
Bo Li pergi keluar bersama peri Dryada setelah dia meminta izin pada Ivander Liam dengan alasan jalan-jalan menikmati liburan di Helsinki.
"Kita akan pergi kemana, peri ?", tanya Bo Li.
"Mencari tempat yang mengadakan lomba menembak", sahut peri Dryada.
"Iya, tetapi dimana ?", kata Bo Li.
"Kita cari tempatnya di sistem Bo Li 115 yang ada di buku harian mu", lanjut peri Dryada.
"Bagaimana caranya menanyakan kepada sistem sedangkan kita berada di luar ?", tanya Bo Li kebingungan.
"Kita berhenti di persimpangan jalan itu lalu kita bertanya pada sistem Bo Li 115 mengenai tempat diadakannya lomba menembak itu", sahut Bo Li.
"Mmm..., baiklah", sahut Bo Li.
Bo Li mengeluarkan buku harian miliknya dari dalam tasnya kemudian mengaktifkan sistem Bo Li 115 dengan menyentuhkan tangannya ke buku itu.
Sistem Bo Li 115 mulai aktif kembali dan muncul sebuah monitor mirip laptop di depan Bo Li.
"SELAMAT DATANG DI LAYANAN VIRTUAL SISTEM BO LI 115 ! KATAKAN APA YANG ANDA CARI PADA SISTEM !"
Terdengar suara muncul dari monitor dan berbicara pada Bo Li dan peri Dryada.
"Kami menanyakan dimana tempat diadakannya lomba menembak ?", tanya Bo Li.
"Apakah kamu tahu sistem dimana tempat lomba menembak itu berada di kota ini ? Kami mencari lomba menembak untuk meningkatkan level kemampuan Bo Li dalam bertempur", kata peri Dryada.
"LOMBA MENEMBAK ITU ADALAH KEMAMPUAN PENTING DALAM MENGHADAPI MUSUH-MUSUH ANDA NANTI NONA BO LI, DAN KARENA ANDA TELAH MELATIH KEMAMPUAN ANDA MAKA ANDA MENDAPATKAN POIN TAMBAHAN"
"Tambahan poin !?", ucap Bo Li.
"BENAR KARENA ANDA MELATIH KEMAMPUAN ANDA DALAM BERTARUNG MAKA SISTEM BO LI 115 MENILAI USAHA ANDA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SPESIAL ANDA DAN MEMBERI BONUS"
"Wow !? Ini keren sekali !", sahut Bo Li terkagum-kagum.
"Lalu bagaimana dengan lomba menembak itu ?", tanya peri Dryada.
"KALIAN BERADA DI KOTA MANA ?"
"Kami berada di Kota Helsinki, negara Finlandia", sahut peri Dryada.
"TEMPAT WISATA YANG MENARIK UNTUK MUSIM PANAS..."
"Benar sistem, kami memang sedang liburan musim panas di Helsinki ini", sahut Bo Li.
"Apakah kamu tahu dimana letak lomba menembak itu di adakan di kota ini, sistem ?", tanya peri Dryada.
"SISTEM BO LI 115 AKAN MENCARINYA TERLEBIH DAHULU DALAM SISTEM"
"Apakah kami tidak dapat menggunakan poin itu untuk keperluan lainnya ?", tanya peri Dryada.
"POIN DIGUNAKAN UNTUK SEMUA HAL DAN NONA BO LI BEBAS MENGGUNAKANNYA SESUAI KEINGINANNYA"
"Bisakah untuk membeli senjata api ? Karena tujuan kami selain menaikkan tingkat level kemampuan, kami hendak membeli senjata pemusnah", kata peri Dryada.
"BISA, POIN BISA DIGUNAKAN UNTUK MEMBELI SENJATA, NONA BO LI TINGGAL MENEKAN TOMBOL YANG AKAN MUNCUL PADA LAYAR MONITOR SISTEM INI"
"Benarkah !?", ucap peri Dryada kesenangan.
"Kalau begitu kita langsung membeli senjata api yang mirip SVLK-14S Sumrak saja melalui sistem", kata Bo Li.
"Iya, aku juga berpikir seperti itu", sahut peri Dryada.
"Baiklah sistem, tunjukkan kepada ku cara untuk membeli senjata sejenis SVLK-14S Sumrak itu sekarang juga", lanjut Bo Li.
"BAIK NONA BO LI"
Layar langsung berubah secara otomatis dan muncul layar monitor dengan gambar-gambar senjata api SVLK-14S Sumrak.
Bo Li tertegun saat melihat ke arah layar dihadapannya penuh dengan gambar-gambar senjata api SVLK-14S Sumrak itu.
"Lalu bagaimana cara aku untuk membeli senjata SVLK-14S Sumrak itu sistem ?", ucap Bo Li sambil bertanya.
"TEKAN TOMBOL MERAH LALU PILIH GAMBAR SENJATA API YANG INGIN ANDA BELI MAKA SISTEM BO LI 115 AKAN SEGERA MEMPROSESNYA",
"Tekan tombol merah lalu pilih gambar senjata api...", ulang Bo Li.
"Lebih baik kamu memilih senjata yang paling atas karena biasanya postingan awal lebih baik", kata peri Dryada.
"Baiklah aku akan memilih senjata di gambar nomer satu tapi aku tidak terlalu suka desainnya terkesan rumit", sahut Bo Li.
"Aku rasa tidak karena senjata itu memiliki tabung yang dapat dipisah dan dapat diisi cairan kimia sebagai amunisinya", kata peri Dryada.
"Senjata api itu terlihat berat sekali, mungkinkah aku dapat memakainya", lanjut Bo Li.
"Kita akan melakukan banyak latihan serta mengikuti lomba sampai kamu benar-benar menguasai senjata api itu", sahut peri Dryada.
"Iya, aku paham, peri", ucap Bo Li.
Bo Li menekan tombol merah pada layar monitor untuk memilih senjata SVLK-14S Sumrak spesial dengan tabung ganda yang mampu diisi oleh cairan kimia.
Tak butuh waktu lama senjata jenis SVLK-14S Sumrak spesial berwarna ungu tua dengan taburan Amethyst muncul dari dalam layar sistem Bo Li 115.
Senjata api SVLK-14S Sumrak spesial itu melayang di atas layar serta bercahaya.
"Indah sekali desainnya ternyata pada saat senjata ini berada di luar dan nyata", kata Bo Li.
"Benar bukan pilihan ku, dan tidak keliru aku menyarankan pada mu untuk membeli senjata api itu", sahut peri Dryada.
"Iya, tapi sayangnya senjata api SVLK-14S Sumrak spesial ini lebih berat dari senjata yang ada di mahkota milikku, peri", ucap Bo Li.
"Tapi ini lebih canggih dari senjata itu dan kamu tidak perlu repot-repot untuk mengubah mahkota itu menjadi dua senjata api", lanjut peri Dryada.
"Hmmm...", gumam peri Dryada berpikir.
"Mana mungkin aku membawa senjata SVLK-14S Sumrak warna ungu tua ini kemana-mana, dan itu sangat mencolok, peri", ucap Bo Li.
"Baiklah kita membeli pembungkus senapan api itu tetapi tetap saja kamu akan membawanya kemanapun, Bo Li", kata peri Dryada.
"Yah..., setidaknya tidak terlalu mencolok kelihatannya dari arah luar...", sahut Bo Li.
"Aku sarankan kamu pilih pembungkus yang menarik dan tidak terlihat seperti pembungkus senjata api", ucap peri kecil daun hijau itu.
"Iya, aku akan menanyakan pada sistem, apakah sistem Bo Li 115 menyediakan pembungkus senjata api yang menarik", kata Bo Li.
Bo Li lalu mengambil senjata api SVLK-14S Sumrak spesial itu dan mengamatinya dengan detail.
"Senjata api ini sangat rumit tetapi cukup canggih kelihatannya apalagi di tambah adanya tabung ganda pada kedua sisi semakin menambah desain senjata SVLK-14S Sumrak spesial ini sempurna", ucap Bo Li.
Bo Li memegang senjata SVLK-14S Sumrak spesial itu serta memandanginya dengan perasaan puas.
"Sebaiknya kita segera memilih pembungkus senjata api itu, dan pergi ke tempat lomba menembak, Bo Li", saran peri Dryada.
"Oh iya, aku hampir lupa, peri", sahut Bo Li.
"Dan jangan lupa kamu tanyakan tempat dilangsungkannya acara lomba menembak itu pada sistem Bo Li 115", kata peri Dryada.
"Oh, baik, aku akan menanyakannya pada sistem", ucap Bo Li cepat.
Bo Li kembali fokus pada layar sistem Bo Li 115 dan mulai memperhatikan layar di hadapannya.
"Sistem Bo Li 115, apakah kamu memiliki pembungkus untuk senjata api jenis SVLK-14S Sumrak spesial ini tetapi aku ingin pembungkus itu berbeda ?", tanya Bo Li.
"SISTEM BO LI 115 MENJAWAB DAN MENGANALISA PERTANYAAN ANDA !"
"Apakah kita masih menunggu lama ?", tanya Bo Li.
"DIBUTUHKAN WAKTU KURANG LEBIH SEPULUH MENIT UNTUK MENGANALISA PERTANYAAN BARU DAN LIMA MENIT WAKTU UNTUK MENJAWAB",
"Baik, baik, aku mengerti, tidakkah lebih cepat sedikit karena aku takut orang-orang akan lewat di persimpangan jalan ini, sistem", kat Bo Li.
"BAIK WAKTU ANALISA PERTANYAAN DI PERCEPAT..."
"Terimakasih...", sahut Bo Li.
"Apakah sistem Bo Li 115 ini memang serumit ini ?", tanya peri Dryada.
"Jangan mengeluh, bukankah kamu adalah tim editor hasil ciptaan sistem Bo Li 115", sahut Bo Li.
Bo Li mengamati senjata api SVLK-14S Sumrak spesial yang ada di tangannya seraya menunggu hasil analisa sistem mengenai pembungkus senjata api.
"Kenapa kamu tidak sekalian bertanya tentang lokasi lomba menembak diadakan di kota ini sehingga kita tidak perlu menunggu lagi sistem ini untuk menganalisa", ucap peri Dryada.
"Jangan ! Karena sistem Bo Li 115 akan membaca dua pertanyaan itu sebagai satu pertanyaan, ini adalah sistem dan cara kerjanya detail, kita tidak mungkin mengajukan dua pertanyaan", sahut Bo Li.
"Apakah tidak seperti kekuatan ajaib yang langsung bekerja ?", tanya peri kecil daun hijau.
"Tidak, sistem tidak bekerja layaknya kekuatan ajaib tetapi sistem lebih tertata rapi secara detail sehingga kita dapat menemukan semua jawaban dalam jenis yang beraneka ragam dan tidak bisa untuk dua pertanyaan sekaligus", jawab Bo Li.
Bo Li kembali memperhatikan layar monitor sistem Bo Li 115 dan menunggu hasil analisa sistem atas pertanyaan yang dia ajukan.
"Sepuluh menit ternyata lama juga...", kata Bo Li sambil memegangi senjata apinya.
"Itu yang aku maksudkan, dan setelah menunggu jawaban lalu kita ajukan lagi pertanyaan maka kita akan menunggu jawaban selama sepuluh menit lagi...", lanjut peri Dryada.
"Kita tidak bisa bertanya pada media lainnya dan hanya bisa mengandalkan sistem Bo Li 115 ini saja, jadi tunggulah dengan sabar", sahut Bo Li.
"Tetapi ini lama sekali, Bo Li...", ucap peri Dryada.
"Daripada kamu terus mengeluh, aku sarankan pada mu untuk mengawasi persimpangan jalan ini dari orang-orang yang lewat supaya mereka tidak melihat kita", kata Bo Li.
"Mmm... Baiklah..., aku akan mengawasi tempat ini daripada aku bosan menunggu sistem itu menganalisa...", lanjut peri kecil daun hijau.
"Iya, dan jangan lengah !", perintah Bo Li.
"Iya... Iya... Iya...", sahut peri Dryada.
Peri kecil daun hijau lalu terbang melayang mengitari area persimpangan jalan yang sepi dari pejalan kaki.
Berkali-kali peri Dryada menolehkan kepalanya ke arah samping kanan dan kiri jalan.
Memastikan tidak ada seorangpun yang akan melewati area jalan itu.
"Sepertinya area persimpangan jalan ini sangat sepi dan aku tidak melihat batang hidung satupun orang yang lewat disini", ucap peri Dryada.
"Tetaplah berjaga-jaga karena kita tidak pernah tahu kapan orang-orang itu akan lewat di area jalan ini, peri", sahut Bo Li.
Tampak Bo Li bersandar di dinding gedung kosong yang tinggi dengan senjata api SVLK-14S Sumrak di tangannya.
Menunggu sistem Bo Li 115 selesai menganalisa pertanyaan yang dia ajukan tadi.
"Dan apakah masih lama kita harus menunggu sistem Bo Li menganalisa pertanyaan ?", tanya peri Dryada.
Tiba-tiba terdengar suara sistem Bo Li 115 kembali bersuara.
"SISTEM BO LI 115 MENGANALISA PERTANYAAN DAN BENDA YANG DIMAKSUDKAN TELAH DITEMUKAN DALAM SISTEM"
"Benarkah !?", sahut Bo Li.
Perempuan cantik itu lalu memperhatikan layar sistem Bo Li 115 dan mendengarkan kalimat dari sistem.
"SILAHKAN TEKAN GAMBAR YANG ADA PADA LAYAR MAKA BARANG YANG ANDA BUTUHKAN AKAN MUNCUL DARI DALAM SISTEM BO LI 115 !"
"Iya, aku mengerti", ucap Bo Li.
Bo Li memperhatikan layar sistem Bo Li 115 dan melihat gambar-gambar pada sistem kemudian menekan gambar di layar.
Kembali muncul barang yang diinginkan Bo Li yaitu tas panjang yang sangat cantik dan modis sehingga tidak terlihat seperti pembungkus senjata api SVLK-14S Sumrak.
Bo Li sangat senang melihat tas panjang itu, desainnya indah serta menarik, tidak kelihatan jika barang itu bukan pembungkus senjata api dan dia segera memasukkan senjata api spesial SVLK-14S Sumrak warna ungu tua ke dalam tas tersebut.