
Di arena 1
Xhuhan dan empat paman nya , hanya diam di tempat nya bersikap acuh pada kelompok dari tombak matahari , hal itu tentu saja membuat kelompok dari sakte tombak matahari meraung marah , karena berani beraninya ada kelompok yang tidak menghormati nya
Kelompok dari sakte tombak matahari hanya diam di tempat nya karena belum boleh bertarung sebelum Dong Fu memulai pertarungan nya
"Baiklah semua nya , pertarungan kelompok mulai "
setelah kata kata ini keluar dari mulut Dong Fu, di area 2 dan 3 langsung pecah pertarungan , berbeda dengan arena nomor 1 yang masih sunyi
"kalian para bocah , apakah sudah sangat ketakutan sehingga kalian dari tadi diam di tempat "ucap Meng Zan pemimpin kelompok dari sakte tombak matahari yang merupakan Tuan muda dari sakte itu ,yang merupakan orang terkuat di turnamen ini dengan kekuatan sudah menembus ranah dewa giok 🌟 1 di usianya yang sangat muda
Xhuhan dan rombongan nya yang mendengar ucapan itu masih diam di tempat nya ,
"Baiklah paman , siapa di antara kita yang akan bermain dengan orang bodoh itu "ucap Xhuhan berdiskusi tanpa memperdulikan tatapan kemarahan meng Zan di depannya
seperti biasa , jika masalah debat long Ti dan long zen memang tidak akan mau kalah sampai kapanpun , dan inilah contoh nya , keduanya sama sama ingin keluar sebagai petarung yang akan berurusan dengan bocah bocah itu
Long Zhu dan long Zhi yang melihat itu hanya tersenyum kecut , pasalnya mereka sudah tau bagaimana ke-dua nya jika sudah berdebat
di ruangan nomor 5
"Apa yang mereka lakukan , bisakah hal ke kanak Kanakan seperti itu mereka lakukan di lain waktu , sangat memalukan"ucap Long Xia kesal , apalagi sebelumnya dirinya masih kesal karena ulah long Zhi dan long Zhu yang tebar pesona pada para penonton
"apa yang di lakukan ayah dengan paman Ti , kenapa mereka malah berdebat bukannya bertarung "ucap Long Jia heran melihat ayahnya
"hahaha, saudari Jia paman Zen dan paman Ti begitu karena sebelum nya Gege bertanya pada mereka siapa yang akan melawan kumpulan orang bodoh itu , lalu sekarang seperti yang saudari lihat , mereka masih saja berdebat "ucap Qingzhu tersenyum dan masih me mangku si kecil Ling Ling yang nampak di Mulutnya terisi makanan
"Jadi mereka ribut hanya karena ingin bertarung , memang kedua orang itu selalu seperti itu kah.?"tanya Zentian yang baru melihat itu
"benar ayah , paman Zen dan paman Ti adalah orang yang selalu menemani Gege kemanapun Gege berpetualang , jadi ya bagitu mereka saat ada sesuatu yang di debatkan"ucap Qingzhu menjelaskan pada Zentian
Kemabli ke arena nomor 1
"Apa maksud kalian dengan tidak menghiraukan kami , apakah kalian sudah bosan hidup hah"bentak meng Zan marah
long Ti dan long Zen yang mendengar umpatan kasar di belakang mereka langsung mendengus marah
"diam bodoh "
keduanya hanya mengayunkan tangannya kebelakang ke arah meng Zan dan rombongan nya
wush...
Booom ......
bagaikan daun tertiup badai , meng Zan dan kelompok nya langsung saja tebang dengan kecepatan tinggi dan menghantam perisai yang ada di arena itu , bahkan menghancurkan nya , sehingga membuat mereka berlima jatuh pingsan di luar arena
kejadian itu membuat pertarungan di dua arena lainnya berhenti ,pasalnya ledakan yang menghantam perisai sangat keras , dan setalah itu ada lima orang berlumuran darah pingsan di bawah arena
Dong Fu yang melihat perisai buatannya hancur hanya di buat melongo di tempat nya , pasalnya perisai itu bahkan mampu menahan
serangan dewa giok 🌟 9
dan kali ini di depan matanya perisai itu hancur hanya dengan lambaian kedua pemuda itu , bagiamana mungkin , rasa tidak percaya muncul di pikiran orang tua itu ,
bahkan para penonton yang melihat kejadian itu langsung hening
"zan'er" Patriak Meng Toli langsung mengecek keadaan putra nya yang kini badan nya berlumuran darah di bawah arena di susul para tetua di belakangnya
"Kalian akan membayar mahal atas penghinaan ini "ucap ptariak Meng dengan ledakan aura abadi 🌟 1 meledak dari tubuh nya dan langsung melompat ke arena yang di tempati Xhuhan dan kelompok nya
"Patriak Meng , apakah kau tidak menghormati keberadaan ku ,"ucap Dong Fu dengan mata tajam menatap ke arah Meng Toli yang tiba tiba naik ke arena
Meng Toli yang merasakan aura kuat menindas tubuhnya langsung berkeringat dingin pasalnya Dong Fu saat ini sangat marah atas tindakan nya yang tidak mematuhi aturan
"Biarkan saja pak Tua , kau cukup jadi saksi pertarungan kita di sini , jangan ikut campur "ucap long Ti tersenyum ke arah Dong Fu dan sepersekian detik melepaskan auranya pada Dong Fu ,hingga membuat Dong Fu bergetar gugup , pasalnya kekuatan Yang di tunjukkan long Ti padanya bahkan melebihi kekutan milik kaisar nya sendiri
Meng Toli yang mendengar itu langsung tertawa di dalam hatinya , karena dia menganggap Long ti terlalu terburu buru dan sangat bodoh
"Baiklah "ucap Dong Fu memaksakan senyum nya ke arah long Ti dan kelompok nya
"Bagaimana pak tua , apakah kita akan bertarung sekarang"ucap long Ti tertawa mengejek ke arah Meng Toli
"kau jangan sombong bocah , apakah kau pikir dengan bisa mengalahkan anakku kau juga bisa mengalahkan ku juga , naif" Meng Toli mencibir
"Baiklah ,tapi bagaimana kalau kita buat taruhan agar lebih seru "ucap long Ti lagi
"Apa yang ingin kau taruhkan bocah ,"meskipun marah meng Toli berusaha menahan nya dan berfikir dirinya tidak dirugikan dengan taruhan ini
"itu mudah saja , bagaimana jika begini , jika di antara kita kalah darimu , maka jkau bisa memperbudak kami , tapi jika salah satu di antara kami yang menang maka , kau dan seluruh orang orang yang ada di sakte tombak matahari harus tunduk di bawah sakte dua naga kami "ucap Long Ti dengan lantang
sontak kejadian ini membuat riuh tempat itu , ada yang menganggap para pemuda tampan itu terlalu ceroboh tapi ada pula yang menganggap jika sakte tombak matahari menemukan musuh yang tidak biasa kali ini
"Hahahaha setuju , lalu apa maksud dari perkataan mu sbelumnya yang mengatakan jika di antara kami kalah , apakah kau berniat melawan ku satu lawan satu "tanya patriak Meng Toli tertawa
"kau cukup pintar ya, jadi siapa yang akan kamu pilih untuk melawan mu.?"tanya long Ti lagi
"Baik karena kalian sangat percaya diri , bagaimana kalau pemuda bertopeng itu yang melawan ku "ucap meng Toli tersenyum , karena menurut nya ,yang bertopeng lah gan. paling lemah sebab hanya dia yang tidak punya aura sedikit pun
"Apaaa...." ucap long Ti kaget bahkan yang lainnya juga ikut kaget atas pilihan meng Toli tersebut
yang membuat meng Toli makin tertawa ,karena menurut nya Long ti kaget karena dirinya memilih lawan yang lemah ,
andai dia tau alasan kenapa long Ti se kaget itu , pasti pemikiran bodoh itu tidak akan pernah ada di kepala nya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung