DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
.Xhuhan Yang Usil & Kekesalan Long Zen


Ditengah serangan yang di lancarkan Xhuhan pada nya , long Zen berfikir dengan cepat agar dirinya bisa Lolos dari situasi sekarang ini , sebab jika berlanjut dia tidak yakin bisa bertahan tanpa melawan , sedangkan jika melawan dia takut tidak sengaja melukai tuan mudanya ، Long Zen terus berlari kesana kemari untuk menghindari setiap serangan yang di lancarkan xhuhan padanya ,


hingga Long Zen memutusakan untuk melawan , semoga dengan cara ini tuan mudanya bisa sadar kembali


Roaaaarrr....


perlahan tubuh long Zen membesar dan beruban menjadi naga yang sangat besar dengan memancar kan aura Dingin dari tubuhnya yang merupakan ciri khusus dari Klan naga Es ,


karena serangan yang di lancarkan oleh Xhuhan adalah elemen api ,maka long Zen memutuskan untuk menahannya dengan eleman es yang ia miliki


Xhuhan yang melihat long Zen bertranformasi menjadi naga , hanya tersenyum tipis melihat itu ,


"Baiklah paman , kita lihat elemen api ku atau elemen es mu yang akan bertahan "ucap Xhuhan dalam hatinya


kemudian Xhuhan mengumpulkan energi cukup besar di telapak tangan nya dan muncul nyala api berwarna hitam pekat dengan aura yang sangat Mengerikan menyebar di daerah itu , sebab api di tangan xhuhan sesudah bercampur dengan elemen kegelapan yang ia miliki,,


"Bersiaplah naga kecil, setelah ini aku akan memanggangmu untuk menjadi makan siangku "ucap Xhuhan dengan suara yang berat


sementara long Zen di sebrang sana di buat menelan ludahnya sendiri setelah merasakan betapa berbahayanya api yang ada di tangan tuna mudanya saat ini


"Tuan muda , apakah kau ingin membunuhku "ucap Long Zen frustasi


tapi dia masih menyiapkan pertahanan es di depan nya bersiap menahan serangan yang sebentar lagi datang padanya ,


tapi setelah sekian lama menunggu tidak terjadi apa apa pada tembok es yang di ciptakan Long Zen di hadapan nya , sehingga timbul pertanyaan di kepalanya , apa yang terjadi


karena penasaran long Zen perlahan berubah kembali menjadi sosok pemuda tampan seperti sebelumnya dan menghilangkan tembok es yang menghalangi dirinya , setelah tembok itu hilang, alangkah terkejutnya dia melihat pemandangan yang ada di depan nya ,


Di sana terlihat seorang pemuda tampan tengah duduk bersandar di salah satu pohon , dan di tangan nya memegang buah buahan abadi ، Xhuhan tengah asik memakan buah buahan tersebut tanpa memperdulikan tatapan bingung Long Zen padanya ,


perlahan long Zen berjalan mendekati Xhuhan , stelah berjarak beberapa meter Long Zen di kejutkan dengan tiba tiba Xhuhan membuang buah buahan di tangannya dan langsung tertawa keras di hadapan Long zen sambil memegangi perut nya , xhuhan sudah tidak tahan lagi dengan wajah bingung yang ditampilkan long Zen saat ini, di tambah Xhuhan sebelum nya mendengar apa yang di ucapkan Long Zen sebelum membuat tembok es , saat Xhuhan mengeluarkan api hitam di tangan nya


"Tuan muda , apakah kau mengerjai ku sebelum nya .?"tanya Long Zen sedikit berteriak pada Xhuhan, karena xhuhan masih memegangi perut nya dan masih tertawa di tempat nya


tidak ada jawaban dari tuan mudanya , long Zen langsung duduk di pohon yang ada di sebelah Xhuhan , dan memasang wajah cemberut ,akibat perbuatan Xhuhan sebelumnya


"Paman kenapa.?"tanya Xhuhan dengan wajah polos nya seteleh selesai menertawakn long Zen sebelum nya


"Cih , pura pura tidak terjadi apa apa ,"ucap long Zen berdecak kesal tanpa menoleh ke arah xhuhan


sementara xhuhan yang melihat long Zen kesal padanya hanya tersenyum tipis dan perlahan mendekati Long Zen


"Maaf paman, aku tidak bermaksud mengerjai paman sebelum nya , tapi paman kenapa memandangi ku dengan tatapan seperti itu sebelumnya , ya sudah aku kerjain aja sekalian "ucap Xhuhan menjelaskan alasannya melakukan itu


"Paman terlalu terlalu berlebihan, sampai sampai Tidak berkedip dan terus menatap ke arah ku , aku masih jauh jika di bandingkan dengan kakek Wang paman "ucap Xhuhan dengan masih sedikit tersenyum


Long Zen tidak menjawab ucapan Xhuhan , dan hanya berdecak kesal melihat ke arah lain


"Paman , kita lanjutkan perjalanan kali ini , aku ingin mencari inti beast dengan kekuatan maha dewa semesta dan Dewa sejati tahap awal Jika ada di atasnya tidak apa apa , agar bisa di gunakan oleh Zhu'er dan para pasukan nantinya untuk meningkatkan kekuatan mereka dengan menyerap inti beast tersebut'"ucap Xhuhan menjelaskan rencana nya pada long Zen


"Baiklah , lalu kita akan kemana tuan muda.?"ucap Long Zen menjawab , meski masih ada sedikit kesal di hatinya , long Zen tetap harus melayani tuan mudanya itu


"Kita akan mencari di hutan dekat sini paman , seperti nya Beast Kera ekor tombak seperti kemarin ada banyak di tempat ini, semoga saja kita menemukan beast lainnya yang sudah mencapai ranah Dewa Sejati puncak , sukur sukur kalau kita menemukan yang lebih tinggi dari pada itu "ucap Xhuhan kemudian terbang menuju hutan yang tak jauh dari posisi nya saat ini


Dari siang sampai menjalang malam , Xhuhan dan Long Zen terus berburu Beast untuk di ambil inti nya , sepanjang perjalan mereka berdua , mereka sudah membantai banyak dari mulai beast Kera ekor tombak , Rubah dan lainnya ,


untuk beast yang bisa bertransformasi ke bentuk manusia nya , hanya beast yang memiliki kekuatan di atas Maha dewa Giok saja


Menjelang malam , Xhuhan memutuskan berhenti dan mencari mata air untuk membersihkan tubuh nya dari cipratan darah sewaktu berburu sebelum nya , sementara long Zen membuat perapian untuk membakar buruan mereka ,untuk di jadikan makan malam mereka


saat ini keduanya tengah asik memakan buruan nya setelah sebelum nya long Zen sudah membakar nya sewaktu xhuhan membersihkan diri di sungai


"Dengan inti beast uang kita dapat sebelum nya , itu sudah cukup untuk menaikkan kultivasi pasukan kita yang ada di dunia jiwa tuan muda , dan untuk tuan putri, saya rasa tidak sulit untuk mencapai Ranah dewa sejati awal dengan banyaknya inti beast yang telah mencapai ranah maha dewa semesta 🌟 9 dan ada ratusan yang sudah mencapai ranahanah Dewa sejati awal hingga puncak ,"ucap Long Zen membuka obrolan


"Betul paman, tapi jika untukku sendiri , inti beast tersebut' tidak berarti apa apa , karena kebutuhan energi di tubuhku sangat banyak dan bahkan berkali kali lipat dari kultivator biasanya "ucap Xhuhan menghembus nafasnya , mengingat tubuhnya yang sangat boros Jika menyangkut sumberdaya , hal itu di anggap wajar dengan Tubun istimewa dan banyaknya elemen yang di miliki Xhuhan, tapi hasilnya Xhuhan bisa menghadapi lawan di atasnya dengan mudah , di tambah dengan darah emas dan tulang dewa naganya , bahkan satu ranah penuh di atasnya pun , belum bisa membuat Xhuhan berkeringat , luar biasa memang , tapi harus ada pengorbanan ekstra untuk memiliki kekuatan itu sebab Xhuhan memiliki tubuh yang istimewa di bandingkan yang lain nya


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung