Pembantu Cantiknya Sang Casanova

Pembantu Cantiknya Sang Casanova
Terlalu Berharap Namun Kecewa!


Happy reading


Jangan marahi othor jika tulisan othor kurang rapi πŸ˜„πŸ™


🌹🌹🌹🌹


"Tunggu.."Ucap seorang wanita dari arah belakang Dev Memberhentikan langkah pria itu , Dev pun Menoleh .


"Anda Memanggil Saya ?"Tanya Dev menunjuk dirinya Pada Wanita itu dan wanita itu pun mengaggukan kepalannya .


"Ini Punya Mu kan ."Ucap Wanita Itu lagi Memberikan Dompet Dev yang terjatuh didepan ruko milik mentari Lagi .


"Ah iya punya saya ,."Seru dev membenarkan bahwa itu dompet miliknya .


"Nih.. Ambil ."Seru nya Memberikan Dompet Dev


"Terimakasih,"Seru Dev Sopan Pada Wanita muda Cantik itu ,Tubuh tinggi dan Kulit putih bersih Seperti Model .


Wanita itu Tersenyum "Sama-sama,Aku Sandra."Sapa Wanita itu mengulurkan Tangan Nya Dev Dengan Ragu-ragu menjabat kembali tangan Itu .


""Dev saya Devan ."Sapa Dev Memperkenalkan Namanya .


"Nama yang Baik , Saya Pergi dulu Semoga dilain Waktu kita bertemu Lagi ."Ucap Sandra Tersenyum Ramah Pada dev yang memperhatikan nya.


Dev Hanya Menatap Sandra Yang semakin Menjauh setelah sadar kelamaan berdiri dev pun Langsung Masuk Ke dalam Mobil nya.


Lagi-lagi bayangan mentari Teringat Didalam Otak Dev . "Agghhhhh....**** ."Umpat Dev mengacak-acak rambutnya.


"Mentari ... Mentari ..... Mentari....Susah Sekali Ngelupain Dia Ahhhhh.,Sedangkan dia Santai saja tanpa aku,tapi Aku Seperti ini ."Ucap dev Frustasi


Iya Kembali Melajukan Mobilnya dengan Kencang Menuju Kontrakan miliknya .


Tiba di kontrakan nya dev Kembali Membuka Leptop dan Kembali Membobol akun Yang selama Ini Mentari Mainkan untuk menghujat nya Melalui Akun Plagiat.


Ya,Dev Sudah mengetahui Jika Mentari lah pelaku dari Semua Ini , Menghina bahkan Di setiap story milik dev Namun Laki-laki itu bukan nya marah tapi mengukir senyum. Dev merasa selama ini Mentari Tetap Saja Ingin didekat nya walau dalam keadaan Membenci .


"Kita Harus Bicara mentari,Aku Ga bisa Seperti ini terus ."Ucap dev Lagi .


Dev Kembali Berbaring Diranjangnya Mengingat Perbuatan nya dimasa Lalu membuat iya semakin bersalah .


"Bisa Kita Bicara , Sekali saja Aku mohon by.Dev ."Pesan singkat dev Kirim Melalui akun sosial Media Milik mentari.


Dev kembali Meletakan Ponselnya Lama iya menunggu namun Tak ada Balasan masuk dari ponselnya oleh mentari ,Tak lama kemudian Dering ponsel pun Berbunyi .


"Baiklah Kita Ketemuan Di Cafe dalam Mall nanti aku sarlok dimana Cafe nya Malam ini jam 7."Pesan mentari Terkesan cuek namun membuat dev Bahagia Setidaknya iya bisa Berbicara Dan meminta maaf pada Mentari Dengan setulus hatinya walau jauh dari itu semua untuk kembali Dengan Mentari Harapan itu terlalu jauh,Namun bagi dev bisa Berbicara dari Hati ke hati sudah lebih dari cukup .


Dev melihat jam ditangan nya sudah menunjukan pukul 5 sore ,iya pun bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya .


setelah selesai dengan pakaian nya Dan rapi Dev mendapatkan Notif Pesan Dari mentari lebih tepat nya serlok mereka bertemu.


Sangking semangat Nya devan pun tak menghirau kan Kalau dirinya dari siang belum makan apapun.


Didalam Mobil Pun lagi-lagi dev Mengingatkan dirinya agar meminta maaf dengan benar dan jangan sampai salah bicara .


"Huhhffsss.."Dev narik dan buang nafas nya lalu turun dari mobil menuju cafe Di dalam mall itu.


Dari kejauhan Dev sudah bisa melihat mentari duduk sendirian Menunggu nya .



Dev Heran Kali ini mentari tak mengikat rambutnya ,Biasanya Gadis itu paling tidak suka rambutnya diurai



Bahkan Terlihat Jelas Cantiknya seorang mentari , Dev berfikir jika mentari Berpenampilan seperti itu karna dirinya .


"Sudah Lama nunggu ?"Tanya dev Menghampiri mentari Dan duduk Bersebelahan,Mentari Mengeserkan sedikit Tubuhnya agar tidak terlalu berdekatan pada Dev .


"Tidak Juga ."Jawab mentari cuek .


Melihat Cara bicara mentari seakan tak ada peluang untuk nya Membuat nyali dev sedikit menciut .


"Em...Udah Pesan Makanan ?"Tanya Dev Lagi Mencairkan Suasana Agar tidak ada kecanggungan .


Dev menarik nafasnya dalam-dalam lalu menatap Mata bulat Gadis disampingnya itu


"Masih AdaKah maaf untuk Ku ?"Tanya Dev Masih Menatap Mata mentari Yang menatap dirinya juga .


"Aku Tak Pernah bermasalah dengan mu lalu untuk apa Kata maaf ?"Tanya mentari Dengan Cuek nya lagi.


Dev hanya diam iya tau wanita Dihadapannya itu masih marah pada dirinya.


"Kau membenci ku mentari?"Tanya Dev lagi iya langsung menggenggam Tangan Mentari yang hanya diam


"Lihat Aku mentari ?"Pinta dev Namun mentari masih membuang pandangannya kearah lain


"Liat aku mentari please."Mohon dev


"Dulu saya terlalu semangat mencintai Kamu mentari sampai lupa berkaca kalau diri saya juga perlu dicintai."Ucap Dev Pelan masih menggenggam tangan mentari yang hanya diam .


"Aku menggila Dengan wanita lain karna aku terlalu terobsesi oleh kau mentari ,Tapi kau selalu saja bersama dengan pria lain."Ucap Dev Yang bermaksud adalah vano


"Aku Memang Penjahat wanita karna Aku benci jika Wanita Hanya Menginginkan Uang saja Aku benci itu mentari ."Ucap devan Lagi


"Dan Aku tau Selama Ini kau yang selalu mengganggu Story ku kan ?menghina Menjudge tapi aku tau maksud dari kekesalan mu itu ."Ucap Dev


Mentari Kaget Dan menatap dev .


"Kau Masih mencintai ku kan mentari ."Tsnay Dev menggenggam erat tangan wanitanya itu.


"Tidak ."Jawab mentari singkat


"Kau Bohong ,Kau mencintaiku kan."Ucap Dev tetap Yakin Akan dirinya


"Tidak Devan ."Ketus mentari


"Berhenti Membuang-buang waktu ku dengan pembicaraan yang tak penting ini "Uca mentari lagi


"Tapi mentari aku mohon maafkan aku ,Aku menyesal Tolong kita perbaiki lagi kesalahan ini."Ucap devan memohon


"Omong kosong."Sinis mentari tak mau menatap wajah devan .


Mentari pun Berdiri dari duduk nya Namun Ditahan Oleh dev "Apa tak ada lagi kesempatan untuk ku ?"Lirih Dev Namun Suara Vano Mengagetkan Dev


"Mentari Jika sudah ayo Kita Pergi ."Ajak Vano yang baru selesai membeli buku di sana .


Dev Menatap Vano Lalu langsung Melepaskan Tangan Mentari .


"Maafkan Aku , Seharusnya Aku tak berharap banyak . Aku Kira Kau seperti ini karna kau ingin bertemu dengan ku ternyata aku salah ,maaf."Ucap Dev tersenyum karna dirinya terlalu yakin jika mentari berpenampilan seperti itu untuk nya dan ternyata salah besar .


"Aku sampai Lupa Makan karna terburu-buru kesini takut kau lama menunggu."Ucap Dev tersenyum menutupi rasa kecewa nya .


Mentari dan Vano Hanya Menatap Dev . dev sedikit memegang perut nya yang perih dan kram


"Kalian Boleh Pergi biar aku disini Untuk Makan terlebih dahulu ."Ucap Dev pada mentari lalu duduk kembali


Vano langsung menarik Mentari Untuk Pergi , Dan Mentari Hanya mengikuti Vano


Dev Hanya Menatap Vano Yang Menggenggam tangan Mentari yang semakin Menjauh .


Namun Bahu dev Di pegang seseorang


"Dia baik-baik saja tanpa mu,Seharusnya kamu seperti itu."


"Kamu."Ucap Dev sedikit kaget


Bersambung .....


up selanjut nya nanti malam ya πŸ™πŸ˜„mohon bersabar


jangan lupa like , komen juga vote ya agar karya ini semakin maju dan aku semakin rajin Update πŸ™πŸ™πŸ˜‰


salam sayang


"Putry