Pembantu Cantiknya Sang Casanova

Pembantu Cantiknya Sang Casanova
Part 153 (Bonchap) Kisah percintaan Alina (Titik terakhir)


Happy reading


🍀🌱🍀🌱🍀🌱🍀🌱🍀🌱🍀


"Baik Mentari, Dev... ayo duduk." ucap David karna sadar jika tamu mereka itu adalah motivasi mereka selama ini.


"Bahagia lah kak, kamu sudah pantas mendapatkan nya saat ini." ucap Mentari


Alina hanya mengangguk kan kepalanya "Kamu lebih kuat dari yang kamu tahu. Lebih cakap dari yang pernah kamu impikan. Dan kamu dicintai lebih dari yang bisa kamu bayangkan.dan sekarang kamu sudah pantas mendapatkan nya kak." ucap Mentari lagi dengan wajah bersinar menampakan ia juga bahagia melihat kakak nya bahagia.


"Terimakasih Mentari." ucap Alina menunduk kan kepalanya


"Mentari, boleh kakak bertanya sedikit?" Alina minta ijin bertanya kepada adiknya


"Lakukan karna kamu berhak." ucap Mentari lagi


"Bagaimana kamu bisa menghadapi hidup mu selama ini , penderitaan mu selama ini? siksaan juga fitnah selama ini Mentari?" tanya Alina, pertanyaan itu selalu mengganggu pikirannya.


Mentari menarik nafasnya dalam-dalam "Bagi adik mu ini simple aja kak,Belajarlah rendah hati, rendahkan hatimu serendah-rendahnya hingga tidak ada seorang pun yang bisa merendahkanmu." ucap Mentari dengan wajah sejuk penuh keihklasan akan apa yang ia alami selama ini.


"Pernah putus asa?" tanya David ikut nimbrung sedangkan Dev ikutan penasaran akan jawaban istrinya.


"Tentu pernah dong, karna bukan hanya fisik mental ku juga di hajar habis-habisan, tapi balik lagi ke mode waras ku,,, Kadang-kadang langit bisa kelihatan seperti lembar kosong. Padahal sebenarnya tidak. Bintang kamu tetap di sana. Bumi hanya sedang berputar, dan aku selalu berpikir yang positif saja, bahwa bumekarangs ednwg berputar untuk menguji diriku dan tugas ku harus bisa menjalaninya."jawaban sangat menohok itu membuat David tak bisa berkata-kata dan Dev merasa sangat bersyukur memiliki istri atau lebih tepatnya bidadari tak bersayap itu.


"Mendapatkan ketenangan itu tidak mudah, bahkan banyak orang kaya yang menghabiskan hartanya demi mendapatkan sebuah ketenangan, contohnya suami ku." ucap Mentari lalu menatap wajah suaminya


"Tapi itu dulu sayang, sekarang aku mendapatkan apa yang tak pernah aku bayangkan bahkan kau lebih dari berlian,,, kaud anagr berharga bagi diriku juga anak kita,,, love you." gumam Dev kepada istrinya


"Jangan pernah putus asa kak, belajar lah terbuka dan tata bahagia mu bersama pendamping mu." ucap Mentari lagi


"Terimakasih dek, kau segalanya bagiku, kau begitu kuat selama ini." Alina memeluk erat adik nya


Namun saat berpelukan Mentari membisikan sesuatu ke telinga kakaknya "Sebenarnya tidak ada cobaan yang begitu berat karena Tuhan hanya memberikan cobaan pada mereka yang kuat, dan kita semua mampu melewati itu semua, karna kita kuat kak." bisik mentari


"Ya, sekarang aku percaya itu." ucap Alina begitu yakin


Deb mendekati istrinya lalu menggenggam tangan Mentari yang baru saja berpelukan dengan Alina  "Di luar sana memang banyak yang lebih baik, namun sesederhana apa pun dirimu, engkau tak tergantikan dengan siapa pun."ucap Dev penuh kesungguhan


"Aku diciptakan untuk mencarimu, menunggumu, dan menjadi milikmu selamanya."Jawab Mentari bersungguh-sungguh


David ikut mendekati istrinya disana "Aku mencintaimu dengan sederhana apa adanya, masalah kekurangan kita perbaiki bersama ya." ucap David kepada Alina istrinya


"Terimakasih"


dua pasangan suami istri itu pun sangat bahagia mereka membuat momen agar suatu saat menjadi pengingat bahwa mereka pernah berjanji juga saling mengungkapkan perasaan masing-masing dan itu akan menjadi sebuah kenangan dan memori di otak masing-masing.


dan balik lagi"Kalau udah sama-sama nyaman, Biarpun berantem sehebat apapun tetep aja ujung-ujungnya baikan, namanya juga sayang."


"Setia itu sederhana, susah senang suka duka, apa pun kondisinya selalu tetap bersama."Kata David


"Aku tidak peduli orang berkata apa tentangmu, yang aku tahu, aku bahagia dekat denganmu."ucap Alina


"Jangan pergi bila ada yang lebih sempurna, tapi bertahanlah dan sempurnakan yang ada."gumam Dev menatap istrinya, Mentari diam sejenak lalu


 "Kumohon jangan pernah ada kata menyerah untuk menghadapi sifat ego dan manjaku."


"Dan terima kasih telah tulus menerima dan selalu sabar denganku, meski begitu banyak kekurangan yang ada pada diriku."ucap Mentari lagi


"Pada intinya, Jika langit punya mentari untuk dirindukan, maka aku punya kamu untuk diperjuangkan."


TAMAT


Terimakasih sudah mengikuti kisah kehidupan Alina juga David, petik hikmah dalam kisah ini, ambil bagus nya buang buruk nya... terimakasih buat kalian sekali lagi 🙏🙏🙏🙏🙏


pantengin terus ya Novel othor yang On going 🙏



🙏