
Patriak Di Rui yang melihat tidak ada aura permusuhan dari kedua pemuda tersebut hanya tersenyum sebelum mulai angkat bicara
"Baiklah anak muda , Di Lang akan menemanimu berlatih untuk beberapa jurus , ayo ikut aku"ucap patriak Di Rui memimpin mereka ke aula pertarungan yang sangat luas, dan mempunyai formasi perlindungan di sekitar arena nya
"Formasi yang lumayan bagus , tapi tidak cukup "ucap long Zen yang masih bisa di dengar oleh patriak Di Rui , tentu hal itu membuatnya kaget , sebab pemuda tanpa aura di sampingnya ini mempunyai penglihatan yang sangat baik
"Baiklah anak muda , apakah kau akan memulai pertarungan nya sekarang.?"tanya patriak Di Rui ke arah long Zen dan long Ti
"Tentu patriak , biar aku yang pertama"ucap Long Ti dengan santai melangkah naik ke arena , dan merobek formasi Aray Arfan tersebut' dan memasukinya dengan tenang ,
sontak kejadian itu membuat patriak Di Rui kaget bukan main sebab formasi itu cukup Manahan serangan maha dewa langit 🌟 9 dan sekarang di depan matanya pemuda tanpa aura tersebut' dengan santai merobek dan memasukinya tanpa terluka
"Lang'er berhati hatilah , jangan meremehkannya karena ayah yakin pemuda itu menyembunyikan kekuatan nya dari kita "ucap Patriak Di Rui pada Di Lang
"baik ayak " Di Lang langsung melompat naik ke atas arena , dan langsung berdiri sejajar di hadapan long Ti
"Mohon bimbingannya saudara"ucap Di Lang dengan ramah sambil menangkupkan tangannya
"Jangan terlalu formal saudara , justru akulah yang harusnya berbicara seperti itu "ucap Long ti tersenyum melihat ke ramahan semua orang yang ada di sakte ini
"Mulai" suara patriak Di Rui menggema di tempat itu
Yang bergerak untuk menyerang pertama kali adalah Di Lang , menggunakan elemen angin miliknya kecepatan nya sangat kuat biasa bagi orang lain , tapi bagi long ti dan long Zen yang melihat itu hanya sepeti orang berjalan di matanya
satu jurus,,
sepuluh jurus..
lima puluh jurus,...
long Ti hanya menahan serangan dari Di Lang tanpa bergerak dari tempatnya , bahkan dirinya hanya menggunakan kekuatan fisik nya saja saat ini ,
"Sangat kuat , bahkan pemuda itu tidak mengeluarkan energi nya sama sekali dari awal, jika ini terus berlanjut Lang'er akan menjadi pihak yang akan kalah "ucap patriak Di Rui seteleh melihat apa yang terjadi di arena tersebut
"jangan menahan untuk menyerang ku saudara , "ucap Di Lang yang dari tadi terus menyerang dari segala arah, sementara long Ti hanya diam di tempat nya
"Baiklah , sesuai dengan ke inginan sauadara " ucap Long ti yang tuan tiba tubuhnya menghilang dari tempatnya dan muncul di samping Di Lang , dengan menyentuh kan telunjuknya ke arah leher Di Lang ,
"Aku menyerah "ucap Di Lang tersenyum kecut, pasalnya gerakan long Ti tidak bisa ia prediksi dan lihat , tiba tiba lehernya terasa dingin dan ternyata long Ti sudah menguncinya tanpa dapat ia menghindar
para murid yang menonton kejadian itu langsung membuka mulutnya dengan keadaan bengong , pasalnya tidak ada yang melihat kapan long Ti berpindah , tiba tiba sudah berada di samping Di Lang dan saat itu juga pertarungan mereka berakhir
"Terimakasih karena mau mengalah tuan muda "ucap Long Ti tersenyum ke arah Di Lang
"Tidak saudara, aku yang seharusnya mengucapkan terimakasih , jika ini adalah pertarungan hidup dan mati sesudah sejak awal aku sudah mati "ucap Di Lang tersenyum kecut
"bagaimana jika begini tuan muda, aku dengar jika kerja sama tuan muda sangat kuat bersama dua saudara tuan muda yang lain, apakah tuan muda tertarik melawan saudaraku dengan kelompok tuan- muda"ucap Long Ti tenang , tapi bagi orang yang menonton itu bagaikan petasan yang di ledakan di dekat telinga mereka , pasalnya sepanjang yang mereka tahu, jika gabungan dari Dilang cs itu belum pernah kalah sebelum nya, dan kini pemuda itu mengajukan peradangan antara saudaranya melawan kelompok Di Lang cs
Di Lang tidak langsung menjawab , tapi melihat ke arah Sanga ayah ,
partai Di Rui yang di tatap anaknya Anya tersenyum kecut dan mengangguk kan kepalanya pertanda dia menyetujui nya
"Baiklah saudara , kami siap "ucap Di lang pada long Ti
"Terimakasih Tuan muda "setelah itu long Ti dengan tenang turun dari arena sementara long Zen langsung naik ke arena dengan senyum tercetak di bibirnya ,
Di antara penonton yang ada di sana , terdapat Xhuhan yang kini merubah wajahnya menjadi wajah salah satu murid , dan auranya pun sama persis Dengan nya , sehingga tidak ada yang mengetahui Jika itu adalah Xhuhan ,.bahkan long ti dan long Zen pun tidak mengetahui jika itu adalah Xhuhan , itu karena xhuhan menggunakan teknik yang di gunakan bersama Qingzhu sbelumnya saat mengacau di alam dewa , dan dengan bantuan Energi semesta di tubuhnya siapapun tidak akan bisa mengetahui penyamarannya
Di atas panggung arena
"Mohon bimbingannya saudara "ucap Di Lang menangkupkan tangan nya di ikuti HuQi dan Hu An di sampingnya
long Zen juga melakukan hal yang sama dengan apa yang netral bertiga lakukan ,
wush....
ketiganya langsung berpencar membentuk segitiga dengan Long Zen berada di tengah nya ,
"Formasi segitiga langit aktif "
wung...
nampak cahaya kekuningan menyelimuti sekitar tubuh Long Zen yang menyerupai segitiga , long Zen yang berada di dalam formasi tersebut hanya diam tanpa ekspresi , bahkan nampak kepalanya menoleh ke arah ketiga orang itu ,
yang membuat Di Lang bingung , pasalnya Long Ti nampak tidak tertekan dengan formasinya bahkan dengan bebas menggerakkan anggota tubuh nya dengan santai
"Pertahanan formasi , kirimkan jurus eleman angin dan elemen api kedalam formasi"perintah Di Lang pada Hu An dan Hu Qi
wush ....
pusaran api yang semakin membesar muncul di dalam formasi akibat adanya angin yang membantu nya ,
sementara long Zen hanya menciptakan sedikit tameng es di sekitar tubuhnya , itu sudah cukup untuk menjaga tubuhnya dari serangan tersebut
Hingga lima belas tarikan nafas pun berlalu tapi long Zen masih tetap berdiri di tempatnya tanpa bergerak sedikit pun , dan yang paling menakjubkan dari kejadian tersebut adalah , api yang bergerak liar di dalam formasi tersebut tampak tidak menyentuh tubuh long Zen seperti ada sesuatu yang menghalanginya , tapi mereka tidak ada yang bisa melihat apa itu , yang bisa melihat itu hanya Xhuhan dan long Ti ,
"Apa yang terjadi , bahkan formasi serangan terkuat dari Lang'er dan yang lainnya tidak bisa melukai pemuda itu , sebenarnya sekuat apa pemuda itu "ucap patriak Di Rui mengamati kejadian tersebut dengan serius..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.Bersambung