DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Menjadi Topik Perbincangan | 20 Besar


Krak.....


"Arkkkkk,,,,,,,......Tanganku " jeritan memilukan Terdengar di arena setelah suara patah tulang terdengar sebelum nya


Anggota aliran hitam yang menyamar menjadi peserta dari kelompok mandiri pun langsung memegangi tangan kanannya yang bengkok , nampak urat urat di tangannya terlihat , terlihat jelas oleh mata jika tangan kanan yang ia gunakan untuk memukul ke arah pemuda bertopeng separuh sebelum nya sudah hancur , membuat dirinya mengalami rasa sakit yang sangat menyiksa


"Bocah , kau akan membayar semua rasa sakit ini dengan nyawamu " kemudian orang tersebut langsung mengeluarkan golok hitam dengan tangan kirinya , karena tangan kanannya sudah hancur tidak bisa di gunakan lagi


Rasa benci di hati nya mengalahkan rasa sakit yang tengah menimpa tangan kanannya


"Apa orang dewasa memang selalu banyak bicara saat bertarung , jika ia kenapa kau tidak menjadi penjual manisan saja di pasar , itu lebihih cocok dengan mu dari pada menjadi kultivator "ucap Lin Feng datar , tapi kata itu adalah ejekan yang langsung di tanggapi dengan gelak tawa para penonton yang tidak mengira mulut pemuda bertopeng itu sangat tajam dan menusuk


"Hahahahha benar , jika ingin berbicara lebih baik menyerah sekarang keluar dari arena dan segera jualan manisan di pasar "teriak salah satu penonton dengan keras sehingga membuat ke adaan tempat itu tambah riuh dengan tawa


"kurang ajar kau bocah ,hanya kematian yang bisa menebus rasa malu ini "ucap lawan lin Feng menggenggam erat golok hitam di tangan kirinya dan langsung bergerak cepat ke arah Lin Feng


"Matilah " kilatan hitam mengarah tepat pada leher Lin Feng , dimana cahaya itu merupakan hasil dari jurus yang di keluarkan oleh orang dari aliran hitam yang menjadi musuh Lin Feng saat ini


Sementara Lin Feng yang sudah mulai bosan dan tidak nyaman dengan tatapan orang orang yang memperhatikan nya ingin segera mengakhiri Pertarungan nya


Zhep....


Duaaaarrrr.....


Serangan yang di tujukan pada Lin Feng tidak mengenainya karena Lin Feng tiba tiba menghilang dari tempatnya


Crash....


Bugh...


Duaaaarrrr....


Tiba tiba tangan kiri yang memegang golok terputus jatuh dari badannya , tak lama setelah itu tubuh itu pun terbang dengan kecepatan tinggi menerjang ke arah pembatas arena , sebab lin Feng setelah memotong tangan kirinya , langsung menendang orang itu dengan keras , ya meski hanya dengan kekuatan fisiknya itu sudah cukup jika hanya ingin membuat musuhnya sekarat atau bahkan mati jika Lin Feng memang berniat melakukan itu


Hening....


Ke adaan di tempat itu tiba tiba sunyi , bahkan tidak ada yang bernafas saking cepat nya pergantian peristiwa di depan mata mereka sebelum nya , dimana pemuda bertopeng yang mereka kira orang lemah dapat mengalahkan musuhnya dnegen mudah bahkan sangat kejam , dengan menghancurkan kedua tangan musuhnya ,.dan mereka juga melihat bahwa ke adaan musuhnya saat ini tengah di ambang kematian setelah menerima serangan terakhir dari kenyda bertopeng yang entah dari mana munculnya tiba tiba bisa berada di samping musuhnya


"Ehem paman , bisakah segera umumkan pemenang nya.?"ucap Xhuhan membuyarkan lamunan semua orang


"Ba baiklah , pemenang dari pertandingan ke empat kali ini adalah Feng "ucap pemimpin pertandingan setelah kembali dari Keterkejutan nya


Kemudian Lin Feng turun dari area Kemabli ke tempat duduknya , sepanjang perjalanan banyak sekali penonton yang meneriakkan namanya tapi Lin Feng hanya cuek dan tetap berjalan tanpa menoleh ke arah mereka


Di tempat patriak sakte kelelawar hitam dan kabut hitam berada , saat ini mereka tengah berdiskusi mengenai kemunculan pemuda bertopeng yang barusan saja mengalahkan salah satu orangnya yang di perintahkan oleh kedua nya untuk membaur dengan kultivator bebas lainnya


"Bagaimana saudara Hu , kita harus membereskan bocah bertopeng itu setelah ini , jika tidak rencana kita akan berantakan jika sampai para anggota kita yang menyamar di kalah kan semua olehnya "ucap Patriak sakte kelelawar darah Wang Peng pada Feng Hu patriak sakte kabut hitam melalui telepati


Sementara di tempat kaisar Han Chu


"Dong'er , kamu harus hati hati dengan pemuda bertopeng itu , karena ayah bisa memastikan bahwa pertarungan sebelum nya dia hanya menggunakan kekuatan fisiknya saja dan mampu mengalahkan musuh yang ada di tahap pendekar bumi 🌟 5 dengan mudah , meskipun saat ini kekuatan mu sudah berada di pendekar bumi 🌟 7 , ayah bisa yakin jika kamu bukan tandingan pemuda itu jika dia serius , meskipun ayah tidak bisa melihat sejauh apa kekuatan anak itu karena ada sesuatu yang mengahlangi pandanganan ayah , tapi ayah bisa mengatakan sesuatu yang bagus bagi kita , dia dari aliran putih , ayah sangat yakin itu karena setiap gerakan dari anak itu tidak ada emosi sedikitpun dan ayah bisa merasakan energi murni di sekitar pemuda itu , jadi dia tidak akan membahayakan mu jika nanti pada akhirnya kau berhadapan dengan nya , sebisa mungkin saat itu terjadi , jangan membuatnya tersinggung , meskipun ayah sudah berada di ranah pendekar Surgawi , ayah tidak yakin bisa bertahan jika menyinggung anak itu , karena anak dengan kekuatan seperti itu pastilah dari keluarga yang sangat kuat "kaisar Han Chu menjelaskan panjang lebar pada sang putra agar bisa bijak dalam melangkah agar tidak menjadi seperti orang sbelumnya yang sangat menyedihkan setelah memprovokasi pemuda bertopeng itu


"Aku mengerti ayah " ucapan Han Dong mengangguk serius , karena dirinya sangat tau sifat ayahnya , dirinya tidak pernah seserius ini sbelumnya , itu membuktikan jika yang ayahnya katakan sebelumnya adalah kebenaran


sementara orang yang tengah menjadi perbincangan semua orang kini tengah sibuk dengan dunia nya sendiri tanpa mempedulikan ke adaan sekitar nya ,


sementara di arena pertandingan terus di lanjutkan hingga menjelang sore hari pertandingan terus berlangsung baik Lin Feng dan para tuan muda dari sakte besar lainnya pun bertarung lagi dengan kawan nya


hingga yang tersisa hanya 20 peserta saja yang masih bertahan sampai sejauh ini


mereka adalah Lin Feng , lima tuan muda sakte besar , pangeran Han Dong dan sisanya dari kultivator bebas , pertandingan akan di lanjutkan besok pagi dan penentu bagi 10 orang yang akan memasuki situs kuno bersama orang orang pilihannya yang akan menemani 10 orang tersebut masuk ke dalam sesuai peraturan yang sudah di jelaskan di awal sebelumnya


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung