DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Kemarahan Shen Qi


Setelah kepergian Lin Feng dan Ling Ling dari tempat itu , nampak wajah Shen Qi yang memerah karena malu bercampur marah , malu karena di kunjungan perdananya Lin Feng bersama Ling Ling justru di sambut dengan sangat memalukan oleh murid sakte nya , yang akhir nya membuat Lin Feng pergi begitu saja dari saktenya bahkan tanpa menyapa nya , dia berpikir saat ini Lin Feng sangat kecewa dan sangat marah padanya ,


Brak....


saking marahnya ia sampaikan tirai bisa mengontrol dirinya nya hingga meja di depan nya menjadi korbannya karena ia tanpa sengaja melepaskan tenaga dalam nya ke tangannya hingga membuat meja di depan nya hancur


"Kalian semua ikut aku keluar , lihatlah bagaimana aku mendidik mereka setelah ini " Shen Qi langsung keluar dari tempat itu saking marahnya saat ini , Shen Qi sampai melepaskan aura dewa Abadi 🌟 9 nya , sehingga membuat ke enam orang yang ada di tempat itu bergidik ngeri


Boom.... Brak...


"Astaga , tetua agung , ayo cepat kita keluar jika tidak patriak benar benar akan membunuh mereka semua saat ini " Terdengar suara ledakan dan benturan sesuatu di luar tempat murid murid berdiri sbelumnya, membuat tetua pertama kaget sekaligus gugup karena ini baru pertama kalinya dia melihat sosok Shen Qi yang di kenal ramah itu marah sehingga membuatnya bergidik ngeri


"Ayo , jangan biarkan kakak melampiaskan emosinya pada mereka , meskipun mereka yang menyebabkan masalah ini , tapi tetap saja mereka tidak akan selamat jika sampai Kakak memukul mereka semua dalam ke adaan marah seperti saat ini " Tetua agung yang sekaligus adik angkat Shen Qi itu langsung memimpin ke lima tetua untuk keluar melihat apa yang di lakukan Shen Qi pada para muridnya


"Ini adalah hukuman untuk kalian , jika di antara kalian ada yang mati karena tekanan ini ,maka salah kan diri kalian yang sudah bersikap seperti sbelumnya , biar ku tunjukkan pada kalian kekuatan sejati seperti apa dan kalian renungi kesalahan kalian sebelum nya , jika aura ku saja tidak bisa kalian tahan , lalu apa yang membuat kalian begitu percaya diri sebelum nya bahkan tidak mau memberikan hormat pada sosok yang bahkan aku sendiri bukan lah tandingan nya " Shen Qi dengan gila gilaan melepaskan aura kekuatan nya tanpa dia tahan sedikitpun membuat bangunan bangunan yang ada di dekat nya bergetar dan ada juga yang berjatuhan karena tidak kuat menahan gelombang kekuatan yang ia lepaskan , sementara untuk para murid yang tidak mau memberikan hormat sbelumnya kini tidak ada satupun dari mereka yang masih berdiri , melainkan sudah jatuh berserakan di tanah dengen mulut ,hidung dan kuping mereka mengeluarkan darah akibat tekanan tersebut , bahkan saat ini semuanya dalam ke adaan pingsan atau mungkin ada yang sudah mati di antara mereka, tapi Shen Qi tidak menghiraukan itu dia masih terus melepaskan kekuatan nya untuk menghilangkan kemarahan nya


untung ke enam orang yang baru saja tiba itu langsung sigap dan langsung membantu menetralisir aura milik Shen Qi , dengan Mereke menggabungkan kekuatan mereka untuk melawan aura milik Shen Qi , sehingga dampak yang di terima murid sedikit berkurang , tapi meski begitu tidak ada yang masih sadar saat ini dan keadaan mereka sangat memprihatikan


"Cukup kak , apakah kamu ingin membunuh kita dan para murid yang tidak bersalah lainnya , lihatlah sekelilingmu " Tetua agung Berteriak dengan keras untuk menyadarkan Shen Qi ,


Dan benar saja Shen Qi yang larut dalam kemarahan tersadarkan dan langsung mengentikan aksinya , dilihat nya para murid elite yang sbelumnya ikut ke dalam misi bersama nya kini tengah teregah engah karena kesulitan bertahan dari auranya beruntung mereka naik tingkat sbelumnya , jika tidak bisa saja mereka bernasib sama dengan junior mereka


"Kalian urus murid murid bodoh ini , aku akan pergi sebentar untuk menenangkan diri " Shen Qi menatap tetua agung dan kelima tetua sakte yang kini di penuhi keringat di tubuh mereka , kemudian kemudian langsung menghilang dari tempat nya


"cepat bantu kami memberikan pil penyembuhan pada Mereka "tetua agung langsung memeriksa kondisi para murid muridnya yang kini nampak menyedihkan dengen keadaan organ dalam yang kemungkinan sudah terluka parah , beruntung mereka sudah di latih dengan keras selama ini jika tidak, mungkin saat ini mereka sudah mati akibat kejadian sbelumnya , para tetua dan juga para murid elite yang berada di tempat itu langsung bergegas memasukkan pil penyembuhan pada mereka satu persatu ,


satu jam kemudian terlihat satuu persatu Dari mereka mulai membuka matanya tapi meskipun udah sadar saat ini keadaan mereka sangat buruk dengen wajah pucat tanpa tenaga dan nampak mereka meringis menahan sakit di sekujur tubuh nya


"kalian beruntung kami masih bisa menahan sedikit aura patriak sebelum nya ,atau mungkin patriak yang masih mengasihi kalian , jika tidak, mungkin saat ini tidak seorangpun dari kalian yang masih hidup setelah peristiwa sbelumnya , saya harap kalian tidak mengulangi nya lagi di masa depan , jika tidak aku sendiri yang akan memburu kalian satu persatu , apakah kalian paham ?" Tetua agung berdiri di tengah tengah ribuan murid yang saat ini terbaring lemah di halaman sakte


"Kami mengerti tetua agung " mereka semua menjawab secara serempak meskipun dada mereka masih sesak saat ini ,mereka memaksakan berbicara , dan mereka berjanji pada diri mereka sendiri untuk membuang jauh jauh sifat sebelum nya dan berjanji akan berguna bagi masyarakat bukan sebaliknya


Di atas awan terlihat Lin Feng dan Ling Ling tengah memantau situasi yang ada di sakte itu karena ia ingin tau apa yang akan di lakukan oleh Shen Qi pada murid murid itu ,


berapa terkejutnya ke-dua nya saat melihat apa yang Shen Qi lakukan sbelumnya , tapi Lin Feng tidak melakukan apa apa malah dirinya justru ter senyum karena dengan hukuman seperti itu , akan ada Manfaat lain yang akan di terima oleh murid murid itu , meskipun cara ini sangat kejam tapi manfaat nya sangat besar bagi mereka sebagai kultivator , karena hanya dengan mendapat kan tekanan sebesar itu tubuh mereka akan di tempa menjadi lebih kuat lagi dan kekuatan jiwa mereka bahkan akan lebih kuat puluhan kali lipat dari pada sbelumnya , apalagi mereka bisa bisa bertahan dengan tekanan yang jauh di atas mereka sepeti sbelumnya


"Apa rencana Gege setelah ini ?" tanya Ling Ling yang dari tadi juga menyaksikan tontonan menarik bersama Lin Feng


"tentu saja menemui kakek kembali , aku rasa saat ini dia tengah merasa malu dan merasa bersalah pada kita , " Lin Feng menoleh ke arah Ling Ling menjelaskan rencana nya


"hihihi apakah Gege khawatir padanya .?" meskipun ia tidak tau seperti apa hubungan keduanya , tapi melihat dari reaksi dan pembicaraan keduanya saat bertemu sebelum sebelum nya ,


Ling Ling tau jika kedua sangat dekat ,


"Tidak apa apa Gege , tapi ling'er tidak bisa melakukan hal yang sama seperti yang Gege lakukan pada nya , jadi apakah tidak masalah dengan itu .?" Ling Ling sebenarnya tidak enak dengen Shen Qi dan Lin Feng karena dirinya tidak mengakrabkan diri pada Shen Qi sepeti hal nya Lin Feng, tapi memang itulah sifatnya yang memang tidak bisa dan tidak mudah bergaul selain dengan keluarganya dan seseorang yang di anggap penting baginya


"hahaha apa yang kamu katakan ling'er , Gege tidak akan memaksa kamu untuk melakukan hal yang tidak kamu inginkan , juga sebentar lagi kita akan segera keluar dari alam dewa ini jadi kamu tidak perlu merasa tidak enak padaku seperti itu " Lin Feng mengelus pucuk kepala Ling Ling dengen lembut membuat Ling Ling tersenyum di balik Topengnya , karena Lin Feng selalu tau apa yang ia inginkan dari dulu dan tau cara membuat nya senang salah satunya dengan cara seperti saat ini yaitu saat Lin Feng mengelus kepala nya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.



Author mau mengucapkan Terimakasih kepada kalian semua yang masih setia pada novel ini ,


khusus nya untuk :


🌟 Liws


🌟 TUAN AMIR


...


sekali lagi Author mengucapkan Terimakasih untuk kalian semua,


Selamat membaca 😊