merona merah
"Ba baik tuan muda , mari ikut saya "ucap sang pelayan dengan gugup , kemudian memimpin rombongan Xhuhan menuju lantai dua
long Ti dan Xhuhan hanya tertawa melihat tingkah pelayan tersebut , karena mengingat usia sebenarnya dari long Zen , itulah yang membuat keduanya tertawa saat pelayan tersebut nampak tersipu saat long Zen tersenyum padanya
.
.
.
.
....
.
.
.
..
.
..
. Bersambung
Maaf jika Setiap hari hanya bisa up 1 chapter Kaka Kaka, karena saat ini lagi banyak kegiatan di real life , mungkin week end akan author tambah chapter nya menjadi 2 atau 3 jika memungkinkan ,. kalian bisa menabung dulu chapter nya sampai week end biar bisa langsung baca banyak chapter , karena kemungkinan author hanya bisa up 1 tiap hari kecuali di week end , sekali lagi author minta maaf untuk ini ,
Dan Terimakasih untuk dukungan nya