Polisi Bucin

Polisi Bucin
Episode 13


Setelah acara Grand Opening perusahaan cabang kantor Amara.


Amara pun ingin segera pulang ke rumah nya karena dia merasa tidak enak terlalu lama meninggalkan Junior di rumah sendiri,


Amara pun langsung pulang sendiri dan tidak bersama deangan teman temannya, karena mereka ingin jalan jalan dulu.


Sekitar dua jam Amara sampai di rumahnya. Rumahnya terlihat begitu ramai.


'ada apa di rumah ku? Kq pintu gerbangnya terbuka?' batin Amara bingung karena pintu gerbangnya terbuka, seingatnya sebelum dia pergi pintu gerbang sudah di gembok.


Amara pun masuk halaman rumahnya, betapa dia kaget ada dua mobil yang terparkir di depan rumahnya.


Dia tau itu mobil Alex dan salah satunya itu mobil orang tuanya.


'Apa mama dan papa kesini? dan ada Alex juga hadeh ada apa ini' Amara mulai cemas dan panik karena kedua orang tuanya sempat menolak Alex dan juga menolak Junior, Sehingga Amara pun pergi ke kota ini sendiri dengan membesarkan Junior seorang diri,


Begitu kagetnya Amar ketika melihat Junior duduk di pangkuan Mama nya Amara dengan senyuman di wajah mereka. begitu pula Alex yang sedang mengoborl bersama kedua orang tuanya.


" Mama" teriak Junior begitu melihat Amara datang


Junior pun langsung berlari menuju Amara dan memeluknya...


"Sayangnya Mama"


"Mama, lihat ada Opa dan Oma " tunjuk Junior ke arah orang tua Amara


"Mami , Papi, " Amara pun langsung berhambur memeluk mereka berdua karena sudah sekitar lima tahun mereka tidak bertemu.


"Papi,maafkan Amara,"


"Sudah sayang duduk dulu sini, " Ajak Papi Amara seraya mengajak mereka semua untuk duduk di sofa.


Mereka berempat pun duduk bersama dengan perasaan yg bimbang dan ragu serta juga takut. Itu lah yang dirasakan oleh Amara. Karena kejadian enam tahun lalu Amara diusir dari rumahnya.


" Sayang, bagaiman kabar mu? " tanya Mami Mira kepada Amara


" Baik Mam,'


"Maafkan Mami ya sayang," ucap Mami Mira sembari memeluk putri tunggalnya


" Amara, saat itu Papi dan Mami terhasut dengan bujukan tante Nia, yang bilang jika kamu dan Alex sering melakukan hubungan terlarang itu. Setelah beberapa tahun Papi mengetahui semuanya, maafkan Papi dan Mami yaa.. Tadi Alex juga sudah menjelaskan semuanya... Kenapa Amara kamu menutupi semuanya dari Alex?" Lanjut Papi Toni.


" Iya, Papi saat itu Amara tidak ingin mengganggu Alex yang ingin melanjutkan cita cita nya, Untuk ada Oma Mia yang selalu menenmani Amara," Ucap Amara


" Kamu kuat sekali sayang, kalo itu Mami , Pasti Mami tidak akan kuat,"


Akhirnya Amara pun bisa berkumpul dengan Papi dan Maminya , Junior pun menjadi lebih bahagia lagi karena bisa dekat dengan Opa dan Oma nya....


*****


Sekarang tinggal lah Alex dan Amara duduk di taman belakang rumah Amara, meski rumahnya kecil tapi dia memiliki taman yang indah dan menenangkan.


" Bagaiman bisa kamu bertemu dengan Papi Mami ku? " Tanya Amara penasaran


"Hmmm,kasih tau ga ya?" Jawab Alex usil


" Hissshhh... menyebalkan,"


"Tadi malam waktu selesai acara di Hotel aku langsung pulang, untuk menemani Junior, dan saat pagi tadi waktu mengajak Junior jalan jalan tidak sengaja melihat Papi dan Mami berada di depan rumah kamu,untung aku membawa kunci cadangan nya yang kamu titipin ke Oma Mia, " Jelasa Alex


" Hmm, terus Papi ngamuk ga?" Amara masih penasaran


"Ga, biasa aja"


" Akh yang benar kamu?"


"Hehehe, ga lah , Papi kamu itu juga kaget kalo aku itu ga tau kalo kamu hamil, yang dia tau aku ga mau tanggung jawab,"


"heheheh maaf"


" Tiada maaf bagi mu,"


"Oke ,Bye,,," Amara pun beranjak masuk ke dalam rumahnya. Meninggalkan ALex sendirina


"Hedeh, dasar ga bis diajak becanda aja tuh bocah, pdahal udah ga bocah lagi" Gumam Alex