
Happy Reading
💟💟💟💟💟
"Sayang mas bahagia banget,terimakasih."ucap Vano langsung menciumi pipi istrinya bertubi-tubi
"Kita pulang ya."ajak Vano dan Lala pun hanya menganggukan kepalanya
Akhirnya Vano pun kembali menyetir mobilnya dengan perasaan bahagia dan wajah sumringah bahkan tangan Lala tak lepas dari genggaman tangan Vano .
"Nyampe rumah nanti jangan lupa kirim pesan pada Dev dan Mentari ya mas,kita harus ada kan pertemuan untuk kasih hadiah pada mereka."ucap Lala
"Oke."
*********
Disisi Lain
"Maaf mah tadi Mentari cuma ngasal doang he…."ucap Mentari meminta maaf pada mertua nya
"Owh gitu,ya udah gak papa sayang." Sahut mama Sonya tak mempermasalahkan pertanyaan menantunya tadi
Tak lama ponsel Mentari pun berdering dan ternyata suaminya nelpon "Mentari angkat telpon dulu mah ya,Dev telpon."ucap Mentari dan mama Sonya pun tak melarangnya
"Hallo yank lagi dimana ?suamimu ini sekarang dirumah kok ga ada orang?tanya Dev di ujung telpon dengan suara cemas nya
"Aku lagi ngambek Dev,dan ingat ya semua masalah bisa di maafkan lalu di perbaiki kecuali selingkuh."ucap Mentari pada suaminya
"Tapi kan aku ngga selingkuh yank."Dev membela diri memang benar ada nya
"Ya aku tau."jawab Mentari datar
"Ya udah sekarang kamu dimana yank?suamimu ini cemas."tanya Dev lagi
"Lagi makan bakso."jawab Mentari
"Kamu keluar?makan bakso?itu nggak higienis sembarangan makan tu yank,aku jemput dan kita pulang."ucap Dev dengan suara diujung telpon cemas
"Aku baru mau makan Dev dan aku ngidam, makan nya juga sama Mama."ucap Mentari lagi
"Ada Mama?ya udah serlok aku kesana sekarang."ucap Dev langsung mematikan ponsel lalu keluar dan mengendarai mobilnya
Tak lama mobil Dev pun tiba di Mall tempat Mentari mengirim serlok tadi dan dengan tergesa-gesa Dev langsung masuk menuju Cafe.
"Mama kok ga bilang-bilang sih ngajak istri Dev pergi?" Ucap Dev pada Mama nya
"Menantu ku pengen bakso Dev,kalau mama ijin nanti kamu nya ngelarang .ya udah kita langsung pergi aja dan lagian disini makanan nya bersih-bersih kok."ucap Mama Sonya panjang lebar
"Ya udah sekali ini ga papa"ucap Dev lagi
Dev langsung mengelus perut istrinya "Dede nya rewel nggak yank?" tanya Dev kepada Mentari di depan mama nya sendiri membuat Mentari malu dan Mentari hanya bisa menggeleng dalam batin kalau nggak ada mama mertua mulai drama Mentari nya (wkwk)
Mama Sonya mengukir senyum nya melihat ke harmonisan anak dan menantunya itu "kalian makan aja dulu ya,mama mau liat-liat baju di toko sebelah."ucap Mama Sonya pada anak juga menantunya itu
"Iya Ma ."jawab Dev dan mama Sonya pun pergi sebentar
Dan di Cafe itu tinggal Mentari dan Dev dengan Devan yang menyuapkan bakso dengan hati-hati pada istrinya .
"Sayang,jika suatu saat jalan satu-satunya kita berpisah kamu harus apa?"tanya Mentari
"Jika berpisah dengan mudah adalah jalannya,maka akan aku rusak jalannya."jawab Dev dengan bangga
"Pintar...cup."ucap Mentari lalu mengecup pipi suaminya sekilas
"Sayang,aku mau tanya boleh?" ucap Mentari
"Boleh."jawab Dev dengan senang hati
"Punya empat kaki suaranya mbee namanya kambing,hewan apakah itu?"tanya Mentari pada suaminya yang bengong
"Jawabannya sudah ada dipertanyaan mu yank,KAMBING."ucap Dev sesabar mungkin
"Hehehe iya iya,boleh tanya lagi dan kali ini serius yank."ucap Mentari pada suaminya
"Oke satu pertanyaan lagi." Dengan pasrah nya Dev membiarkan istrinya sesuka hati mengerjai dirinya karna Dev paham akan sifat konyol istrinya itu .
"Apa bener kalau bola mata kita jatoh tandanya ada yang kangen?" tanya Mentari dengan wajah serius nya
"Auto tunanetra sayang."ucap Dev dengan mengelus dadanya
Bersambung.....
Support terus ya karya othor super gaje ini🙏🙏😂