DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Tingkah Si Kecil


Si kecil yang berlari keluar dari kamar nya pun langsung masuk ke amar ayahnya , dan kebetulan sang ayah baru selesai mengganti baju dan bersiap untuk keluar dari kamar nya untuk membangun kan di kecil untuk di ajak makan malam seperti kebiasaan yang sudah mereka lakukan setiap harinya


"Ayah , kakak tampan sudah bangun " ucap Su Yun'er dengan suara keras saat tiba di depan sang ayah


"Apa kakak tampan mu benar benar bangun sayang.?" tanya Su Yang memastikan lagi pada putri kecilnya


"Hmmm, tadi kakak tampan bangun saat aku membelai wajahnya " ucap polos Su yun'er dengan mengangguk kan kepalanya


'Haish anak ini rupanya sudah sangat nyaman dengan pemuda malang itu ' Su Yang berbicara dalam hatinya dan mengajak si kecil untuk melihat Lin Feng


"Apakah kamu sudah merasa Baikan anak muda .?" tanya Su Yang pada Lin Feng yang saat ini tengah duduk di tempat tidur itu , karena setelah di kecil keluar dari kamar itu ,Lin Feng manggung duduk dan menunggu si kecil dan ayahnya datang


"Sudah paman , terimakasih sudah menolong ku " ucap Lin Feng berusaha bangun dari duduknya


"Tidak perlu memaksakan diri anak muda ,.kamu baru saja bangun dari pingsan jadi sebaiknya istirahat dulu malam ini , besok baru kita mengobrol lagi " Su Yang mencegah Lin Feng yang berencana bangun dan menyuruh nya untuk Kemabli beristirahat


"Ayah , apakah aku boleh tidur di sini bersama kakak tampan.?" tanya gadis kecil itu dengan penuh harap sambil menggoyang goyangkan tangan sang ayah


"Baiklah , kamu boleh tidur bersama kakak tampan mu malam ini , tapi sebelum itu kita makan dulu oke , " Su Yang mau tidak mau memberikan persetujuan dengan kemauan sang anak , karena diri nya yakin jika pemuda yang di temukan secara tidak sengaja' di depannya ini adalah orang baik dan entah kenapa dirinya tidak takut jika membiarkan si kecil bersama pemuda di depan nya


"Yeaayy asik , kakak tampan tunggu Yun'er sebentar ya , setelah Yun'er selesai makan bersama ayah, Yun'er akan membawakan makanan yang enak pada kakak tampan " ucap gadis kecil itu dengan gembira , entah apa yang dirasakan gadis kecil itu kata Lin Feng , mungkin dirinya ingin sekali memiliki teman atau kakak laki laki selama ini ,mengingat dirinya hanya bermain sendiri setiap harinya karena rumah nya jauh dari keramaian dan setiap hari hanya mengawasi domba domba peliharaan ayahnya


kemudian Su Yang menggendong si kecil dan membawa nya keluar meninggal kan Lin Feng yang nampak tersenyum manis setelah mendengar ucapan dari gadis kecil itu sebelum nya


"selama aku disini , tidak akan aku biarkan siapapun membuat mu menangis adik kecil , aku akan membunuh siapa saja yang berniat buruk pada mu " Lin Feng bertekad untuk menjaga dan melindungi gadis kecil itu selama dirinya berada di tempat asing ini


20 menit kemudian Gadi kecil itu benar benar membawakan makanan untuk Lin Feng , di tangan kecilnya terdapat mangkuk berisikan sup daging dan sayuran ,


"kakak tampan ini aku bawakan makanan enak untuk kakak tampan " Su Yun'er dengan semangat mengerahkan mangkuk yang ada di tangan nya untuk Lin Feng dan si kecil juga langsung naik ke atas tempat tidur duduk di samping Lin Feng


"Terimakasih adik kecil , panggil aku kakak Feng mulai sekarang ya " ucap Lin Feng mengusap kepala gadis kecil yang menggemaskan itu , kemudian menatap makanan yang ada di dalam mangkuk yang ada di hadapannya , dia sangat asing dengan jenis makanan ini , tapi dia tetap memasukkan beberapa potong daging dan sayuran yang ada di dalam mangkuk itu ke dalam mulutnya , dan Lin Feng benar benar kaget dengan rasa makanan asing di depan nya ini , karena rasa nya sangat enak menurut nya gurih penuh dengan rempah


"Tentu saja adik kecil , kakak sangat menyukainya ini sangat enak " Lin Feng dengan cepat menghabiskan makanan yang ada di mangkuk tersebut dengann cepat


"Ayo kita tidur adik kecil , kakak sudah selesai makan nya , tidak baik jika adik kecil begadang " Lin Feng langsung merebahkan tubuhnya dan tak lupa diri nya meletakkan kepala gadis kecil itu di lengan kirinya dan menyelimuti nya


Gadis kecil itu nampak sangat bahagia terlihat dari wajahnya yang tersenyum dengan manis, dan langsung menutup matanya


sementara di luar kamar Su Yang tersenyum seteleh lihat bagaimana interaksi ke-dua nya , dan bagaimana Lin Feng memperlakukan putrinya dengan baik dan lembut , akhir nya dia memutuskan untuk ikut juga istirahat kemudian Su Yang langsung pergi ke kamar nya


sementara Lin Feng hanya tersenyum setelah melihat Su Yang pergi , karena dia tau jika dirinya tengah di intip oleh Su Yang , meskipun kekuatan beladiri nya di tahan hingga tahap paling rendah , tapi kekuatan jiwa dan instingnya masih bisa ia gunakan


pagi harinya Lin Feng bangun lebih dulu dan merasakan lengan kirinya mati rasa akibat di jadikan bantal oleh si kecil semalam an


"Adik kecil apakah tidak mau bangun , sudah pagi Lo " Lin Feng memainkan pipi si kecil dengan gemas karena dirinya sangat ingin. memiliki adik kecil tapi Xhuhan dan Qingzhu menolak nya dengan alasan menunggu diri nya dewasa terlebih dahulu


"Hmmm kakak , apakah sekarang sudah pagi.?" bocah kecil itu menggeliat dengan malas sambil mengucek kedua matanya dengan tangan mungil nya


"iya , ayo kita keluar , pasti paman sudah menunggu kita di luar " Lin Feng menggendong si kecil dengan lembut dan meletakkan di dalam pelukannya


mendapatkan perlakuan seperti itu untuk pertama kalinya , si kecil langsung tersenyum manis dan mengerat kan pelukannya pada Lin Feng


"Kalian sudah bangun ternyata , ayo duduk kebetulan makanan sudah siap " Su Yang kaget melihat anaknya nampak tersenyum bahagia di pelukan pemuda yang ditolong nya tersebut tapi kemudian dia langsung tersenyum dan menyapa Lin Feng


"Terimakasih paman " Lin Feng duduk di kursi yang ada di ujung meja berhadapan dengan Su Yang , sementara si kecil tentu saja masih di pelukan Lin Feng


"Yun'er turun dulu , biarkan kakak tampan mu makan dulu " Su Yang menyuruh si kecil untuk turun tapi Yun'er malah makin memeluk Lin Feng


"Tidak apa apa paman , biarkan Adik kecil begini , biar sekali an aku menyuapi nya " Lin feng mengelus kepala si kecil dan perlahan menyuapinya dengan bergantian , setelah dirinya memasukkan makanan nya ke mulutnya sendiri setelah itu Lin Feng menyuapi si kecil , begitu terus hingga sarapan pagi itu selesai


sementara Su Yang Nampak tersenyum menyaksikan perhatian Lin Feng pada putri kecil nya