
Nana masih bingung harus bilang apa
"Ada apa sieh kq kayaknya penting banget," Amara penasaran karena raut wajah Nana begitu panik....
"Hmmm,Ra tadi Alex bilang kalo dia mau menikah," ucap Nana
DeG
Amara merasa hatinya perih,setelah mendengar jika Alex akan menikah
"Bagus lah kalau begitu," Jawab Amara santai
"Kamu ga papa Ra?"
"Menurut kamu ,aku harus giaman Na?"
Nana terdiam tidak dapat berkata kata lagi
"Selama lima tahun aku bahagia dengan Junior,dan memang sudah waktunya kita akan menemukan jalan masing masing," ucap Amara
Nana pun sebagai sahabatnya tau betul bagaimana kehidupan Amara selama ini jatuh bangun sendiri menjaga dan merawat Juniour hingga sekarang.
Nana pun pamit pulang dengan perasaan tidak enak,sebenarnya Nana juga belum tahu Alex akan menikah dengan perempuan yang mana dan seperti apa. Karena Alex tadi cuma bilang dia ingin segera menikah.
****
Malam pun tiba Junior yang daritadi sudah bangun saat ini sedang menikmati makaƱ malam nya.
"Mama," panggil Junior
"Iya sayang,"
"Hmmm tadi aku maen sama Papa Alex,Mama kenal ga?" tanya Junior
"Hmmm kenal ,dia kan Om nya Miss Nana kan?"
"Iya,orangnya baik ya Mam,aku di suruh manggil Papa,"
Amara tersenyum dan menganggukkan kepala.
"Seandainya aku punya Papa , pasti senang ya Mom," ucap Junior sedih
"Ya kita doa kan saja supaya Papa Junior baik baik saja,"
"Iya,mom,"
Amara merasa bersalah harus memisahkan Junior dengan Papa kandungnya. Tapi dia bingung harus kah mengatakan yg sebenarnya dengan Alex.
Sedangkan Alex sebentar lagi akan menikah.
Malam semakin larut Junior pun tidur di kamarnya sendiri. Begitu pula dengan Amara ,badan dan pikirannya begitu lelah. Dia pum juga terlelap dalam mimpi...
****
"Nana,kamu dari mana?" tanya Alex yang melihat Nana masuk ke rumah
"Tadi dari rumah Amara,"
"Ngapain?"
"Ini di suruh Mami nganter makan malam buat Amara dan Junior," ucap Amara sembari berjalan masuk menuju meja makan
"Nana,ada yang mau aku omongin," ucap Alex
"Hmmm," Nana setelah minum dia pun duduk di meja makan untuk mendengarkan apa yang mau dikatakan oleh Alex
"Nana,aku mau tanya emang benar Junior anaknya Amara,?"
"Bener,"
"Jadi Amara udah nikah?"
"Hmm,tanya Amara sendiri ya yang bisa jawab pertanyaan mu cuma Amara," Nana sebenarnya ingin jujur kepada Alex cuma dia takut dengan Amara
"Ya kq gitu,"
"Ya,aku ga mau salah bilang aja,lagian ngapain sieh kepo ama Amara kan kamu juga mau nikah to," ucap Nana jengkel
"Iya,aku mau nikah cuma masalahnya sapa siapa?"
"What? mai nikah kq ga tau ama siapa?"
"Ya sebenarnya aku ada temen perempuan yang deket,cuma dia udah mau nikah lusa,"
"Hahahaha kasian" ejek Amara
"Rese banger sieh kamu,"
"Eh beneran Om ga tau ama siapa?"
"Om om emang aku om om genit,"
"Kan emag kamu om Aku,kan Om adeknya Mami,"
"bener juga ya,"
"Dasar lu,"
Alex dan Nana sangat dekat meski umur mereka cukup jauh cuma mereka terlihat seperti kakak adik bukan om dan keponakan.
Nana pun kembali ke kamarnya untuk istirahat,karena besok dia harus bekerja kembali
sedangkan Alex dia pergi ke kantornya karena hari ini dapat jatah piket malam.
bersambung