DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Memotong Tangan Musuh | Pusaran Hitam Misterius


"apakah kalian sudah selesai bicara nya .?" Tiba tiba terdengar suara di belakang 40 orang yang nampak tengah asik tertawa


Bukannya berhenti tertawa , justru mereka semakin tertawa setelah melihat siapa yang berbicara , sebab orang berbicara di belakang mereka adalah orang yang lagi mereka bicarakan sebelum nya


"pucuk di cinta ulam pun tiba, rupanya langit begitu menginginkan kamu mati bocah " Feng Ji tertawa jahat melihat pemuda bertopeng yang sudah membuat dirinya malu saat di turnamen sebelum nya


"Langit mana yang kamu maksud tuan muda bodoh , apakah langit yang ada di atas kepalamu itu , maaf jika itu yang kamu maksud aku harus mengecewakan harapanmu , " Lin Feng berkata datar terkesan mengejek pada ucapan Feng Ji sebelum nya, terkesan sombong memang , tapi ucapan itu tidak lah salah , karena ini alam rendah tentu masih ada lagi di atas alam ini yang lebih tinggi


"Tidak usah meladeninya saudara Ji , kita langsung tangkap dan siksa bocah sialan itu , " Bo Gang buka suara setelah melihat raut wajah kekesalan dari Feng Ji j


"Kalian semua tangkap bocah kurang ajar itu dan bawa dia kehadapan kami " perintah Feng Ji pada puluhan orang di sampingnya


puluhan orang tersebut langsung mengerubungi Lin Feng dengan tatapan bengis seakan akan ingin mencabik cabik tubuh Lin Feng


"tidak usah memasang tampang menakut kan begitu , Rupa kalian sudah sangat jelek di tambah dengan ekspresi itu semakin membuat wajah kalian jelek saja " ucap Lin Feng membuat pilihan orang itu tidak tahan lagi dan langsung menyerang ke arah Lin Feng


crash....


Tuk.....


setiap ada yang berusaha meraih tubuh Lin Feng makan tangan yang di gunakan untuk menyentuh Lin Feng langsung putus tanpa mereka ketahui apa sebabnya , sementara Lin Feng hanya diam di tempat nya tanpa melakukan apapun


"Arkkk.... tanganku " sudah separuh dari puluhan orang orang yang mencoba menangkap Lin Feng , tapi hasilnya tangan mereka malah putus tanpa mereka ketahui


yang membuat sisa orang yang ada di sana takut untuk mendekati Lin Feng


"kenapa berhenti , padahal tinggal sedikit lagi kalian semua sama sama tidak memiliki tangan " ucap Lin Feng terdengar kecewa dan dengan kepala menggeleng


"Baiklah biar aku saja yang maju kalau begitu "


zhep.....


Lin Feng langsung meghilang dari tempatnya membuat orang orang di sana waspada ,


" Di sini "


crash ...


Tuk....


Lin Feng muncul di dekat pimpin kelompok itu dan langsung memotong tangan kirinya , kemudian menghilang lagi dan melakukan itu pada yang lainnya


puluhan orang tersebut pucat pasi setelah melihat banyak teman teman nya berteriak kesakitan sambil memegang tangan nya yang buntung , dan yang membuat mereka panik adalah , kemunculan Lin Feng tidak bisa mereka prediksi, jadi ketakutan yang menimpa mereka tiba bisa di sembunyikan dari pandangan , wajah pucat dan tubuh gemetar


crash....


tuk..


crash...


tuk.


crash....


dalam sekejap tiga puluhan orang tersebut sudah tidak memiliki lengan dan , nampak wajah mereka pucat karena menahan sakit dan kekurangan banyak darah


"Apa yang kalian lihat , " ucap Lin Feng tiba tiba muncul di antara No gang dan Feng Ji


Crash....


Crash....


Lin Feng manggung memotong tangan keduanya sama seperti puluhan orang sebelum nya


"Bagaimana , apakah kalian suka dengan pertunjukan yang aku berikan? " ucap Lin Feng menoleh ke arah semak semak yang tak jauh dari tempat nya


yang ternyata si dalam semak semak itu sudah dari tadi kelompok pangeran Han Dong menyaksikan aksi Lin Feng saat memotong tangan puluhan orang tersebut dan mereka bisa ada di sana karena sebelum mereka pergi menjauh dari tempat itu , pangeran Han Dong mendengar suara pertarungan , dan benar saja saat tiba di tempat ini pangeran Han Dong melihat adegan yang sungguh mengejutkan ,dimana orang bertopeng tampak menghilang dan muncul di berbagai tempat , sementara di setiap kemunculan nya akan Arab jeritan dari musuh musuhnya yang kehilangan tangan nya


"salam saudara Feng " pangeran Han Dong keluar dari balik semak semak di ikuti oleh rombongan nya , meskipun dirinya kaget sebelum nya karena Lin Feng mengetahui jika dirinya tengah mengintip Pertarungan Mereka


" saudara awas " pangeran Han Ding berteriak karena secara tiba tiba Bo Gang berlari ke arah Lin Feng dengan memegang pedang di tangan kirinya dan berniat menebas Lin Feng dari belakang


" Mati kau sialan " Bo gang sangat yakin jika Lin Feng tidak akan bisa lolos dengan jarak se dekat ini


Jleb......


gerakan Bo gang terhenti setelah tubuhnya merasakan sesuatu menembus dadanya , benda itu adalah bentuk pedang yang Lin Feng ciptakan dari elemen angin miliknya


" Kau , Uhukkkk....bagaimana mungkin .?" Bo gang jatuh dengan mata terbelalak sambil memuntahkan banyak sekali darah dari mulutnya , yang akhirnya menghembuskan nafas terakhir nya


kejadian ini membuat Feng Ji yang masih meringis menahan sakit akibat tangan kanannya putus langsung pucat , saat menyaksikan Bo gang terbunuh di depan matanya dan itu terjadi saat Bo gang berniat membunuh Lin Feng satu belakang , tapi apa yang terjadi justru Bo gang lah yang terbunuh


"Pangeran " ucap lin Feng menyadarkan pangeran Han Dong dan rombongan nya yang saat ini melotot dengan mulut terbuka setelah melihat Bo gang di bunuh dengan tanpa melihat oleh Lin feng dan satu lagi yang membuat mereka takjub , elemen angin yang di miliki Lin Feng sudah sangat tinggi Samapi pada titik perubahan bentuk , sungguh sesuatu yang sangat jarang mereka temui di alam rendah ini


" ah , maaf saudara Feng " pangeran Han Dong kaget saat mendengar namanya di panggil oleh Lin Feng


"Bisakah aku menyerahkan mereka pada kalian , terserah mau di apakan orang orang ini oleh kalian , karena aku ada urusan penting " ucap Lin Feng menatap ke arah rombongan pangeran Dong


"Serahkan pada kami saudara , biar kami yang mengurus sisanya " ucap pangeran Han Dong menyanggupi nya


"Baiklah , kalau begitu sampai jumpa " tubuh Lin Feng langsung menghilang dari hadapan mereka semua


......


sementara di tempat lain Lin Feng berhenti tak jauh dari pusaran hitam yang sebelumnya Lin Feng rasakan saat sedang berbicara dengan pangeran Han Dong


"pusaran hitam ini nampaknya baru saja terbentuk , " Lin Feng memandang pusaran hitam di depannya dengan serius sebab dia belum tau dirinya akan di bawa kemana jika nekat memasuki pusaran tersebut'


kemudian Lin Feng mencoba menggunakan mata dewa miliknya untuk melihat ke dalam pusaran hitam di depan nya ini , tapi yang Li. Feng lihat hanya kegelapan tak berujung


"sebenarnya apa yang ada di balik pusaran hitam yang tiba tiba muncul ini , dari pada penasaran sebaiknya aku periksa saja " Lin Feng memutuskan untuk memasukinya , jika terjadi sesuatu yang membahayakan dirinya Lin Feng bisa memecahkan giok yang di berikan ayahnya untuk menarik dirinya pulang , jadi tidak ada yang perlu di khawatir kan ,


" Aktif "


Lin Feng membuat formasi ilusi di sekitar tempat itu agar tidak ada orang yang memasukinya secara sembarangan ,


" Baiklah waktunya melihat apa yang ada di balik pusaran hitam yang tiba tiba muncul ini " tanpa menunggu lama Lin Feng langsung melompat ke dalam nya


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung