
Selamat Membaca
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Tiga Hari pun Berlalu Mentari dan Dev kembali ke rutinitas mereka seperti biasa sedangkan vano juga lala dua hari lagi akan melaksanakan pernikahan mereka .
"Sayang aku berangkat dulu ya."Pamit Dev kepada mentari
Cup
Dev pun mengecup pipi dan bibir istrinya sekilas seakan itu semua sudah kewajiban setiap hari nya .
"Hati-hati."Ucap Mentari setelah mencium punggung tangan Dev .
"Ya."
Dev pun membawa mobil nya melaju ketoko.
"Hm...Huekkk....ehmm...huekk."Mentari tiba-tiba mual dan berlarian masuk kedalam rumah
"Hueeekkk...."Mentari menumpahkan isi makanan dalam perutnya didalam kamar mandi .
"Duhh.....Hueekkk."Rengek mentari sambil menekan-nekan tengkuk leher nya.
"Aku Kenapa?"Mentari bertanya-tanya
"Apa aku sakit?"Gumamnya sambil memegang Jidat kepala nya
"Ga panas berarti ga sakit,Terus aku kenapa?"Seperti orang bego mentari kembali bertanya-tanya
"Ke rumah sakit aja kali ya ."Pikir mentari
ia pun mengirim pesan minta izin sama dev namun belum ada juga balasan dari suaminya.
"Pergi aja lah lagian rumah sakit nya dekat juga ."Cuma mentari langsung masuk kekamar nya untuk siap-siap
*********
Disisi lain Dev sekarang di dalam Rukonya Namun dev kelihatan tidak baik-baik saja ,
"Maaf pak ruko ini harus dikosongkan besok."Ucap Kariawan Dev kepadanya
"Pemilik ruko ini telah menjualnya dan empat cabang kita semua ruko di jual pemiliknya semua ."Kariawan dev bagian admin menjelaskan
Dev mengusap-usap wajah nya . "Siapa Orang yang membeli semua ruko cabang kita ?"Tanya Dev sambil berdiri diluar jendela lantai dua ruko nya .
"Pak David Sagara pengusaha muda dan pemilik INTEL GRUP ."Ucap Karyawan Dev Menjelaskan
Dev Tidak lah bodoh ia tau siapa David ,Teman Semasa SMA nya dulu . Namun Yang Dev Herankan Kenapa harus Usaha miliknya yang dibeli oleh David .
"David?"Ucap dev
Dan karyawan nya pun menganggukkan kepalanya ."Ada nomornya?"Tanya Dev lagi
"Tidak ada pak,karna tidak ada yg bisa menghubungi beliau jika tidak melalui asisten nya dan jika bapak ingin bertemu juga harus buat janji."Jelas karyawan Dev .
"Aaggghhh...."Dev mengerang ,Dev tidak bisa membiarkan usaha yang baru ia rintis hancur begitu saja . Apalagi Ini usaha ia bangun atas nama istrinya dan hanya ini usaha dev satu-satunya .
Dev bisa saja kerja kantoran atau apalah itu karna Dev juga lah berasal dari anak orang kaya,Papa dev pemilik perusahaan ternama di kota itu . Namun Balik lagi Dev menyadari jika dirinya pun sedang dalam masalah dengan keluarga nya .
"Ini surat kepemilikan atas Nama pak David kita harus mengosongkan nya pak."Ucap Karyawan Dev lagi
"Punya masalah apa dia dengan ku dan kenapa dia membeli ruko dan bukan hanya satu tapi di semua cabang ku ."Dev bertanya-tanya .
Dev pun mengambil Kunci Mobil nya bertuju mengunjungi Kantor Intel group .
Tak Lama mobil yang Dev Kendarai tiba di depan perusahaan milik David Sagara. Dev pun bertanya
"Saya Ingin menemui Pak David Sagara bilang saya Devandra syah pemilik usaha Mentari laundry."Ucap Dev pada Sekertaris Disana
"Tunggu disini sebentar pak ."Ucap Perempuan itu dan meninggalkan Dev disana .
Tak lama ia pun kembali menemui dev "Silakan ikut saya ke ruangan direktur pak."Ucap wanita itu dan dev pun mengikuti nya
Tak lama dev pun tiba dan membuka pintu ruangan
Ceklek
"Devandra Syah.."Panggil pria muda yang sedang duduk di kursi kebesaran nyaa itu.
Dev mendekatkan tubuhnya dan berdiri didepan meja laki-laki bernama David tersebut .
"Apa masalh mu dengan ku?Kenapa kau membeli semua ruko usaha ku?"Tanya Dev langsung ke intinya .
"Aku tak butuh basa-basi mu."Ucap Dev
"Uang bisa segala nya dev ."Ucap David dengan pongah nya
"Cih...sudah ku duga ."Dev melangkahkan tubuh nya meninggalkan ruangan itu Namun saat Dev tepat didepan pintu Davit berbicara
"Ini balasan karna kau menyakiti pacar ku Dev."Ucap David dengan meninggikan suaranya
"Pacar?"Dev Bertanya tanpa Menatap David
"Alina."Ucap David lagi
Dev kembali mendekat kepada david "Kau telat ditipu wanita rubah,jangan menyesal nanti nya."Ucap Dev pergi dari sana .
Dev menyetir mobilnya menuju rumah,ia tak semangat untuk kembali ketoko .
Tiba didepan rumah dev masih didalam mobil "Aggghhhh.."Dev membanting stir mobil dan mengerang .
Ia kembali menetralkan emosinya dan turun dari mobil . Namun dev tak mendapatkan istrinya dirumah ,karna dev memiliki kunci cadangan ia bisa masuk kedalam rumah.
Dev duduk di sofa memijit-mijit pelipis matanya . Tak lama mentari pulang
"Dev Kau sudah pulang?"Tanya Mentari yang baru masuk
"Dari mana?"Tanya Dev wajah nya gusar dan emosi menguasainya
"Kenapa Berpenampilan seperti ini?Kau ingin menggoda laki-laki diluar sana?"Tuding dev ,emosi amarah dan kekesalan sedang masuk kedalam tubuhnya
"Dev aku tadi ?"Ucap Mentari terputus
"Tadi apa,hahk?"Dev tanpa sadar membentak istrinya
"Pake make up,baju kek gini mau godain ini siapa?Siapa mentari?"Lagi dev membentak matanya memerah .
"Sudah cukup Dev."mentari ikut berteriak
"Tidak semua istri bergaya itu untuk mengikat laki-laki lain Dev,tetapi ia tidak ingin suaminya mencari wanita lain."Ucap mentari dengan suara parau nya dadanya sesak karna dibentak .
"Aku kerumah sakit Dev."Teriak nya lagi
"Rumah sakit?"Dev kembali mengulangi kata-kata mentari
Dev mengusap-usap wajah nya "Sakit apa?maafkan Aku ,Aku emosi karna pekerjaan ku ,maafkan aku sayang ."Ucap Dev bertekuk lutut dihadapan istrinya betapa ia menyesali perbuatannya tadi .
"Maafkan suami mu ini sayang ,Sakit apa ?"Tanya Dev lirih dengan hati yang takut
Mentari menghapus air matanya dan mengeluarkan benda keramat kecil di dalam tas nya "Dev aku sakit ini ."Ucap Mentari memberikan benda itu
Dev Mengambil nya , Dev Syok . tubuhnya Bergetar Hebat
Dev pun langsung berdiri "Ini?"Tanya dev kepada mentari dan mentari pun menganggukkan kepalanya .
Dev kembali melihat benda kecil dengan dua garis merah itu "Sayang kau."Dev susah kali berucap
"Iya Dev."Mentari meyakinkan suaminya lagi
Dev langsung memeluk mentari dan menangis didalam pelukan mentari"Kau Hamil?"Tanya ddv lagi seakan mimpi
"Iya Aku hamil , Hamil Anak kita."Ucap Mentari lagi
Dev melepaskan pelukannya"Anak kita ?disini ada anak kita?"Tanya dev menyentuh perut datar istrinya
"Iya dev ."Ucap mentari lagi dengan tenaganya dev langsung mengangkat tubuh mentari dan memutar nya
"Dev turunkan ,Nanti aku jatuh dev aaaa......Dev."Pekik mentari sedikit takut dan dev menurunkan mentari .
"Aku jadi Ayah?Benarkan kan?"Ucap Dev dengan antusias
"Iya ayah "Ucap Mentari
"Terimakasih sayang l love you,."
Bersambung...
bantu othor like komen dan vote ya 🙏🙏🙏😉
salam sayang
Putry